Raibnya D.B. Cooper
Setelah Pesawat Boeing 727-51 Northwest Orient tinggal landas meninggalkan Bandara Internasional Seattle-Tacoma pada pukul 19.40 waktu setempat, Cooper pun lantas meminta kepada Kapten William Scott untuk menerbangkan pesawat menuju Kota Meksiko.
Baca Juga:
Wanita 70 Tahun Bisa Melahirkan, Inilah Sederet Kisah Kehamilan di Usia Tua
Namun Kapten Scott memberitahu Cooper bahwa pesawat tidak memiliki bahan bakar yang cukup untuk terbang menuju Kota Meksiko dan harus melakukan pemberhentian di kota Reno, Nevada guna melakukan pengisian bahan bakar ulang agar bisa mencapai kota Meksiko.
Cooper pun pada akhirnya setuju dengan usulan tersebut dan juga memerintahkan agar pesawat terbang dengan hanya kecepatan 100 knots atau 185 km per-jam dan roda pendaratan tepat diturunkan juga flaps sayap pesawat diturunkan 15 derajat.
Mendengar adanya pembajakan, pihak Angkatan Udara Amerika Serikat juga mengerahkan dua unit pesawat Convair F-106 dan satu unit pesawat Lockheed T-33 untuk terbang guna menyusul dan memantau pesawat Boeing 727-51 Northwest Orient yang sedang dibajak oleh Cooper tersebut dan hendak menuju ke kota Reno, Nevada.
Baca Juga:
Instagram Rajai Daftar Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini 10 Besar Lainnya
Namun ketika sedang berada di ketinggian udara 10.000 kaki, dimana Cooper memerintahkan agar pesawat diterbangkan pada ketinggian yang rendah, dan sedang dalam perjalanan menuju Bandara Kota Reno, Nevada, tetiba Pramugari Tina Mucklow masuk ke dalam Kokpit dan diberitahu bahwa ia diperintahkan oleh Cooper untuk pergi ke Kokpit.
Tidak lama kemudian terdengar peringatan di kokpit bahwa pintu dan tangga bagian belakang yang terletak di ekor pesawat telah terbuka.
Mucklow juga mengatakan bahwa D.B. Cooper hendak melompat dan melakukan terjun payung dari atas Pesawat.