Cooper juga menyempatkan untuk berbincang-bincang dengan Mucklow sambil menunggu terpuhinya tuntutannya, seperti berbincang sambil menunjukan keindahan Kota Seattle kepada Mucklow dan menurut Mucklow, Cooper tidak menunjukan tanda-tanda panik atau kecemasan.
Hal inilah yang dapat dikatakan bahwa pembajakan yang dilancarkan oleh D.B. Cooper sangatlah sempurna dan tidak seperti pembajakan-pembajakan pesawat lainnya yang cenderung membuat panik seluruh penumpang.
Baca Juga:
Wanita 70 Tahun Bisa Melahirkan, Inilah Sederet Kisah Kehamilan di Usia Tua
Bahkan karena ketenangan Cooper, selama penerbangan berlangsung bahkan pada saat berputar-putar selama dua jam di atas kota Seattle untuk menunggu dipenuhinya tuntutan Cooper, tidak satupun dari penumpang Northwest Orient Penerbangan 305 yang menyadari jika pesawat tersebut memang sedang dibajak oleh D.B. Cooper.
Setelah dua jam berlalu dan tuntutan D.B. Cooper telah terpenuhi, Pesawat Boeing 727-51 Northwest Orient dengan nomor Penerbangan 305 pun pada akhirnya mendarat di Bandar Udara Internasional Seattle-Tacoma pada pukul 17.46 waktu setempat.
Lantas atas perintah Cooper, pesawat pun berhenti di wilayah remote Bandar Udara Internasional Seattle-Tacoma dan berjarak cukup jauh dari terminal Bandara.
Baca Juga:
Instagram Rajai Daftar Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini 10 Besar Lainnya
Para penumpang Northwest Orient Penerbangan 305 pun turun dari pesawat layaknya penerbangan normal yang telah mencapai destinasi dan tidak lama kemudian setelah para penumpang di antarkan ke gedung Terminal Bandara, pihak Northwest Orient dan polisi setempat pun memberikan seluruh tuntutan D.B. Cooper yaitu uang tunai senilai $200.000 U.S. Dollar dan empat set parasut.
Selain itu Cooper juga meminta agar bahan bakar pesawat diisi dan tidak lama kemudian setelah bahan bakar pesawat diisi dan seluruh tuntutan Cooper telah diberikan, pesawat pun kembali tinggal landas meninggalkan Bandara Internasional Seattle-Tacoma.
Namun kali ini hanya para awak Kokpit Kapten William Scott dan Co-Pilot Bill Rataczak dan Flight Engineer Harold E. Anderson dan Pramugari Tina Mucklow sajalah yang turut terbang, sedangkan awak kabin yang lainnya termasuk Florence Schaffner telah diturunkan di Bandara Internasional Seattle-Tacoma.