<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://dairi.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Dairi - Inspirasi Konsumen Dairi</title>
        <link>https://dairi.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita regional Dairi dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Dairi</description>
        <lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 12:25:06 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by dairi.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Dairi - Inspirasi Konsumen Dairi</title>
            <link>https://dairi.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Diduga Tidak Sendiri, Polres Dairi Diminta Tangkap Kompolotan Penjual Tanah Sengketa</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/diduga&#45;tidak&#45;sendiri&#45;polres&#45;dairi&#45;diminta&#45;tangkap&#45;kompolotan&#45;penjual&#45;tanah&#45;sengketa&#45;cqVER619QO/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/diduga&#45;tidak&#45;sendiri&#45;polres&#45;dairi&#45;diminta&#45;tangkap&#45;kompolotan&#45;penjual&#45;tanah&#45;sengketa&#45;cqVER619QO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 24 Jun 2026 10:50:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kepolisian Resor (Polres) Dairi, Sumatera Utara, diminta segera menangkap oknum&#45;oknum yang diduga komplotan penjual tanah sengketa senilai Rp290 juta.&amp;nbsp;Permintaan itu disampaikan Sautma Sitanggang melalui sejumlah media di Sidikalang, Rabu (24/6/2026).&amp;nbsp;Sautma menyebut, mengapresiasi Polres Dairi yang telah menetapkan JU sebagai tersangka dan menahannya.&amp;nbsp;Namun dalam perkara dimaksud, Sautma menilai JU tidak melakukan sendiri melainkan ada komplotannya yang juga menerima transfer uang pembelian tanah tersebut.&amp;nbsp;&quot;Untuk itu saya berharap Polres Dairi dapat mengembangkan kasus ini dan menyeret pihak lainnya yang turut bersekongkol menipu saya, yang mengetahui, membantu atau terlibat dalam proses transaksi,&quot; kata Sautma.&amp;nbsp;Dijelaskan, sebelum berujung masalah, ia membeli sebidang tanah dan telah menyerahkan uang pembayaran dengan bukti kwitansi, transfer, serta dokumen transaksi yang lengkap.&amp;nbsp;Namun kemudian diketahui bahwa tanah tersebut bermasalah, dan ia mengalami kerugian yang sangat besar.&amp;nbsp;&quot;Saya tidak ingin mendahului hasil penyidikan. Saya hanya meminta agar perkara ini diusut secara tuntas, transparan, dan adil sehingga terang siapa saja yang bertanggung jawab serta tidak ada lagi korban berikutnya. Saya percaya kepada aparat penegak hukum dan berharap kebenaran dapat terungkap sepenuhnya,&quot; tambah Sautma.&amp;nbsp;Terpisah, Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan dikonfirmasi wartawan, membenarkan bahwa JU telah ditahan.&amp;nbsp;&quot;Terkait perkara itu, JU sudah ditahan. Polres Dairi kini sedang pengembangan pemeriksaan saksi&#45;saksi lainya, dan kemungkinan bakal ada tersangka lainnya, namun saat ini pemeriksaan masih berproses,&quot; kata Syahrial.&amp;nbsp;Sementara itu, sebagaimana diberitakan media sebelumnya, Polres Dairi menahan seorang pria berinisial JU atas laporan Sautma, dugaan penipuan jual beli tanah di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Tersangka diduga menjual tanah yang bukan miliknya kepada Sautma Sitanggang, ukuran 4x25 meter, di depan kantor BRI Sidikalang, dengan nilai transaksi mencapai Rp290 juta, pada 17 Juni 2019.&amp;nbsp;JU ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/29/VI/RES.1.11./2026/Satreskrim atas dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 492 Undang&#45;Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kepolisian Resor (Polres) Dairi, Sumatera Utara, diminta segera menangkap oknum-oknum yang diduga komplotan penjual tanah sengketa senilai Rp290 juta.&nbsp;<br><br>Permintaan itu disampaikan Sautma Sitanggang melalui sejumlah media di Sidikalang, Rabu (24/6/2026).&nbsp;<br><br>Sautma menyebut, mengapresiasi Polres Dairi yang telah menetapkan JU sebagai tersangka dan menahannya.&nbsp;<br><br>Namun dalam perkara dimaksud, Sautma menilai JU tidak melakukan sendiri melainkan ada komplotannya yang juga menerima transfer uang pembelian tanah tersebut.&nbsp;<br><br>"Untuk itu saya berharap Polres Dairi dapat mengembangkan kasus ini dan menyeret pihak lainnya yang turut bersekongkol menipu saya, yang mengetahui, membantu atau terlibat dalam proses transaksi," kata Sautma.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, sebelum berujung masalah, ia membeli sebidang tanah dan telah menyerahkan uang pembayaran dengan bukti kwitansi, transfer, serta dokumen transaksi yang lengkap.&nbsp;<br><br>Namun kemudian diketahui bahwa tanah tersebut bermasalah, dan ia mengalami kerugian yang sangat besar.&nbsp;<br><br>"Saya tidak ingin mendahului hasil penyidikan. Saya hanya meminta agar perkara ini diusut secara tuntas, transparan, dan adil sehingga terang siapa saja yang bertanggung jawab serta tidak ada lagi korban berikutnya. Saya percaya kepada aparat penegak hukum dan berharap kebenaran dapat terungkap sepenuhnya," tambah Sautma.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan dikonfirmasi wartawan, membenarkan bahwa JU telah ditahan.&nbsp;<br><br>"Terkait perkara itu, JU sudah ditahan. Polres Dairi kini sedang pengembangan pemeriksaan saksi-saksi lainya, dan kemungkinan bakal ada tersangka lainnya, namun saat ini pemeriksaan masih berproses," kata Syahrial.&nbsp;<br><br>Sementara itu, sebagaimana diberitakan media sebelumnya, Polres Dairi menahan seorang pria berinisial JU atas laporan Sautma, dugaan penipuan jual beli tanah di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Tersangka diduga menjual tanah yang bukan miliknya kepada Sautma Sitanggang, ukuran 4x25 meter, di depan kantor BRI Sidikalang, dengan nilai transaksi mencapai Rp290 juta, pada 17 Juni 2019.&nbsp;<br><br>JU ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/29/VI/RES.1.11./2026/Satreskrim atas dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 492 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/diduga-tidak-sendiri-polres-dairi-diminta-tangkap-kompolotan-penjual-tanah-sengketa_34np9X0Enh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wahlin Munthe Pimpin Perpamsi Sumut 2026&#45;2030</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/wahlin&#45;munthe&#45;pimpin&#45;perpamsi&#45;sumut&#45;2026&#45;2030&#45;h2rLXAMSux/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/wahlin&#45;munthe&#45;pimpin&#45;perpamsi&#45;sumut&#45;2026&#45;2030&#45;h2rLXAMSux/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 13:31:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Wahidin Lingga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nciho Kabupaten Dairi, Wahlin Munthe, dipercaya memimpin Perpamsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2026&#45;2030.&amp;nbsp;Wahlin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), dalam Musyawarah Antar Perusahaan Daerah Air Minum Luar Biasa (Mapamdalub) di Medan, Sabtu (20/6/2026).&amp;nbsp;Kepada wartawan usai pemilihan, Wahlin menyebut, forum tertinggi organisasi yang mempertemukan seluruh pimpinan BUMD Air Minum kabupaten dan kota se&#45;Sumut itu berlangsung khidmat dan menjadi penanda dimulainya babak baru koordinasi antar PDAM di Sumut.&amp;nbsp;Dari Dairi ke panggung provinsi, Wahlin menggantikan&amp;nbsp;Salman Sihotang,&amp;nbsp;yang juga menjabat sebagai Direktur Administrasi &amp; Keuangan Perumda Tirtanadi.&amp;nbsp;Sementara kursi Sekretaris PD Perpamsi Sumut yang sebelumnya dipegang Wahlin, kini diisi Ikrimah Hamidy, Direktur Bisnis dan Pemasaran Perumda Tirtanadi.&amp;nbsp;Rotasi kepengurusan ini dinilai forum sebagai langkah penyegaran sekaligus penguatan.&amp;nbsp;Nama Wahlin muncul sebagai konsensus setelah rekam jejaknya dinilai paling representatif untuk menjawab tantangan pelayanan air bersih di Sumut.&amp;nbsp;Adapun perjalanan Wahlin di sektor air minum bukan hal baru. Pada 2017, ia mulai dipercaya sebagai Penjabat Sementara Direktur PDAM Tirta Nciho Dairi.&amp;nbsp;Kariernya berlanjut ketika pada 2022 ia lolos seleksi terbuka nasional dan dilantik Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Nciho untuk periode 2022–2027.&amp;nbsp;Selama memimpin di Dairi, Wahlin dikenal agresif mendorong ekspansi sambungan rumah baru. Ia juga fokus pada peningkatan kualitas distribusi dan penurunan angka kebocoran air.&amp;nbsp;Langkah yang paling menonjol adalah kemampuannya melobi pemerintah pusat untuk mengamankan anggaran perbaikan infrastruktur pipa air minum.&amp;nbsp;Pendekatan langsung ke kementerian dan kegigihannya dalam administrasi proyek membuat Lae Nciho mendapat perhatian lebih dari sebelumnya.&amp;nbsp;Dedikasi itu membuatnya mendapat dukungan luas, tidak hanya dari jajaran internal BUMD, tetapi juga dari aktivis masyarakat dan generasi muda Dairi yang menilai perubahan pelayanan air terasa nyata.&amp;nbsp;Usai dilantik, Wahlin langsung menegaskan arah gerak PD Perpamsi Sumut. Ia ingin organisasi ini menjadi wadah yang benar&#45;benar solutif, bukan sekadar forum seremonial.&amp;nbsp;Tantangan terbesar menurutnya adalah ketimpangan akses air bersih antara wilayah perkotaan dan daerah penyangga di Sumut.&amp;nbsp;“Akses air bersih yang merata tidak bisa dikerjakan sendiri&#45;sendiri. Butuh sinergi yang lebih ketat antara kota besar dan kabupaten. Perpamsi harus jadi jembatan koordinasi itu,” ujarnya.&amp;nbsp;Menurut Wahlin, ada tiga fokus strategis yang akan diakselerasi dalam lima tahun ke depan.&amp;nbsp;Antara lain, mendorong digitalisasi sistem layanan agar keluhan pelanggan bisa ditangani secara real&#45;time.&amp;nbsp;Sistem informasi terintegrasi diharapkan memangkas birokrasi dan mempercepat respons teknis di lapangan. Kebocoran air dan kehilangan air non&#45;teknis masih menjadi masalah klasik yang menggerus keuangan BUMD air minum. Program pengurangan NRW akan menjadi prioritas agar efisiensi operasional meningkat.&amp;nbsp;Ia berencana memperkuat koordinasi dengan kementerian pusat dan sektor swasta untuk mendatangkan investasi ke daerah&#45;daerah yang membutuhkan bantuan fiskal.&amp;nbsp;Skema kerja sama pemerintah dan badan usaha akan didorong agar proyek Sistem Penyediaan Air Minum tidak berhenti di tataran perencanaan.&amp;nbsp;Dengan pengalaman memimpin di tingkat daerah dan latar belakang sebagai mantan Sekretaris PD Perpamsi Sumut, Wahlin dinilai memahami betul dinamika internal organisasi maupun tantangan teknis di lapangan.&amp;nbsp;Kombinasi komunikasi organisasi yang kuat dan jejaring ke pusat menjadi modal utama.&amp;nbsp;Para pimpinan BUMD Air Minum yang hadir dalam MAPAMDALUB sepakat bahwa kepemimpinan Wahlin diharapkan membuat koordinasi antar&#45;PDAM berjalan lebih dinamis dan terintegrasi.&amp;nbsp;Targetnya jelas, pelayanan air minum yang sehat, merata, dan profesional bagi masyarakat Sumatera Utara.&amp;nbsp;Langkah awal sudah terlihat. Agenda konsolidasi antar&#45;PDAM dan pemetaan kebutuhan investasi akan digulirkan dalam 100 hari kerja pertama. Jika rencana itu berjalan, era baru pengelolaan air minum di Sumut bukan lagi sekadar wacana.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nciho Kabupaten Dairi, Wahlin Munthe, dipercaya memimpin Perpamsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2026-2030.&nbsp;<br><br>Wahlin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), dalam Musyawarah Antar Perusahaan Daerah Air Minum Luar Biasa (Mapamdalub) di Medan, Sabtu (20/6/2026).&nbsp;<br><br>Kepada wartawan usai pemilihan, Wahlin menyebut, forum tertinggi organisasi yang mempertemukan seluruh pimpinan BUMD Air Minum kabupaten dan kota se-Sumut itu berlangsung khidmat dan menjadi penanda dimulainya babak baru koordinasi antar PDAM di Sumut.&nbsp;<br><br>Dari Dairi ke panggung provinsi, Wahlin menggantikan&nbsp;Salman Sihotang,&nbsp;yang juga menjabat sebagai Direktur Administrasi & Keuangan Perumda Tirtanadi.&nbsp;<br><br>Sementara kursi Sekretaris PD Perpamsi Sumut yang sebelumnya dipegang Wahlin, kini diisi Ikrimah Hamidy, Direktur Bisnis dan Pemasaran Perumda Tirtanadi.&nbsp;<br><br>Rotasi kepengurusan ini dinilai forum sebagai langkah penyegaran sekaligus penguatan.&nbsp;<br><br>Nama Wahlin muncul sebagai konsensus setelah rekam jejaknya dinilai paling representatif untuk menjawab tantangan pelayanan air bersih di Sumut.&nbsp;<br><br>Adapun perjalanan Wahlin di sektor air minum bukan hal baru. Pada 2017, ia mulai dipercaya sebagai Penjabat Sementara Direktur PDAM Tirta Nciho Dairi.&nbsp;<br><br>Kariernya berlanjut ketika pada 2022 ia lolos seleksi terbuka nasional dan dilantik Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Nciho untuk periode 2022–2027.&nbsp;<br><br>Selama memimpin di Dairi, Wahlin dikenal agresif mendorong ekspansi sambungan rumah baru. Ia juga fokus pada peningkatan kualitas distribusi dan penurunan angka kebocoran air.&nbsp;<br><br>Langkah yang paling menonjol adalah kemampuannya melobi pemerintah pusat untuk mengamankan anggaran perbaikan infrastruktur pipa air minum.&nbsp;<br><br>Pendekatan langsung ke kementerian dan kegigihannya dalam administrasi proyek membuat Lae Nciho mendapat perhatian lebih dari sebelumnya.&nbsp;<br><br>Dedikasi itu membuatnya mendapat dukungan luas, tidak hanya dari jajaran internal BUMD, tetapi juga dari aktivis masyarakat dan generasi muda Dairi yang menilai perubahan pelayanan air terasa nyata.&nbsp;<br><br>Usai dilantik, Wahlin langsung menegaskan arah gerak PD Perpamsi Sumut. Ia ingin organisasi ini menjadi wadah yang benar-benar solutif, bukan sekadar forum seremonial.&nbsp;<br><br>Tantangan terbesar menurutnya adalah ketimpangan akses air bersih antara wilayah perkotaan dan daerah penyangga di Sumut.&nbsp;<br><br>“Akses air bersih yang merata tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Butuh sinergi yang lebih ketat antara kota besar dan kabupaten. Perpamsi harus jadi jembatan koordinasi itu,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Menurut Wahlin, ada tiga fokus strategis yang akan diakselerasi dalam lima tahun ke depan.&nbsp;<br><br>Antara lain, mendorong digitalisasi sistem layanan agar keluhan pelanggan bisa ditangani secara real-time.&nbsp;<br><br>Sistem informasi terintegrasi diharapkan memangkas birokrasi dan mempercepat respons teknis di lapangan. Kebocoran air dan kehilangan air non-teknis masih menjadi masalah klasik yang menggerus keuangan BUMD air minum. Program pengurangan NRW akan menjadi prioritas agar efisiensi operasional meningkat.&nbsp;<br><br>Ia berencana memperkuat koordinasi dengan kementerian pusat dan sektor swasta untuk mendatangkan investasi ke daerah-daerah yang membutuhkan bantuan fiskal.&nbsp;<br><br>Skema kerja sama pemerintah dan badan usaha akan didorong agar proyek Sistem Penyediaan Air Minum tidak berhenti di tataran perencanaan.&nbsp;<br><br>Dengan pengalaman memimpin di tingkat daerah dan latar belakang sebagai mantan Sekretaris PD Perpamsi Sumut, Wahlin dinilai memahami betul dinamika internal organisasi maupun tantangan teknis di lapangan.&nbsp;<br><br>Kombinasi komunikasi organisasi yang kuat dan jejaring ke pusat menjadi modal utama.&nbsp;<br><br>Para pimpinan BUMD Air Minum yang hadir dalam MAPAMDALUB sepakat bahwa kepemimpinan Wahlin diharapkan membuat koordinasi antar-PDAM berjalan lebih dinamis dan terintegrasi.&nbsp;<br><br>Targetnya jelas, pelayanan air minum yang sehat, merata, dan profesional bagi masyarakat Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Langkah awal sudah terlihat. Agenda konsolidasi antar-PDAM dan pemetaan kebutuhan investasi akan digulirkan dalam 100 hari kerja pertama. Jika rencana itu berjalan, era baru pengelolaan air minum di Sumut bukan lagi sekadar wacana.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/wahlin-munthe-pimpin-perpamsi-sumut-2026-2030_6fOwIzi0rV.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Yayasan Kisah Nyata Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/yayasan&#45;kisah&#45;nyata&#45;adukan&#45;dugaan&#45;pencemaran&#45;nama&#45;baik&#45;ke&#45;polres&#45;dairi&#45;85HToynEvz/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/yayasan&#45;kisah&#45;nyata&#45;adukan&#45;dugaan&#45;pencemaran&#45;nama&#45;baik&#45;ke&#45;polres&#45;dairi&#45;85HToynEvz/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 16:57:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Yayasan Kisah Nyata melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan kerugian reputasi lembaga ke Polres Dairi, Sumatera Utara, Kamis (18/6/2026).&amp;nbsp;Laporan dimaksud, terkait beredarnya flyer yang mencantumkan nama Kisah Nyata dalam isu jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).&amp;nbsp;Laporan tersebut telah diterima oleh Polres Dairi dengan Nomor: LP/B/229/VI/2026/SPKT/POLRES DAIRI/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 18 Juni 2026.&amp;nbsp;Keterangan pers diterima WahanaNews.co, laporan disampaikan Rudi Yanto Kudadiri selaku Pengurus Yayasan Kisah Nyata, sebagai bentuk upaya memperoleh perlindungan hukum atas nama baik dan kredibilitas yayasan yang telah berdiri dan beroperasi secara sah berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.&amp;nbsp;Dalam proses penyampaian laporan ke Polres Dairi, Rudi Yanto Kudadiri turut didampingi oleh Friandeny Nababan, S.T. selaku Ketua DPC GEKRAF Dairi sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum, perlindungan nama baik lembaga, serta terciptanya iklim usaha yang sehat dan kondusif di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Menurut Rudi Yanto Kudadiri, pencantuman nama Kisah Nyata dalam flyer yang beredar telah menimbulkan keresahan serta berpotensi merusak reputasi lembaga di mata masyarakat dan para mitra.&amp;nbsp;&quot;Kami menempuh jalur hukum untuk mendapatkan kepastian hukum serta melindungi nama baik Yayasan Kisah Nyata. Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada Polres Dairi dan menghormati seluruh tahapan yang akan dilakukan oleh penyidik,&quot; ujar Rudi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Yayasan Kisah Nyata melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan kerugian reputasi lembaga ke Polres Dairi, Sumatera Utara, Kamis (18/6/2026).&nbsp;<br><br>Laporan dimaksud, terkait beredarnya flyer yang mencantumkan nama Kisah Nyata dalam isu jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).&nbsp;<br><br>Laporan tersebut telah diterima oleh Polres Dairi dengan Nomor: LP/B/229/VI/2026/SPKT/POLRES DAIRI/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 18 Juni 2026.&nbsp;<br><br>Keterangan pers diterima WahanaNews.co, laporan disampaikan Rudi Yanto Kudadiri selaku Pengurus Yayasan Kisah Nyata, sebagai bentuk upaya memperoleh perlindungan hukum atas nama baik dan kredibilitas yayasan yang telah berdiri dan beroperasi secara sah berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.&nbsp;<br><br>Dalam proses penyampaian laporan ke Polres Dairi, Rudi Yanto Kudadiri turut didampingi oleh Friandeny Nababan, S.T. selaku Ketua DPC GEKRAF Dairi sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum, perlindungan nama baik lembaga, serta terciptanya iklim usaha yang sehat dan kondusif di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Menurut Rudi Yanto Kudadiri, pencantuman nama Kisah Nyata dalam flyer yang beredar telah menimbulkan keresahan serta berpotensi merusak reputasi lembaga di mata masyarakat dan para mitra.&nbsp;<br><br>"Kami menempuh jalur hukum untuk mendapatkan kepastian hukum serta melindungi nama baik Yayasan Kisah Nyata. Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada Polres Dairi dan menghormati seluruh tahapan yang akan dilakukan oleh penyidik," ujar Rudi.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781776749_2c8f03628fc3d51bdcae.jpg"></figure><p>Flyer yang diduga berisi pencemaran nama baik Yayasan Kisah Nyata Dairi [DAIRI.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Sementara Ketua DPC GEKRAF Dairi, Friandeny Nababan, S.T., menegaskan bahwa setiap pelaku usaha maupun organisasi yang menjalankan aktivitas secara sah, memiliki hak untuk memperoleh perlindungan hukum dan menjaga reputasinya dari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.&nbsp;<br><br>"Tidak ada satu pun pelaku usaha, baik usaha besar maupun UMKM, yang pantas dicemarkan nama baiknya tanpa dasar dan bukti yang jelas. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang dibangun melalui kerja keras, dedikasi, dan kepercayaan masyarakat," ujarnya.&nbsp;<br><br>"Oleh karena itu, setiap informasi yang berpotensi merugikan nama baik suatu usaha atau lembaga harus disampaikan secara bertanggung jawab dan sesuai mekanisme hukum yang berlaku," tambah Friandeny menegaskan.&nbsp;<br><br>Friandeny juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati asas praduga tak bersalah, mengedepankan fakta dan data, serta tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum adanya hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang.&nbsp;<br><br>Yayasan Kisah Nyata menegaskan bahwa pihaknya mendukung penegakan hukum yang objektif, transparan, dan profesional.&nbsp;<br><br>Melalui laporan yang telah disampaikan ke Polres Dairi, yayasan berharap seluruh fakta dapat diungkap secara terang sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.&nbsp;<br><br>DPC GEKRAF Dairi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim usaha, kegiatan sosial, dan investasi yang sehat di Kabupaten Dairi dengan mengedepankan etika, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap hukum yang berlaku.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/yayasan-kisah-nyata-adukan-dugaan-pencemaran-nama-baik-ke-polres-dairi_oVF238lCM3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Satu Rumah Terbakar di Batangari Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/satu&#45;rumah&#45;terbakar&#45;di&#45;batangari&#45;dairi&#45;I1q8s1yHpl/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/satu&#45;rumah&#45;terbakar&#45;di&#45;batangari&#45;dairi&#45;I1q8s1yHpl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 13:43:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Satu unit rumah tempat tinggal sekaligus tempat usaha kelontong, milik Marsita Br Sihombing (60), di Batangari, Desa Pegagan Julu IX, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, terbakar, Minggu (14/6/2026).&amp;nbsp;Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Dairi Amudi Situmeang dalam keterangannya menyebut, pihaknya menerima informasi kejadian itu sekitar pukul 11.15 Wib.&amp;nbsp;Petugas damkar dan dua unit mobil damkar dari pos siaga Sidikalang, dikerahkan ke lokasi melakukan pemadaman.&amp;nbsp;Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Korsleting listrik diduga menjadi penyebab kebakaran.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Satu unit rumah tempat tinggal sekaligus tempat usaha kelontong, milik Marsita Br Sihombing (60), di Batangari, Desa Pegagan Julu IX, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, terbakar, Minggu (14/6/2026).&nbsp;<br><br>Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Dairi Amudi Situmeang dalam keterangannya menyebut, pihaknya menerima informasi kejadian itu sekitar pukul 11.15 Wib.&nbsp;<br><br>Petugas damkar dan dua unit mobil damkar dari pos siaga Sidikalang, dikerahkan ke lokasi melakukan pemadaman.&nbsp;<br><br>Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Korsleting listrik diduga menjadi penyebab kebakaran.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/satu-rumah-terbakar-di-batangari-dairi_L0Lul0ACvt.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Panjaitan Siap Dampingi Proses Hukum Seorang Anak di Polsek Medan Barat</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;siap&#45;dampingi&#45;proses&#45;hukum&#45;seorang&#45;anak&#45;di&#45;polsek&#45;medan&#45;barat&#45;K5al3RbNw2/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;siap&#45;dampingi&#45;proses&#45;hukum&#45;seorang&#45;anak&#45;di&#45;polsek&#45;medan&#45;barat&#45;K5al3RbNw2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 13:02:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Aspirasi yang disampaikan Rawino, ayah dari Dhana Badi Sikhi, akhirnya mendapat respon langsung dari anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan.&amp;nbsp;Mengutip MEDANTODAY.com, politisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan pengawasan aparat penegak hukum itu mendatangi kediaman Rawino untuk mendengarkan langsung kronologi perkara yang menjerat anaknya.&amp;nbsp;Dalam pertemuan itu, Rawino dan istri memaparkan berbagai kejanggalan yang menurutnya terjadi dalam proses hukum hingga menyebabkan putranya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Medan Barat.&amp;nbsp;Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap masa depan anaknya yang kini harus berhadapan dengan proses hukum.&amp;nbsp;Setelah mendengarkan penjelasan keluarga, Hinca Panjaitan menyatakan akan memberikan perhatian serius terhadap perkara itu.&amp;nbsp;Hinca menegaskan bahwa setiap warga yang berhadapan dengan hukum harus mendapatkan perlindungan dan hak&#45;haknya dijamin sesuai peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku.&amp;nbsp;&quot;Saya datang untuk mendengar langsung duduk persoalannya. Karena ini menyangkut mencari keadilan maka seluruh proses hukum harus dilakukan secara hati&#45;hati, transparan, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan,&quot; kata Hinca.&amp;nbsp;Sebagai bentuk komitmennya, Hinca menyatakan siap mendampingi Dhana Badi Sikhi untuk mendatangi Polsek Medan Barat.&amp;nbsp;Menurutnya, kehadirannya guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan hukum dan hak&#45;hak tetap terlindungi.&amp;nbsp;&quot;Dhana akan memperjuangkan keadilan bagi dirinya, dan saya akan ikut mendampingi. Kita ingin memastikan proses hukum berjalan secara objektif, profesional, dan tidak ada upaya kriminalisasi,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Pernyataan Hinca disambut haru oleh Rawino dan keluarganya. Ia mengaku bersyukur karena aspirasinya akhirnya didengar dan mendapat perhatian dari wakil rakyat di tingkat nasional.&amp;nbsp;&quot;Saya berterima kasih kepada Pak Hinca Panjaitan yang sudah datang langsung ke rumah kami dan mau mendengarkan keluhan kami. Kami hanya berharap anak kami mendapatkan keadilan dan masa depannya tidak hancur karena proses hukum yang kami nilai tidak tepat,&quot; kata Rawino.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Aspirasi yang disampaikan Rawino, ayah dari Dhana Badi Sikhi, akhirnya mendapat respon langsung dari anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan.&nbsp;<br><br>Mengutip MEDANTODAY.com, politisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan pengawasan aparat penegak hukum itu mendatangi kediaman Rawino untuk mendengarkan langsung kronologi perkara yang menjerat anaknya.&nbsp;<br><br>Dalam pertemuan itu, Rawino dan istri memaparkan berbagai kejanggalan yang menurutnya terjadi dalam proses hukum hingga menyebabkan putranya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Medan Barat.&nbsp;<br><br>Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap masa depan anaknya yang kini harus berhadapan dengan proses hukum.&nbsp;<br><br>Setelah mendengarkan penjelasan keluarga, Hinca Panjaitan menyatakan akan memberikan perhatian serius terhadap perkara itu.&nbsp;<br><br>Hinca menegaskan bahwa setiap warga yang berhadapan dengan hukum harus mendapatkan perlindungan dan hak-haknya dijamin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.&nbsp;<br><br>"Saya datang untuk mendengar langsung duduk persoalannya. Karena ini menyangkut mencari keadilan maka seluruh proses hukum harus dilakukan secara hati-hati, transparan, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan," kata Hinca.&nbsp;<br><br>Sebagai bentuk komitmennya, Hinca menyatakan siap mendampingi Dhana Badi Sikhi untuk mendatangi Polsek Medan Barat.&nbsp;<br><br>Menurutnya, kehadirannya guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan hukum dan hak-hak tetap terlindungi.&nbsp;<br><br>"Dhana akan memperjuangkan keadilan bagi dirinya, dan saya akan ikut mendampingi. Kita ingin memastikan proses hukum berjalan secara objektif, profesional, dan tidak ada upaya kriminalisasi," ujarnya.&nbsp;<br><br>Pernyataan Hinca disambut haru oleh Rawino dan keluarganya. Ia mengaku bersyukur karena aspirasinya akhirnya didengar dan mendapat perhatian dari wakil rakyat di tingkat nasional.&nbsp;<br><br>"Saya berterima kasih kepada Pak Hinca Panjaitan yang sudah datang langsung ke rumah kami dan mau mendengarkan keluhan kami. Kami hanya berharap anak kami mendapatkan keadilan dan masa depannya tidak hancur karena proses hukum yang kami nilai tidak tepat," kata Rawino.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/hinca-panjaitan-siap-dampingi-proses-hukum-seorang-anak-di-polsek-medan-barat_QpIr3zE8nU.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca: Tiga Tahun Memperjuangkan Pengamanan Objek Vital Nasional Hingga Masuk UU Polri 2026</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;tiga&#45;tahun&#45;memperjuangkan&#45;pengamanan&#45;objek&#45;vital&#45;nasional&#45;hingga&#45;masuk&#45;uu&#45;polri&#45;2026&#45;0pGOjiQo7T/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;tiga&#45;tahun&#45;memperjuangkan&#45;pengamanan&#45;objek&#45;vital&#45;nasional&#45;hingga&#45;masuk&#45;uu&#45;polri&#45;2026&#45;0pGOjiQo7T/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 12:34:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, memandang perlunya pengaturan yang lebih kuat mengenai pengamanan objek vital nasional.&amp;nbsp;Upaya ini dilihatnya akan lebih baik jika mendapat landasan hukum yang lebih kuat dalam pembahasan revisi Undang&#45;Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri).&amp;nbsp;Hal itu disampaikan Hinca dalam RDPU Komisi III dengan dekan UPI dan Akademisi FH USU tentang RUU Polri di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).&amp;nbsp;Mengutip video unggahannya di akun facebooknya, menurut Hinca, pengamanan terhadap infrastruktur strategis negara tidak cukup hanya berpedoman pada aturan setingkat keputusan presiden.&amp;nbsp;Ia menilai revisi regulasi kepolisian menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat aspek pengamanan objek vital nasional yang selama ini menjadi salah satu tugas penting Polri.&amp;nbsp;“Karena tahun 2004, ketika terorisme begitu mencekam dan masuk ke Indonesia, Presiden waktu itu, Ibu Megawati (Soekarno Putri) mengeluarkan Keppres 63 Tahun 2004 yang memperkenalkan pengamanan objek vital nasional,” kata Hinca.&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu, Hinca pun menyoroti berbagai peristiwa yang menunjukkan pentingnya perlindungan terhadap objek&#45;objek strategis nasional, khususnya di sektor energi.&amp;nbsp;Hinca menyinggung insiden kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, keberadaan kilang minyak nasional seperti di Balongan dan Riau, hingga pemadaman listrik yang pernah melanda wilayah Sumatera.&amp;nbsp;Menurutnya, gangguan terhadap infrastruktur energi dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat dan stabilitas nasional.&amp;nbsp;Karena itu, pengamanan objek vital nasional perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam penguatan fungsi kepolisian yang sedang dibahas melalui RUU Polri.&amp;nbsp;“Dan ini semua saya sebut pengamanan objek vital nasional. Saya pikir sudah harus naik levelnya ini ke dalam undang&#45;undang ini,” tegas legislator dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.&amp;nbsp;Lebih lanjut, Hinca menjelaskan bahwa saat ini pengamanan objek vital nasional masih berlandaskan pada Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 dan secara kelembagaan melekat pada struktur Polri.&amp;nbsp;Namun, menurutnya, perkembangan ancaman terhadap infrastruktur strategis menuntut adanya dasar hukum yang lebih kuat agar tugas pengamanan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan memiliki kepastian hukum yang memadai.&amp;nbsp;“Pertanyaan saya, apakah sudah saatnya aturan ini naik kelasnya? soal operasional yang tiba&#45;tiba datang mengancam kita. Sementara payungnya baru masih Kepres,” pungkasnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, memandang perlunya pengaturan yang lebih kuat mengenai pengamanan objek vital nasional.&nbsp;<br><br>Upaya ini dilihatnya akan lebih baik jika mendapat landasan hukum yang lebih kuat dalam pembahasan revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri).&nbsp;<br><br>Hal itu disampaikan Hinca dalam RDPU Komisi III dengan dekan UPI dan Akademisi FH USU tentang RUU Polri di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).&nbsp;<br><br>Mengutip video unggahannya di akun facebooknya, menurut Hinca, pengamanan terhadap infrastruktur strategis negara tidak cukup hanya berpedoman pada aturan setingkat keputusan presiden.&nbsp;<br><br>Ia menilai revisi regulasi kepolisian menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat aspek pengamanan objek vital nasional yang selama ini menjadi salah satu tugas penting Polri.&nbsp;<br><br>“Karena tahun 2004, ketika terorisme begitu mencekam dan masuk ke Indonesia, Presiden waktu itu, Ibu Megawati (Soekarno Putri) mengeluarkan Keppres 63 Tahun 2004 yang memperkenalkan pengamanan objek vital nasional,” kata Hinca.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu, Hinca pun menyoroti berbagai peristiwa yang menunjukkan pentingnya perlindungan terhadap objek-objek strategis nasional, khususnya di sektor energi.&nbsp;<br><br>Hinca menyinggung insiden kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, keberadaan kilang minyak nasional seperti di Balongan dan Riau, hingga pemadaman listrik yang pernah melanda wilayah Sumatera.&nbsp;<br><br>Menurutnya, gangguan terhadap infrastruktur energi dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat dan stabilitas nasional.&nbsp;<br><br>Karena itu, pengamanan objek vital nasional perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam penguatan fungsi kepolisian yang sedang dibahas melalui RUU Polri.&nbsp;<br><br>“Dan ini semua saya sebut pengamanan objek vital nasional. Saya pikir sudah harus naik levelnya ini ke dalam undang-undang ini,” tegas legislator dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.&nbsp;<br><br>Lebih lanjut, Hinca menjelaskan bahwa saat ini pengamanan objek vital nasional masih berlandaskan pada Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 dan secara kelembagaan melekat pada struktur Polri.&nbsp;<br><br>Namun, menurutnya, perkembangan ancaman terhadap infrastruktur strategis menuntut adanya dasar hukum yang lebih kuat agar tugas pengamanan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan memiliki kepastian hukum yang memadai.&nbsp;<br><br>“Pertanyaan saya, apakah sudah saatnya aturan ini naik kelasnya? soal operasional yang tiba-tiba datang mengancam kita. Sementara payungnya baru masih Kepres,” pungkasnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/hinca-tiga-tahun-memperjuangkan-pengamanan-objek-vital-nasional-hingga-masuk-uu-polri-2026_eZeYOP53cy.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Deninteldam I/BB Bersama Satgas Intelstrat BAIS TNI Tangkap 2 Truk Kayu Gelondongan Diduga Ilegal Asal Parbuluan</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/deninteldam&#45;ibb&#45;bersama&#45;satgas&#45;intelstrat&#45;bais&#45;tni&#45;tangkap&#45;2&#45;truk&#45;kayu&#45;gelondongan&#45;diduga&#45;ilegal&#45;asal&#45;parbuluan&#45;fL8gwN8Hy3/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/deninteldam&#45;ibb&#45;bersama&#45;satgas&#45;intelstrat&#45;bais&#45;tni&#45;tangkap&#45;2&#45;truk&#45;kayu&#45;gelondongan&#45;diduga&#45;ilegal&#45;asal&#45;parbuluan&#45;fL8gwN8Hy3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 10:37:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Tim gabungan dari Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan (Deninteldam I/BB) bersama Satgas Intelstrat BAIS TNI, mengamankan 2 unit mobil truk Colt Diesel bermuatan kayu gelondongan yang diduga hasil ilegal loging di Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jumat (12/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan dari sumber yang meminta namanya tidak ditulis, tim gabungan itu dipimpin Danki E Deninteldam I/BB Kapten Arh Riyanto.&amp;nbsp;Penangkapan dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat yang mendeteksi aktivitas dua unit mobil Colt Diesel warna kuning dengan Nomor Polisi BL 8551 HE dan BK 8420 FO yang sering melintas di wilayah Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melaksanakan penyelidikan dan pengintaian di lapangan, dan dari hasil pengintaian di temukan 2 unit mobil Colt Diesel yang diduga membawa kayu gelondongan hasil Ilegal loging tersebut sedang melintas di Desa Lae Hole menuju Kecamatan Kabanjahe.&amp;nbsp;Setelah melakukan pengintaian, sekitar pukul 01.20 Wib tim memberhentikan kedua mobil tersebut disekitaran Kabanjahe dan menanyakan kepada sopir isi dari muatan truk tersebut.&amp;nbsp;&quot;Sopir menjawab bahwa isi dari muatan truk tersebut adalah kayu gelondongan,&quot; sebut sumber.&amp;nbsp;Setelah itu, tim melakukan pemeriksaan di dalam truk dan ditemukan kayu gelodongon sebanyak ± 30 batang dengan ukuran ± 4,8 meter.&amp;nbsp;Informasi yang didapat dari sopir truk, pemilik kayu gelondongan tersebut berinisial S.T yang tinggal di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.&amp;nbsp;Setelah dilakukan pemeriksaan, tim berangkat dari lokasi penangkapan menuju Mapoldasu Jl. Sisingamangaraja No.60, Timbang Deli, Kota Medan dengan membawa sopir beserta barang buktinya.&amp;nbsp;Tiba di Mapoldasu, tim gabungan menyerahkan dua orang sopir beserta barang bukti ke kantor Ditreskrimsus Poldasu, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Tim gabungan dari Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan (Deninteldam I/BB) bersama Satgas Intelstrat BAIS TNI, mengamankan 2 unit mobil truk Colt Diesel bermuatan kayu gelondongan yang diduga hasil ilegal loging di Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jumat (12/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan dari sumber yang meminta namanya tidak ditulis, tim gabungan itu dipimpin Danki E Deninteldam I/BB Kapten Arh Riyanto.&nbsp;<br><br>Penangkapan dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat yang mendeteksi aktivitas dua unit mobil Colt Diesel warna kuning dengan Nomor Polisi BL 8551 HE dan BK 8420 FO yang sering melintas di wilayah Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melaksanakan penyelidikan dan pengintaian di lapangan, dan dari hasil pengintaian di temukan 2 unit mobil Colt Diesel yang diduga membawa kayu gelondongan hasil Ilegal loging tersebut sedang melintas di Desa Lae Hole menuju Kecamatan Kabanjahe.&nbsp;<br><br>Setelah melakukan pengintaian, sekitar pukul 01.20 Wib tim memberhentikan kedua mobil tersebut disekitaran Kabanjahe dan menanyakan kepada sopir isi dari muatan truk tersebut.&nbsp;<br><br>"Sopir menjawab bahwa isi dari muatan truk tersebut adalah kayu gelondongan," sebut sumber.&nbsp;<br><br>Setelah itu, tim melakukan pemeriksaan di dalam truk dan ditemukan kayu gelodongon sebanyak ± 30 batang dengan ukuran ± 4,8 meter.&nbsp;<br><br>Informasi yang didapat dari sopir truk, pemilik kayu gelondongan tersebut berinisial S.T yang tinggal di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.&nbsp;<br><br>Setelah dilakukan pemeriksaan, tim berangkat dari lokasi penangkapan menuju Mapoldasu Jl. Sisingamangaraja No.60, Timbang Deli, Kota Medan dengan membawa sopir beserta barang buktinya.&nbsp;<br><br>Tiba di Mapoldasu, tim gabungan menyerahkan dua orang sopir beserta barang bukti ke kantor Ditreskrimsus Poldasu, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/deninteldam-ibb-bersama-satgas-intelstrat-bais-tni-tangkap-2-truk-kayu-gelondongan-diduga-ilegal-asal-parbuluan_X8rnytjkyu.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Munas HIPMI XVIII: Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/opini/munas&#45;hipmi&#45;xviii&#45;sinergi&#45;pengusaha&#45;muda&#45;membangun&#45;kekuatan&#45;ekonomi&#45;nasional&#45;PyhqqzDviu/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/opini/munas&#45;hipmi&#45;xviii&#45;sinergi&#45;pengusaha&#45;muda&#45;membangun&#45;kekuatan&#45;ekonomi&#45;nasional&#45;PyhqqzDviu/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 18:28:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Friandeny Nababan, ST]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Opini]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Situasi ekonomi Indonesia saat ini dirasa tidak menentu karena kombinasi tekanan global seperti ketegangan geopolitik, fluktuasi suku bunga, tren pelemahan nilai tukar Rupiah, serta tantangan struktural domestik seperti tingginya biaya logistik, ketergantungan pada ekspor komoditas mentah, dan ketidakpastian iklim investasi.&amp;nbsp;Pemerintah terus merespons situasi ini dengan berbagai langkah, antara lain melalui kebijakan likuiditas dan fiskal untuk menempatkan dana di perbankan, keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI Rate), pengendalian inflasi daerah, perlindungan sosial (bansos), serta reformasi struktural untuk efisiensi belanja dan reformasi sistem perpajakan serta bea cukai guna mendorong iklim investasi yang lebih stabil dan kondusif.&amp;nbsp;Sebagai jawaban atas dinamika yang terjadi, apresiasi setinggi&#45;tingginya patut diberikan atas perhelatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) ke&#45;18 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Kota Bandar Lampung, Kamis, 10–11 Juni 2026.&amp;nbsp;Acara ini menjadi momentum penting bagi generasi muda Indonesia untuk menentukan arah kepemimpinan HIPMI dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun kekuatan ekonomi nasional.&amp;nbsp;Hanya dengan semangat nasionalisme yang kuat, Pengusaha Muda Indonesia dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas negara agar tidak terjadi peristiwa seperti tahun 1998 sebagaimana dikhawatirkan. Walaupun hingga saat ini negara mampu menjaga fundamental ekonomi dengan baik.&amp;nbsp;Situasi globalisasi yang sering kali membuat Indonesia rentan terhadap penyebaran hoaks secara masif terhadap pemerintah—meliputi perpecahan, provokasi, dan polarisasi di berbagai platform—serta capital outflow.&amp;nbsp;Menjaga semangat nasionalisme tidak cukup sebatas retorika. Dengan jiwa nasionalisme yang tertanam dalam hati sanubari, Pengusaha Muda Indonesia harus mampu menjalankan roda bisnisnya secara baik dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku.&amp;nbsp;Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden RI Prabowo pada Pembukaan Munas HIPMI ke&#45;18, Rabu (10/6/2026).&amp;nbsp;Penetapan Ade Jona Prasetyo (AJP) sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi bukan tanpa alasan.&amp;nbsp;Para Pengusaha Muda Indonesia meyakini AJP layak dan mampu memajukan HIPMI dari tingkat bawah hingga atas serta memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.&amp;nbsp;Dengan demikian, kolaborasi dan nasionalisme yang akan dibangun oleh AJP tidak hanya menguntungkan HIPMI, tetapi juga menciptakan peluang bagi seluruh unsur yang berkolaborasi dengan HIPMI, terutama bagi bangsa dan negara.&amp;nbsp;Begawan Ekonomi Indonesia, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, mengingatkan, “Tanpa kemandirian ekonomi, kemerdekaan hanyalah seremoni”.&amp;nbsp;*Penulis saat ini menjabat sebagai Ketua Gekrafs Kabupaten Dairi, Sumatera Utara&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Situasi ekonomi Indonesia saat ini dirasa tidak menentu karena kombinasi tekanan global seperti ketegangan geopolitik, fluktuasi suku bunga, tren pelemahan nilai tukar Rupiah, serta tantangan struktural domestik seperti tingginya biaya logistik, ketergantungan pada ekspor komoditas mentah, dan ketidakpastian iklim investasi.&nbsp;<br><br>Pemerintah terus merespons situasi ini dengan berbagai langkah, antara lain melalui kebijakan likuiditas dan fiskal untuk menempatkan dana di perbankan, keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI Rate), pengendalian inflasi daerah, perlindungan sosial (bansos), serta reformasi struktural untuk efisiensi belanja dan reformasi sistem perpajakan serta bea cukai guna mendorong iklim investasi yang lebih stabil dan kondusif.&nbsp;<br><br>Sebagai jawaban atas dinamika yang terjadi, apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan atas perhelatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) ke-18 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Kota Bandar Lampung, Kamis, 10–11 Juni 2026.&nbsp;<br><br>Acara ini menjadi momentum penting bagi generasi muda Indonesia untuk menentukan arah kepemimpinan HIPMI dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun kekuatan ekonomi nasional.&nbsp;<br><br>Hanya dengan semangat nasionalisme yang kuat, Pengusaha Muda Indonesia dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas negara agar tidak terjadi peristiwa seperti tahun 1998 sebagaimana dikhawatirkan. Walaupun hingga saat ini negara mampu menjaga fundamental ekonomi dengan baik.&nbsp;<br><br>Situasi globalisasi yang sering kali membuat Indonesia rentan terhadap penyebaran hoaks secara masif terhadap pemerintah—meliputi perpecahan, provokasi, dan polarisasi di berbagai platform—serta <i>capital outflow</i>.&nbsp;<br><br>Menjaga semangat nasionalisme tidak cukup sebatas retorika. Dengan jiwa nasionalisme yang tertanam dalam hati sanubari, Pengusaha Muda Indonesia harus mampu menjalankan roda bisnisnya secara baik dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&nbsp;<br><br>Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden RI Prabowo pada Pembukaan Munas HIPMI ke-18, Rabu (10/6/2026).&nbsp;<br><br>Penetapan Ade Jona Prasetyo (AJP) sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi bukan tanpa alasan.&nbsp;<br><br>Para Pengusaha Muda Indonesia meyakini AJP layak dan mampu memajukan HIPMI dari tingkat bawah hingga atas serta memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.&nbsp;<br><br>Dengan demikian, kolaborasi dan nasionalisme yang akan dibangun oleh AJP tidak hanya menguntungkan HIPMI, tetapi juga menciptakan peluang bagi seluruh unsur yang berkolaborasi dengan HIPMI, terutama bagi bangsa dan negara.&nbsp;<br><br>Begawan Ekonomi Indonesia, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, mengingatkan, “Tanpa kemandirian ekonomi, kemerdekaan hanyalah seremoni”.&nbsp;<br><br><i>*Penulis saat ini menjabat sebagai Ketua Gekrafs Kabupaten Dairi, Sumatera Utara</i>&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/munas-hipmi-xviii-sinergi-pengusaha-muda-membangun-kekuatan-ekonomi-nasional_iyV9so27u2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jumat Berkah, Rutan Sidikalang Salurkan Paket Sembako kepada Warga Sekitar</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/jumat&#45;berkah&#45;rutan&#45;sidikalang&#45;salurkan&#45;paket&#45;sembako&#45;kepada&#45;warga&#45;sekitar&#45;oppQXQ5Usj/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/jumat&#45;berkah&#45;rutan&#45;sidikalang&#45;salurkan&#45;paket&#45;sembako&#45;kepada&#45;warga&#45;sekitar&#45;oppQXQ5Usj/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 14:20:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan baik dengan masyarakat sekitar, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan rutan, Jumat (12/6/2026).&amp;nbsp;Paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok masyarakat, di antaranya beras, minyak goreng, telur ayam, dan gula, diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan sehari&#45;hari para penerima bantuan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan baik dengan masyarakat sekitar, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan rutan, Jumat (12/6/2026).&nbsp;<br><br>Paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok masyarakat, di antaranya beras, minyak goreng, telur ayam, dan gula, diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima bantuan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781248885_d7f26fa9b88dfa57c0f7.jpg"></figure><p>Jajaran Rutan Kelas IIB Sidikalang menyerahkan paket sembako kepada warga sekitar rutan, Jumat (12/6/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. Rutan Sidikalang]</p><p>Kegiatan diikuti Kepala Rutan Sidikalang Loviga Ferdinanta Sembiring bersama jajaran pejabat struktural, sebagai wujud komitmen Rutan Sidikalang dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat sinergi dan hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.&nbsp;<br><br>Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, Rutan Kelas IIB Sidikalang terus berupaya hadir memberikan manfaat, mempererat kebersamaan, serta menebarkan kepedulian kepada masyarakat sekitar.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/jumat-berkah-rutan-sidikalang-salurkan-paket-sembako-kepada-warga-sekitar_bqB4dId8uv.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wujudkan Ketahanan Pangan, Rutan Sidikalang Budidaya Bawang Merah</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/wujudkan&#45;ketahanan&#45;pangan&#45;rutan&#45;sidikalang&#45;budidaya&#45;bawang&#45;merah&#45;YljmLAGtyl/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/wujudkan&#45;ketahanan&#45;pangan&#45;rutan&#45;sidikalang&#45;budidaya&#45;bawang&#45;merah&#45;YljmLAGtyl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 14:11:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, melaksanakan kegiatan penanaman bawang merah di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (11/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang Loviga Ferdinanta Sembiring melalui Kepala KPR Brema Barus, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan praktis di bidang pertanian kepada WBP.&amp;nbsp;&quot;Melalui pemanfaatan lahan SAE secara optimal, WBP tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai teknik budidaya bawang merah, tetapi juga belajar tentang pentingnya kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab dalam mengelola sektor pertanian,&quot; kata Loviga.&amp;nbsp;Dalam pelaksanaannya, Kepala Rutan Sidikalang bersama Kasubsi Pelayanan Tahanan turut turun langsung ke lahan SAE, mengikuti proses penanaman bawang merah bersama petugas dan WBP.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, melaksanakan kegiatan penanaman bawang merah di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (11/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang Loviga Ferdinanta Sembiring melalui Kepala KPR Brema Barus, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan praktis di bidang pertanian kepada WBP.&nbsp;<br><br>"Melalui pemanfaatan lahan SAE secara optimal, WBP tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai teknik budidaya bawang merah, tetapi juga belajar tentang pentingnya kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab dalam mengelola sektor pertanian," kata Loviga.&nbsp;<br><br>Dalam pelaksanaannya, Kepala Rutan Sidikalang bersama Kasubsi Pelayanan Tahanan turut turun langsung ke lahan SAE, mengikuti proses penanaman bawang merah bersama petugas dan WBP.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781248344_749b8675b12e18d7bd87.jpg"></figure><p>Jajaran Rutan Kelas IIB Sidikalang, menanam bawang merah di lahan SAE, Kamis (11/6/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. Rutan Sidikalang]</p><p>Penanaman bawang merah dilakukan secara gotong royong, mulai dari persiapan lahan, penanaman bibit, hingga perawatan tanaman.&nbsp;<br><br>Komoditas bawang merah dipilih karena memiliki nilai ekonomis yang baik dan berpotensi memberikan hasil yang bermanfaat bagi pengembangan program kemandirian di Rutan Sidikalang.&nbsp;<br><br>Loviga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.&nbsp;<br><br>Selain menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan yang membekali WBP dengan keterampilan produktif sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/wujudkan-ketahanan-pangan-rutan-sidikalang-budidaya-bawang-merah_IOTmzu6XKO.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>DPRD Dairi Sahkan RTRW 2026–2046</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/dprd&#45;dairi&#45;sahkan&#45;rtrw&#45;20262046&#45;85ZT9Y4bGS/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/dprd&#45;dairi&#45;sahkan&#45;rtrw&#45;20262046&#45;85ZT9Y4bGS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 13:36:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama DPRD Dairi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Dairi Tahun 2026–2046 menjadi Perda, dalam Sidang Paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Dairi, Kamis (11/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, sidang dipimpin Ketua DPRD Sabam Sibarani, didampingi Wakil Ketua DPRD Wanseptember Situmorang, serta dihadiri Bupati Dairi Vickner Sinaga yang diwakili Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin, pimpinan OPD, dan undangan lainnya.&amp;nbsp;Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala, menyampaikan, Pemkab Dairi mengapresiasi&amp;nbsp; DPRD atas dukungan dan pembahasan konstruktif terhadap Ranperda tersebut hingga disetujui menjadi Peraturan Daerah tentang RTRW Kabupaten Dairi Tahun 2026–2046.&amp;nbsp;Menurut Wahyu, revisi RTRW dilakukan untuk menyesuaikan arah pembangunan daerah dengan perkembangan wilayah, pertumbuhan penduduk, kebutuhan investasi, pembangunan infrastruktur, serta kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.&amp;nbsp;“Tujuan utama revisi ini adalah mewujudkan Kabupaten Dairi yang aman dan berdaya saing sebagai pusat pengembangan agribisnis, pariwisata, dan pemanfaatan sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.&amp;nbsp;Ia berharap Perda RTRW yang baru dapat memberikan kepastian hukum bagi para pemangku kepentingan, mendorong iklim investasi yang sehat, serta mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.&amp;nbsp;Menutup sambutannya, Wahyu mengajak seluruh pihak untuk mengawal implementasi RTRW tersebut agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Dairi yang berkelanjutan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama DPRD Dairi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Dairi Tahun 2026–2046 menjadi Perda, dalam Sidang Paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Dairi, Kamis (11/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, sidang dipimpin Ketua DPRD Sabam Sibarani, didampingi Wakil Ketua DPRD Wanseptember Situmorang, serta dihadiri Bupati Dairi Vickner Sinaga yang diwakili Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin, pimpinan OPD, dan undangan lainnya.&nbsp;<br><br>Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala, menyampaikan, Pemkab Dairi mengapresiasi&nbsp; DPRD atas dukungan dan pembahasan konstruktif terhadap Ranperda tersebut hingga disetujui menjadi Peraturan Daerah tentang RTRW Kabupaten Dairi Tahun 2026–2046.&nbsp;<br><br>Menurut Wahyu, revisi RTRW dilakukan untuk menyesuaikan arah pembangunan daerah dengan perkembangan wilayah, pertumbuhan penduduk, kebutuhan investasi, pembangunan infrastruktur, serta kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.&nbsp;<br><br>“Tujuan utama revisi ini adalah mewujudkan Kabupaten Dairi yang aman dan berdaya saing sebagai pusat pengembangan agribisnis, pariwisata, dan pemanfaatan sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Ia berharap Perda RTRW yang baru dapat memberikan kepastian hukum bagi para pemangku kepentingan, mendorong iklim investasi yang sehat, serta mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.&nbsp;<br><br>Menutup sambutannya, Wahyu mengajak seluruh pihak untuk mengawal implementasi RTRW tersebut agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Dairi yang berkelanjutan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/dprd-dairi-sahkan-rtrw-20262046_atbMhK481A.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mercy Corps Indonesia Sosialisasikan Program Sekolah Lapang Iklim di Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/mercy&#45;corps&#45;indonesia&#45;sosialisasikan&#45;program&#45;sekolah&#45;lapang&#45;iklim&#45;di&#45;dairi&#45;hg5OvSzT9k/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/mercy&#45;corps&#45;indonesia&#45;sosialisasikan&#45;program&#45;sekolah&#45;lapang&#45;iklim&#45;di&#45;dairi&#45;hg5OvSzT9k/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:05:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sektor pertanian.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, salah satunya dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Mercy Corps Indonesia melalui&amp;nbsp; Program DIGITANI, guna mendorong peningkatan kapasitas petani kopi dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan teknologi digital.&amp;nbsp;Program itu disosialisasikan bersama para perwakilan OPD kepada masyarakat Desa Bangun, yang digelar di kantor Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan, Rabu (10/6/2026).&amp;nbsp;Dalam program ini, Mercy Corps Indonesia juga mensosialisasikan rencana program Sekolah Lapang Iklim (SLI)&amp;nbsp; yang nantinya akan bekerjasama dengan ⁠BMKG.&amp;nbsp;Sama seperti sosialisasi yang sudah digelar sebelumnya di Desa Lae hole, Koordinator Program DIGITANI Mercy Corps Indonesia, Nurdianto menjelaskan bahwa perubahan iklim kini menjadi tantangan nyata bagi petani kopi.&amp;nbsp;&quot;Perubahan pola curah hujan, peningkatan suhu udara, hingga cuaca ekstrem berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen kopi,&quot; katanya.&amp;nbsp;Disampaikan, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi petani untuk memperoleh informasi cuaca dan iklim secara riil time.&amp;nbsp;Namun, masih banyak petani yang menghadapi keterbatasan akses maupun keterampilan dalam memanfaatkan teknologi tersebut.&amp;nbsp;&quot;Itu sebabnya, kita perlu belajar secara langsung dilapangan tentang metode ini,&quot; katanya.&amp;nbsp;Nurdianto juga menyampaikan, bahwa program DIGITANI ini akan berjalan di 3 desa sentra kopi, seperti Desa Lae hole, Desa Bangun, dan Desa Pegagan Julu III, dengan target 300 orang petani penerima manfaat.&amp;nbsp;Pemkab Dairi melalui Sekretraris Bappeda Lasma Samosir bersama Kabid Perkebunan DKPPP Doody S Tumanggor, Kabid IKP Diskominfo Iswan Togatorop, Perwakilan BPBD menyambut baik pelaksanaan Program DIGITANI sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim.&amp;nbsp;Lasma berharap program ini menjadi momentum bagi petani untuk menggali ilmu, meningkatkan pengetahuan pertanian dengan pemanfaatn teknologi.&amp;nbsp;Namun, kata Lasma, program ini tidak berhenti pada wilayah sasaran saat ini saja, tetapi dapat terus berlanjut dan diperluas ke kecamatan serta desa&#45;desa lainnya di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;“Terimakasih kepada Mercy Corps Indonesia yang telah memilih Kabupaten Dairi sebagai lokasi pelaksanaan program ini. Harapannya, program seperti ini dapat terus berkelanjutan, menjangkau lebih banyak petani, tidak hanya pada komoditas kopi, tetapi juga komoditas pertanian lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Dairi,” kata Lasma.&amp;nbsp;Selain rencana SLI, sejumlah kegiatan utama juga akan dilaksanakan, seperti pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, literasi dan layanan keuangan digital, serta berbagai kegiatan pembelajaran dan berbagi pengetahuan.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Parbuluan Landong Napitu dan Kepala Desa Bangun Japirin Sihotang.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sektor pertanian.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, salah satunya dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Mercy Corps Indonesia melalui&nbsp; Program DIGITANI, guna mendorong peningkatan kapasitas petani kopi dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan teknologi digital.&nbsp;<br><br>Program itu disosialisasikan bersama para perwakilan OPD kepada masyarakat Desa Bangun, yang digelar di kantor Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan, Rabu (10/6/2026).&nbsp;<br><br>Dalam program ini, Mercy Corps Indonesia juga mensosialisasikan rencana program Sekolah Lapang Iklim (SLI)&nbsp; yang nantinya akan bekerjasama dengan ⁠BMKG.&nbsp;<br><br>Sama seperti sosialisasi yang sudah digelar sebelumnya di Desa Lae hole, Koordinator Program DIGITANI Mercy Corps Indonesia, Nurdianto menjelaskan bahwa perubahan iklim kini menjadi tantangan nyata bagi petani kopi.&nbsp;<br><br>"Perubahan pola curah hujan, peningkatan suhu udara, hingga cuaca ekstrem berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen kopi," katanya.&nbsp;<br><br>Disampaikan, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi petani untuk memperoleh informasi cuaca dan iklim secara riil time.&nbsp;<br><br>Namun, masih banyak petani yang menghadapi keterbatasan akses maupun keterampilan dalam memanfaatkan teknologi tersebut.&nbsp;<br><br>"Itu sebabnya, kita perlu belajar secara langsung dilapangan tentang metode ini," katanya.&nbsp;<br><br>Nurdianto juga menyampaikan, bahwa program DIGITANI ini akan berjalan di 3 desa sentra kopi, seperti Desa Lae hole, Desa Bangun, dan Desa Pegagan Julu III, dengan target 300 orang petani penerima manfaat.&nbsp;<br><br>Pemkab Dairi melalui Sekretraris Bappeda Lasma Samosir bersama Kabid Perkebunan DKPPP Doody S Tumanggor, Kabid IKP Diskominfo Iswan Togatorop, Perwakilan BPBD menyambut baik pelaksanaan Program DIGITANI sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim.&nbsp;<br><br>Lasma berharap program ini menjadi momentum bagi petani untuk menggali ilmu, meningkatkan pengetahuan pertanian dengan pemanfaatn teknologi.&nbsp;<br><br>Namun, kata Lasma, program ini tidak berhenti pada wilayah sasaran saat ini saja, tetapi dapat terus berlanjut dan diperluas ke kecamatan serta desa-desa lainnya di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>“Terimakasih kepada Mercy Corps Indonesia yang telah memilih Kabupaten Dairi sebagai lokasi pelaksanaan program ini. Harapannya, program seperti ini dapat terus berkelanjutan, menjangkau lebih banyak petani, tidak hanya pada komoditas kopi, tetapi juga komoditas pertanian lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Dairi,” kata Lasma.&nbsp;<br><br>Selain rencana SLI, sejumlah kegiatan utama juga akan dilaksanakan, seperti pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, literasi dan layanan keuangan digital, serta berbagai kegiatan pembelajaran dan berbagi pengetahuan.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Parbuluan Landong Napitu dan Kepala Desa Bangun Japirin Sihotang.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/mercy-corps-indonesia-sosialisasikan-program-sekolah-lapang-iklim-di-dairi_AoR5mCQcPQ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Korban Begal Rp343 Juta di Dairi Ternyata Rekayasa, Uang Perusahaan Habis Main Judol</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/korban&#45;begal&#45;rp343&#45;juta&#45;di&#45;dairi&#45;ternyata&#45;rekayasa&#45;uang&#45;perusahaan&#45;habis&#45;main&#45;judol&#45;FTQ0giBpI8/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/korban&#45;begal&#45;rp343&#45;juta&#45;di&#45;dairi&#45;ternyata&#45;rekayasa&#45;uang&#45;perusahaan&#45;habis&#45;main&#45;judol&#45;FTQ0giBpI8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 11:12:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kasus pembegalan yang terjadi di jembatan Lae Renun Jl. Sumbul Karo, Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2026), ternyata rekayasa.&amp;nbsp;WG (24) pemuda warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, terungkap merekayasa seolah menjadi korban begal hingga mengalami kerugian total Rp343 juta.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kasus pembegalan yang terjadi di jembatan Lae Renun Jl. Sumbul Karo, Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2026), ternyata rekayasa.&nbsp;<br><br>WG (24) pemuda warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, terungkap merekayasa seolah menjadi korban begal hingga mengalami kerugian total Rp343 juta.</p><p>Namun faktanya, uang perusahaan yang dipercayakan padanya untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) habis untuk bermain Judi Online (Judol).&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan dalam konfrensi pers di halaman Mapolres Dairi, Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Rabu (10/6/2026).&nbsp;<br><br>"Semua yang dilaporkan di awal, dibegal, dipukul pakai balok, ternyata tidak benar. Uang perusahaan yang dipercayakan kepadanya untuk membayar PBB, habis bermain judi online. WG sengaja menabrakkan dirinya ke gubuk di TKP, agar seolah menjadi korban begal, 'menutupi' uang yang habis di judol," kata Otniel.&nbsp;<br><br>Adapun kronologi sebenarnya, sesuai penyelidikan dan pengakuan WG, dijelaskan Otniel, pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 08.00 Wib, WG yang menginap di salah satu penginapan di Sidikalang, diperintahkan pimpinannya lewat telepon, Kesar Simanjuntak, untuk membayar PBB perusahaan, PT TUB, beralamat di Jakarta.&nbsp;<br><br>Sekitar pukul 08.24 Wib, Kesar mengirim uang Rp 210 juta dan pukul 10.02 Wib Rp2.750.000 ke rekening Bank Mandiri milik WG.&nbsp;<br><br>Pukul 11.00 Wib, WG dimassenger admin live undian voucher (judol), untuk kembali bermain, dimana sebelumnya WG telah kalah Rp50 juta.&nbsp;<br><br>WG pun memindahkan uang dari rekening Mandiri melalui livin ke akun Seabank miliknya, selanjutnya bermain judol, hingga Rp128.750.000 pun habis.&nbsp;<br><br>Karena transaksi online Mandiri limit, WG ke kantor Bank Mandiri di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, tarik tunai Rp84 juta.&nbsp;<br><br>Saat antri, Kesar menelepon, menanyakan pembayaran PBB yang dipercayakan kepadanya. WG menjawab sudah di bank, sembari menunjukkan nomor antrian.&nbsp;<br><br>Setelah tarik tunai selesai, WG ke Bank BRI, setor tunai, lalu kembali ke penginapan, lanjut bermain judol.&nbsp;<br><br>Pukul 15.00 Wib, Kesar kembali menanyakan pembayaran PBB ke WG. WG berbohong, menyebut Bank Mandiri sudah tutup, dan menyebut akan membayar PBB dimaksud keesokan harinya.&nbsp;<br><br>Hingga pukul 17.00 Wib, WG lanjut bermain judol. Semua uang, Rp50 juta ditambah Rp212.750.000 pun habis. WG kemudian pulang, dan merekayasa kejadian begal.&nbsp;<br><br>Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan pun menghimbau masyarakat untuk tidak bermain judol.&nbsp;<br><br>Terkait keamanan, sebagaimana diresahkan masyarakat pasca viralnya berita "begal" itu, Otniel memastikan tidak ada begal di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Adapun WG dilakukan penahanan terkait perbuatan penggelapan dana perusahaan dengan persangkaan Pasal 488 dan atau Pasal 486 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/korban-begal-rp343-juta-di-dairi-ternyata-rekayasa-uang-perusahaan-habis-main-judol_yIhq39bh8j.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sensus Ekonomi 2026 di Dairi Dimulai 15 Juni</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/sensus&#45;ekonomi&#45;2026&#45;di&#45;dairi&#45;dimulai&#45;15&#45;juni&#45;1ARqiLwg49/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/sensus&#45;ekonomi&#45;2026&#45;di&#45;dairi&#45;dimulai&#45;15&#45;juni&#45;1ARqiLwg49/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 18:04:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga melalui Sekda Surung Charles Lamhot Batjin, membuka acara penandatanganan komitmen bersama serta pembukaan pelatihan calon petugas pendataan lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) gelombang III, di aula Hotel Berristera Dairi, Selasa (9/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, Charles Bantjin dalam kesempatan itu menyampaikan, sensus ekonomi ini bertujuan untuk menyediakan data dasar menyeluruh mengenai seluruh kegiatan usaha dan sektor ekonomi di Indonesia, di luar sektor pertanian.&amp;nbsp;Data akurat ini menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi nasional, sekaligus membantu pelaku usaha memetakan potensi pasar dan peluang investasi.&amp;nbsp;“Sensus ini menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi nasional, untuk itu mari bekerjasama untuk menyukseskan Sensus 2026 ini. Keberhasilan Sensus ini juga tidak terlepas kepada petugas sensus, untuk itu, kepada petugas bagaimana nanti pelatihan ini agar dapat dipahami dan diterapkan pada saat dilapangan,” ujarnya.&amp;nbsp;Selanjutnya, Kepala BPS Kabupaten Dairi, Roy Perangin&#45;angin, mengatakan sensus ini akan berlangsung selama 2,5 bulan, terhitung 15 Juni 2026&#45;31 Agustus 2026 mendatang, dengan jumlah petugas sensus sebanyak 395 orang.&amp;nbsp;“Sensus ini akan berlangsung selama 2,5 bulan. Untuk itu, kepada seluruh petugas untuk melaksanakan tugas dengan sepenuh hati, karena sensus ini bukan hanya punya BPS namun tanggung jawab kita semua untuk negara,” katanya.&amp;nbsp;Turut hadir dalam acara itu, unsur Forkopimda Kabupaten Dairi, Asisten Pemerintahan Agel Siregar, Kadis Kominfo Desi Sianturi, serta para petugas sensus yang akan mengikuti pelatihan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga melalui Sekda Surung Charles Lamhot Batjin, membuka acara penandatanganan komitmen bersama serta pembukaan pelatihan calon petugas pendataan lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) gelombang III, di aula Hotel Berristera Dairi, Selasa (9/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, Charles Bantjin dalam kesempatan itu menyampaikan, sensus ekonomi ini bertujuan untuk menyediakan data dasar menyeluruh mengenai seluruh kegiatan usaha dan sektor ekonomi di Indonesia, di luar sektor pertanian.&nbsp;<br><br>Data akurat ini menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi nasional, sekaligus membantu pelaku usaha memetakan potensi pasar dan peluang investasi.&nbsp;<br><br>“Sensus ini menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi nasional, untuk itu mari bekerjasama untuk menyukseskan Sensus 2026 ini. Keberhasilan Sensus ini juga tidak terlepas kepada petugas sensus, untuk itu, kepada petugas bagaimana nanti pelatihan ini agar dapat dipahami dan diterapkan pada saat dilapangan,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, Kepala BPS Kabupaten Dairi, Roy Perangin-angin, mengatakan sensus ini akan berlangsung selama 2,5 bulan, terhitung 15 Juni 2026-31 Agustus 2026 mendatang, dengan jumlah petugas sensus sebanyak 395 orang.&nbsp;<br><br>“Sensus ini akan berlangsung selama 2,5 bulan. Untuk itu, kepada seluruh petugas untuk melaksanakan tugas dengan sepenuh hati, karena sensus ini bukan hanya punya BPS namun tanggung jawab kita semua untuk negara,” katanya.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam acara itu, unsur Forkopimda Kabupaten Dairi, Asisten Pemerintahan Agel Siregar, Kadis Kominfo Desi Sianturi, serta para petugas sensus yang akan mengikuti pelatihan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/sensus-ekonomi-2026-di-dairi-dimulai-15-juni_S4nrafqlZm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kasus MBG, Hinca Minta Kejaksaan Kejar Semua Pelaku</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/kasus&#45;mbg&#45;hinca&#45;minta&#45;kejaksaan&#45;kejar&#45;semua&#45;pelaku&#45;XKqdnhsjvQ/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/kasus&#45;mbg&#45;hinca&#45;minta&#45;kejaksaan&#45;kejar&#45;semua&#45;pelaku&#45;XKqdnhsjvQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 11:11:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, meminta Kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menyeret tiga Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).&amp;nbsp;Mengutip unggahan video dalam akun facebooknya, menurut Hinca, perkara tersebut tidak mungkin hanya melibatkan segelintir orang dan harus dibongkar hingga ke akar&#45;akarnya.&amp;nbsp;&quot;Saya mengikuti perkara ini sejak awal. Yang membuat saya memberi hormat adalah cara jaksa membukanya. Pelan. Diam. Tidak banyak bicara. Lalu satu per satu simpulnya terurai. Nama besar jatuh. Orang yang selama ini terlihat aman, akhirnya duduk di kursi pesakitan,&quot; kata Hinca, dilihat WahanaNews.co, Selasa (9/6/2026).&amp;nbsp;Hinca menilai langkah Kejaksaan patut diapresiasi karena berhasil mengungkap kasus yang selama ini luput dari perhatian publik.&amp;nbsp;Namun, ia mengingatkan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka awal.&amp;nbsp;Menurutnya, kasus dengan skala besar hampir mustahil hanya melibatkan tiga orang. Ia meyakini terdapat pihak lain yang turut berperan dalam proses pengambilan keputusan maupun menikmati hasil dugaan tindak pidana tersebut.&amp;nbsp;&quot;Tapi pekerjaan ini belum selesai. Perkara sebesar ini tidak mungkin berdiri di atas tiga orang. Selalu ada yang menyiapkan jalan. Selalu ada yang menandatangani. Selalu ada yang memilih diam karena merasa lebih aman,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Karena itu, Hinca berharap Kejaksaan terus melanjutkan proses penyidikan hingga seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.&amp;nbsp;&quot;Saya berharap Kejaksaan jangan puas dengan tangkapan pertama. Teruskan saja. Kejar sampai orang terakhir yang ikut menikmati uang itu,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;Lebih lanjut, Hinca menilai kasus tersebut memiliki dampak yang jauh lebih serius dibandingkan korupsi proyek infrastruktur atau pembangunan fisik lainnya.&amp;nbsp;Menurutnya, dugaan penyimpangan yang terjadi menyangkut hak dasar anak&#45;anak untuk memperoleh makanan yang layak.&amp;nbsp;&quot;Sebab perkara ini berbeda. Yang dirampok bukan uang proyek jalan. Bukan uang gedung. Bukan uang kantor. Yang dirampok adalah hak anak&#45;anak untuk makan dengan layak,&quot; ungkap Hinca.&amp;nbsp;Ia menambahkan, anak&#45;anak sebagai penerima manfaat program tidak mengetahui siapa pihak yang mengambil hak mereka.&amp;nbsp;Namun mereka merasakan langsung dampaknya ketika kualitas maupun kuantitas makanan yang seharusnya diterima menjadi berkurang.&amp;nbsp;&quot;Mereka bahkan tidak tahu siapa yang mengambilnya. Mereka hanya tahu hari itu makanan di meja mereka berkurang. Bagi saya, inilah pengkhianatan yang paling keji. Sebab yang dijadikan korban adalah anak&#45;anak yang kelak akan menjaga republik ini,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, meminta Kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menyeret tiga Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).&nbsp;<br><br>Mengutip unggahan video dalam akun facebooknya, menurut Hinca, perkara tersebut tidak mungkin hanya melibatkan segelintir orang dan harus dibongkar hingga ke akar-akarnya.&nbsp;<br><br>"Saya mengikuti perkara ini sejak awal. Yang membuat saya memberi hormat adalah cara jaksa membukanya. Pelan. Diam. Tidak banyak bicara. Lalu satu per satu simpulnya terurai. Nama besar jatuh. Orang yang selama ini terlihat aman, akhirnya duduk di kursi pesakitan," kata Hinca, dilihat WahanaNews.co, Selasa (9/6/2026).&nbsp;<br><br>Hinca menilai langkah Kejaksaan patut diapresiasi karena berhasil mengungkap kasus yang selama ini luput dari perhatian publik.&nbsp;<br><br>Namun, ia mengingatkan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka awal.&nbsp;<br><br>Menurutnya, kasus dengan skala besar hampir mustahil hanya melibatkan tiga orang. Ia meyakini terdapat pihak lain yang turut berperan dalam proses pengambilan keputusan maupun menikmati hasil dugaan tindak pidana tersebut.&nbsp;<br><br>"Tapi pekerjaan ini belum selesai. Perkara sebesar ini tidak mungkin berdiri di atas tiga orang. Selalu ada yang menyiapkan jalan. Selalu ada yang menandatangani. Selalu ada yang memilih diam karena merasa lebih aman," ujarnya.&nbsp;<br><br>Karena itu, Hinca berharap Kejaksaan terus melanjutkan proses penyidikan hingga seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.&nbsp;<br><br>"Saya berharap Kejaksaan jangan puas dengan tangkapan pertama. Teruskan saja. Kejar sampai orang terakhir yang ikut menikmati uang itu," tegasnya.&nbsp;<br><br>Lebih lanjut, Hinca menilai kasus tersebut memiliki dampak yang jauh lebih serius dibandingkan korupsi proyek infrastruktur atau pembangunan fisik lainnya.&nbsp;<br><br>Menurutnya, dugaan penyimpangan yang terjadi menyangkut hak dasar anak-anak untuk memperoleh makanan yang layak.&nbsp;<br><br>"Sebab perkara ini berbeda. Yang dirampok bukan uang proyek jalan. Bukan uang gedung. Bukan uang kantor. Yang dirampok adalah hak anak-anak untuk makan dengan layak," ungkap Hinca.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan, anak-anak sebagai penerima manfaat program tidak mengetahui siapa pihak yang mengambil hak mereka.&nbsp;<br><br>Namun mereka merasakan langsung dampaknya ketika kualitas maupun kuantitas makanan yang seharusnya diterima menjadi berkurang.&nbsp;<br><br>"Mereka bahkan tidak tahu siapa yang mengambilnya. Mereka hanya tahu hari itu makanan di meja mereka berkurang. Bagi saya, inilah pengkhianatan yang paling keji. Sebab yang dijadikan korban adalah anak-anak yang kelak akan menjaga republik ini," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/kasus-mbg-hinca-minta-kejaksaan-kejar-semua-pelaku_qA2021gXld.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Apel Gabungan ASN, Staf Ahli Bupati Dairi Tekankan Disiplin dan Integritas</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/apel&#45;gabungan&#45;asn&#45;staf&#45;ahli&#45;bupati&#45;dairi&#45;tekankan&#45;disiplin&#45;dan&#45;integritas&#45;so583IoUMi/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/apel&#45;gabungan&#45;asn&#45;staf&#45;ahli&#45;bupati&#45;dairi&#45;tekankan&#45;disiplin&#45;dan&#45;integritas&#45;so583IoUMi/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 12:11:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Staf Ahli Bupati Dairi Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Erwin Sitorus, menegaskan pentingnya disiplin, integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, saat memimpin apel gabungan ASN di halaman kantor Bupati Dairi, Senin (8/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, Erwin mengatakan disiplin ASN tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga harus diwujudkan melalui tanggung jawab, produktivitas, dan kepatuhan terhadap aturan.&amp;nbsp;Disebut, saat ini, terdapat 19 ASN yang sedang menjalani proses tindakan disiplin sebagai bagian dari pembinaan untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan.&amp;nbsp;“Rendahnya tanggung jawab dan kelalaian dalam bekerja dapat merugikan organisasi dan kualitas pelayanan. Aturan berlaku untuk semua ASN tanpa terkecuali,” tegasnya.&amp;nbsp;Erwin juga menyampaikan pesan Bupati Dairi, Vickner Sinaga agar pimpinan di setiap unit kerja memastikan jajarannya bekerja maksimal.&amp;nbsp;Menurutnya, ketidakdisiplinan seorang ASN kerap membebani rekan kerja lainnya sehingga tidak boleh dibiarkan terjadi.&amp;nbsp;Selain itu, ASN diminta menyikapi kritik masyarakat secara profesional dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja.&amp;nbsp;Ia menegaskan kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya ASN sebagai motor penggerak pembangunan.&amp;nbsp;“Mari membangun pemerintahan yang solid, disiplin, dan adaptif. Jangan menunggu perubahan dari orang lain, tetapi mulailah dari diri sendiri,” katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Staf Ahli Bupati Dairi Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Erwin Sitorus, menegaskan pentingnya disiplin, integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, saat memimpin apel gabungan ASN di halaman kantor Bupati Dairi, Senin (8/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, Erwin mengatakan disiplin ASN tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga harus diwujudkan melalui tanggung jawab, produktivitas, dan kepatuhan terhadap aturan.&nbsp;<br><br>Disebut, saat ini, terdapat 19 ASN yang sedang menjalani proses tindakan disiplin sebagai bagian dari pembinaan untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan.&nbsp;<br><br>“Rendahnya tanggung jawab dan kelalaian dalam bekerja dapat merugikan organisasi dan kualitas pelayanan. Aturan berlaku untuk semua ASN tanpa terkecuali,” tegasnya.&nbsp;<br><br>Erwin juga menyampaikan pesan Bupati Dairi, Vickner Sinaga agar pimpinan di setiap unit kerja memastikan jajarannya bekerja maksimal.&nbsp;<br><br>Menurutnya, ketidakdisiplinan seorang ASN kerap membebani rekan kerja lainnya sehingga tidak boleh dibiarkan terjadi.&nbsp;<br><br>Selain itu, ASN diminta menyikapi kritik masyarakat secara profesional dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja.&nbsp;<br><br>Ia menegaskan kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya ASN sebagai motor penggerak pembangunan.&nbsp;<br><br>“Mari membangun pemerintahan yang solid, disiplin, dan adaptif. Jangan menunggu perubahan dari orang lain, tetapi mulailah dari diri sendiri,” katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/apel-gabungan-asn-staf-ahli-bupati-dairi-tekankan-disiplin-dan-integritas_8kR1RMwbw2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Jatagena Pemkab Dairi, Warga Silumboyah Gotong Royong</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/dukung&#45;jatagena&#45;pemkab&#45;dairi&#45;warga&#45;silumboyah&#45;gotong&#45;royong&#45;8kose31VwF/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/dukung&#45;jatagena&#45;pemkab&#45;dairi&#45;warga&#45;silumboyah&#45;gotong&#45;royong&#45;8kose31VwF/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 12:09:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama masyarakat menggelar gotong royong massal di Desa Silumboyah, Jumat (6/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, gotong royong itu sebagai bentuk dukungan terhadap program Jalan Tanpa Genangan Air (Jatagena) yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi.&amp;nbsp;Kegiatan&amp;nbsp; ini melibatkan warga, pemerintah desa, BPD, serta ASN Kecamatan Siempat Nempu Hulu.&amp;nbsp;Sejumlah pekerjaan dilakukan secara bersama&#45;sama, mulai dari penimbunan jalan berlubang menggunakan tiga dump truck material sirtu, pembersihan drainase, pembuatan parit, hingga pembersihan bahu jalan kabupaten.&amp;nbsp;Camat Siempat Nempu Hulu, Koko Angkat, mengatakan gotong royong tersebut merupakan wujud kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur serta merespons kebutuhan warga.&amp;nbsp;&quot;Melalui gotong royong ini, kita tidak hanya memperbaiki jalan dan saluran air, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Silumboyah, Gomgom Simanullang, bahwa setiap minggu pemerintah desa selalu mengajak masyarakat untuk melaksanakan gotong royong sesuai dengan surat edaran Bupati Dairi.&amp;nbsp;Pelaksanaan kegiatan turut didukung alat berat milik Pemkab Dairi yang mempercepat proses pekerjaan.&amp;nbsp;Bupati Dairi, Vickner Sinaga, juga hadir meninjau langsung kegiatan sekaligus mencanangkan Gerakan ASN Merawat Bumi dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama masyarakat menggelar gotong royong massal di Desa Silumboyah, Jumat (6/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, gotong royong itu sebagai bentuk dukungan terhadap program Jalan Tanpa Genangan Air (Jatagena) yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi.&nbsp;<br><br>Kegiatan&nbsp; ini melibatkan warga, pemerintah desa, BPD, serta ASN Kecamatan Siempat Nempu Hulu.&nbsp;<br><br>Sejumlah pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari penimbunan jalan berlubang menggunakan tiga dump truck material sirtu, pembersihan drainase, pembuatan parit, hingga pembersihan bahu jalan kabupaten.&nbsp;<br><br>Camat Siempat Nempu Hulu, Koko Angkat, mengatakan gotong royong tersebut merupakan wujud kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur serta merespons kebutuhan warga.&nbsp;<br><br>"Melalui gotong royong ini, kita tidak hanya memperbaiki jalan dan saluran air, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan," ujarnya.&nbsp;<br><br>Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Silumboyah, Gomgom Simanullang, bahwa setiap minggu pemerintah desa selalu mengajak masyarakat untuk melaksanakan gotong royong sesuai dengan surat edaran Bupati Dairi.&nbsp;<br><br>Pelaksanaan kegiatan turut didukung alat berat milik Pemkab Dairi yang mempercepat proses pekerjaan.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi, Vickner Sinaga, juga hadir meninjau langsung kegiatan sekaligus mencanangkan Gerakan ASN Merawat Bumi dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/dukung-jatagena-pemkab-dairi-warga-silumboyah-gotong-royong_TbfA341uRv.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sambut 17 Jemaah Haji, Ini Harapan Jajaran Pemkab Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/sambut&#45;17&#45;jemaah&#45;haji&#45;ini&#45;harapan&#45;jajaran&#45;pemkab&#45;dairi&#45;cbe259tHoe/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/sambut&#45;17&#45;jemaah&#45;haji&#45;ini&#45;harapan&#45;jajaran&#45;pemkab&#45;dairi&#45;cbe259tHoe/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 11:41:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala, menyambut hangat kepulangan 17 orang jemaah haji rombongan Kabupaten Dairi, di Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (6/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, dalam sambutannya, Wabup Dairi menyampaikan ucapan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah di tanah suci.&amp;nbsp;&quot;Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Dairi mengucapkan selamat datang kembali di tanah air. Selamat datang kembali kepada bapak dan ibu jemaah haji yang telah tiba di Kabupaten Dairi dalam keadaan sehat dan selamat. Selamat datang para tamu Allah, semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT, serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,&quot; katanya.&amp;nbsp;Wahyu juga menyampaikan bahwa menunaikan ibadah haji merupakan sebuah anugerah dan panggilan mulia dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa mendapatkannya.&amp;nbsp;&quot;Bapak dan Ibu telah berhasil melewati seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan hati. Oleh karena itu, kami berharap nilai&#45;nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari&#45;hari,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Ia juga berharap agar para jemaah haji dapat menjadi teladan di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat, baik dalam sikap, perilaku, maupun pengabdian sosial.&amp;nbsp;Kehadiran para jemaah haji ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah, khususnya pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat Kabupaten Dairi agar tercipta kehidupan yang harmonis, damai, dan religius.&amp;nbsp;Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Dairi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar&#45;besarnya kepada seluruh petugas, panitia, tenaga kesehatan, pembimbing manasik, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini—mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan, hingga kepulangan.&amp;nbsp;&quot;Atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi, saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pelayanan, baik pada tahap persiapan, pemberangkatan, maupun kepulangan jemaah haji, masih terdapat kekurangan yang belum dapat memenuhi harapan seluruh jemaah,&quot; katanya.&amp;nbsp;Turut hadir di acara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi, Ny. Lintong Vickner Sinaga, beserta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala, menyambut hangat kepulangan 17 orang jemaah haji rombongan Kabupaten Dairi, di Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (6/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, dalam sambutannya, Wabup Dairi menyampaikan ucapan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah di tanah suci.&nbsp;<br><br>"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Dairi mengucapkan selamat datang kembali di tanah air. Selamat datang kembali kepada bapak dan ibu jemaah haji yang telah tiba di Kabupaten Dairi dalam keadaan sehat dan selamat. Selamat datang para tamu Allah, semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT, serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah," katanya.&nbsp;<br><br>Wahyu juga menyampaikan bahwa menunaikan ibadah haji merupakan sebuah anugerah dan panggilan mulia dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa mendapatkannya.&nbsp;<br><br>"Bapak dan Ibu telah berhasil melewati seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan hati. Oleh karena itu, kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.&nbsp;<br><br>Ia juga berharap agar para jemaah haji dapat menjadi teladan di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat, baik dalam sikap, perilaku, maupun pengabdian sosial.&nbsp;<br><br>Kehadiran para jemaah haji ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah, khususnya pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat Kabupaten Dairi agar tercipta kehidupan yang harmonis, damai, dan religius.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Dairi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh petugas, panitia, tenaga kesehatan, pembimbing manasik, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini—mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan, hingga kepulangan.&nbsp;<br><br>"Atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi, saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pelayanan, baik pada tahap persiapan, pemberangkatan, maupun kepulangan jemaah haji, masih terdapat kekurangan yang belum dapat memenuhi harapan seluruh jemaah," katanya.&nbsp;<br><br>Turut hadir di acara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi, Ny. Lintong Vickner Sinaga, beserta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/sambut-17-jemaah-haji-ini-harapan-jajaran-pemkab-dairi_B9EP8xZ6P1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pencanangan Gerakan ASN Merawat Bumi dan Gotong Royong di Sumbul Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/pencanangan&#45;gerakan&#45;asn&#45;merawat&#45;bumi&#45;dan&#45;gotong&#45;royong&#45;di&#45;sumbul&#45;dairi&#45;1ZmJqRfSM7/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/pencanangan&#45;gerakan&#45;asn&#45;merawat&#45;bumi&#45;dan&#45;gotong&#45;royong&#45;di&#45;sumbul&#45;dairi&#45;1ZmJqRfSM7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 12:18:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Ditengah pencanangan Gerakan ASN Merawat Bumi yang dipimpin Bupati Dairi Vickner Sinaga, kegiatan gotong royong massal digelar di Desa Pegagan Julu V, Jumat (5/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, kegiatan itu sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, infrastruktur, dan mitigasi bencana.&amp;nbsp;Kegiatan&amp;nbsp; melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari warga, kepala desa dan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga jajaran Kecamatan Sumbul dipimpin Camat Sumbul, Rinto Hutauruk.&amp;nbsp;Bupati Dairi Vickner Sinaga, hadir memonitor jalannya gotong royong, menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong budaya gotong royong sekaligus memastikan program pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas infrastruktur dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.&amp;nbsp;Melalui Gerakan ASN Merawat Bumi dan semangat gotong royong yang terus digelorakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi berharap tercipta lingkungan yang bersih, infrastruktur yang lebih baik, serta masyarakat yang semakin peduli terhadap kelestarian alam dan keselamatan bersama.&amp;nbsp;Pelaksanaan gotong royong semakin optimal dengan dukungan alat berat milik Pemerintah Kabupaten Dairi berupa grader dan backhoe loader yang membantu mempercepat pengerjaan di lapangan.&amp;nbsp;Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong wujudkan program Jalan Tanpa Genangan Air (Jatagena)&amp;nbsp; merupakan tindak lanjut arahan bupati sekaligus bentuk kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum.&amp;nbsp;“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya yang harus terus dipelihara. Selain memperbaiki infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana yang dapat disebabkan oleh drainase yang tersumbat maupun kondisi jalan yang rusak,” ujarnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Ditengah pencanangan Gerakan ASN Merawat Bumi yang dipimpin Bupati Dairi Vickner Sinaga, kegiatan gotong royong massal digelar di Desa Pegagan Julu V, Jumat (5/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, kegiatan itu sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, infrastruktur, dan mitigasi bencana.&nbsp;<br><br>Kegiatan&nbsp; melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari warga, kepala desa dan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga jajaran Kecamatan Sumbul dipimpin Camat Sumbul, Rinto Hutauruk.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi Vickner Sinaga, hadir memonitor jalannya gotong royong, menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong budaya gotong royong sekaligus memastikan program pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas infrastruktur dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.&nbsp;<br><br>Melalui Gerakan ASN Merawat Bumi dan semangat gotong royong yang terus digelorakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi berharap tercipta lingkungan yang bersih, infrastruktur yang lebih baik, serta masyarakat yang semakin peduli terhadap kelestarian alam dan keselamatan bersama.&nbsp;<br><br>Pelaksanaan gotong royong semakin optimal dengan dukungan alat berat milik Pemerintah Kabupaten Dairi berupa grader dan backhoe loader yang membantu mempercepat pengerjaan di lapangan.&nbsp;<br><br>Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong wujudkan program Jalan Tanpa Genangan Air (Jatagena)&nbsp; merupakan tindak lanjut arahan bupati sekaligus bentuk kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum.&nbsp;<br><br>“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya yang harus terus dipelihara. Selain memperbaiki infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana yang dapat disebabkan oleh drainase yang tersumbat maupun kondisi jalan yang rusak,” ujarnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pencanangan-gerakan-asn-merawat-bumi-dan-gotong-royong-di-sumbul-dairi_w8VOpjkcmZ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Canangkan Gerakan ASN Merawat Bumi di Sumbul</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;canangkan&#45;gerakan&#45;asn&#45;merawat&#45;bumi&#45;di&#45;sumbul&#45;x4kWpWvFg8/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;canangkan&#45;gerakan&#45;asn&#45;merawat&#45;bumi&#45;di&#45;sumbul&#45;x4kWpWvFg8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 11:24:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga mencanangkan Gerakan ASN (PNS dan PPPK) Merawat Bumi dengan menanam pohon alpukat dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se&#45;Dunia, di Desa Pegagan Julu V, Kecamatan Sumbul, Jumat (5/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, gerakan merawat bumi diadakan di salah satu lahan perkebunan warga, yaitu Manogi Situmorang yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Kepala Dinas Pendidikan Jaspin Sihombing.&amp;nbsp;Juga, Camat Sumbul Rinto Hutauruk, Kepala Desa Pegagan Julu V Sabar Situmorang, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan.&amp;nbsp;Bupati Dairi dalam kegiatan tersebut menyampaikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang di laksanakan hari ini merupakan wujud komitmen bersama untuk membangun kesadaran, menumbuhkan kepedulian, dan menggerakkan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Momentum ini mengingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.&amp;nbsp;Oleh karena itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK se&#45;Kecamatan Sumbul, yang telah berinisiatif melaksanakan Gerakan ASN untuk Merawat Bumi.&amp;nbsp;&quot;Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata terhadap lingkungan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat dalam membangun budaya hidup yang ramah lingkungan. Saya mengajak seluruh ASN untuk memulai perubahan dari diri sendiri melalui langkah&#45;langkah sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Langkah sederhana yang ia maksudkan diantaranya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membiasakan membawa tas belanja sendiri saat berbelanja ke pasar maupun minimarket.&amp;nbsp;Membawa botol minum sendiri untuk mengurangi penggunaan kemasan air minum berbahan plastik.&amp;nbsp;&quot;Melaksanakan penanaman 1.000 batang pohon alpukat oleh ASN se&#45;Kecamatan Sumbul sebagai upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Pohon alpukat yang kita tanam hari ini bukan sekadar bibit yang ditanam di dalam tanah, melainkan simbol harapan, tanggung jawab, dan komitmen kita untuk mewariskan lingkungan yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih lestari kepada generasi mendatang,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Bupati Dairi berharap gerakan merawat bumi sebagai budaya kerja dan gaya hidup ASN di Kabupaten Dairi. ASN harus menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, menghemat energi, serta mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga kelestarian alam.&amp;nbsp;&quot;Mari kita tunjukkan bahwa Dairi adalah daerah yang peduli terhadap lingkungan, daerah yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, saya yakin kita mampu mewujudkan lingkungan yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang,&quot; tutupnya.&amp;nbsp;Sebagai informasi, tanaman yang telah ditanam sampai saat ini dalam rangka mendukung gerakan menanam sejuta pohon, telah mencapai 130.169 pohon, dan hari ini bertambah 1.400 pohon.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga mencanangkan Gerakan ASN (PNS dan PPPK) Merawat Bumi dengan menanam pohon alpukat dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, di Desa Pegagan Julu V, Kecamatan Sumbul, Jumat (5/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, gerakan merawat bumi diadakan di salah satu lahan perkebunan warga, yaitu Manogi Situmorang yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Kepala Dinas Pendidikan Jaspin Sihombing.&nbsp;<br><br>Juga, Camat Sumbul Rinto Hutauruk, Kepala Desa Pegagan Julu V Sabar Situmorang, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi dalam kegiatan tersebut menyampaikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang di laksanakan hari ini merupakan wujud komitmen bersama untuk membangun kesadaran, menumbuhkan kepedulian, dan menggerakkan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Momentum ini mengingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.&nbsp;<br><br>Oleh karena itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK se-Kecamatan Sumbul, yang telah berinisiatif melaksanakan Gerakan ASN untuk Merawat Bumi.&nbsp;<br><br>"Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata terhadap lingkungan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat dalam membangun budaya hidup yang ramah lingkungan. Saya mengajak seluruh ASN untuk memulai perubahan dari diri sendiri melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan," katanya.&nbsp;<br><br>Langkah sederhana yang ia maksudkan diantaranya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membiasakan membawa tas belanja sendiri saat berbelanja ke pasar maupun minimarket.&nbsp;<br><br>Membawa botol minum sendiri untuk mengurangi penggunaan kemasan air minum berbahan plastik.&nbsp;<br><br>"Melaksanakan penanaman 1.000 batang pohon alpukat oleh ASN se-Kecamatan Sumbul sebagai upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Pohon alpukat yang kita tanam hari ini bukan sekadar bibit yang ditanam di dalam tanah, melainkan simbol harapan, tanggung jawab, dan komitmen kita untuk mewariskan lingkungan yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih lestari kepada generasi mendatang," ujarnya.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi berharap gerakan merawat bumi sebagai budaya kerja dan gaya hidup ASN di Kabupaten Dairi. ASN harus menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, menghemat energi, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam.&nbsp;<br><br>"Mari kita tunjukkan bahwa Dairi adalah daerah yang peduli terhadap lingkungan, daerah yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, saya yakin kita mampu mewujudkan lingkungan yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang," tutupnya.&nbsp;<br><br>Sebagai informasi, tanaman yang telah ditanam sampai saat ini dalam rangka mendukung gerakan menanam sejuta pohon, telah mencapai 130.169 pohon, dan hari ini bertambah 1.400 pohon.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bupati-dairi-canangkan-gerakan-asn-merawat-bumi-di-sumbul_l4PfQ3GVXO.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Serahkan Surat Tugas Plt Tiga Kepala Sekolah</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;serahkan&#45;surat&#45;tugas&#45;plt&#45;tiga&#45;kepala&#45;sekolah&#45;9SeEkwkcy8/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;serahkan&#45;surat&#45;tugas&#45;plt&#45;tiga&#45;kepala&#45;sekolah&#45;9SeEkwkcy8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:31:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga menyerahkan Surat Tugas kepada tiga orang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, di pendopo bupati, Jumat (5/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, ketiga sekolah tersebut adalah TK Negeri Pembina Sopo Butar, sebagai Plt Kepala Sekolah yakni Mardianto Sinaga, SD Negeri Sitinjo I sebagai Plt Kepala Sekolah yakni Rosme Idawati Sihombing, SMP Negeri 4 Sidikalang sebagai Plt Kepala Sekolah yakni Sihar Pardede.&amp;nbsp;Usai penyerahan surat tugas, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan penyerahan surat tugas sebagai Plt untuk mendukung serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di satuan pendidikan.&amp;nbsp;Bupati Vickner Sinaga mengatakan bahwa pemerintah daerah berkewajiban memastikan bahwa setiap satuan pendidikan tetap berjalan dengan baik, memiliki kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh komponen pendidikan dan tetap fokus pada peningkatan mutu layanan kepada peserta didik.&amp;nbsp;&quot;Kepada pelaksana tugas Kepala Sekolah yang telah menerima surat tugas, segeralah melaksanakan tugas dengan baik. Semua potensi yang dimiliki harus dikembangkan. Kepada Kepala Sekolah, saya meminta agar lebih meningkatkan mutu pendidikan kepada anak didik, di mata masyarakat anda di pandang lebih. Kepada SMP Negeri 4 Sidikalang, pembelajaran budaya agar dikembangkan dan prioritaskan menjadi salah satu mata pelajaran. Mari berbuat yang terbaik, selamat bekerja,&quot; kata Bupati Vickner Sinaga yang di dampingi oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Jaspin Sihombing dalam sambutannya mengatakan penyerahan surat tugas ini&amp;nbsp; diperlukan agar Plt Kepala Sekolah mendukung dalam menjalankan program di sekolah.&amp;nbsp;Hal itu juga sejalan dengan sehubungan akan diterimanya penerimaan murid baru di tahun ajaran baru 2026/2027.&amp;nbsp;&quot;Kita harapkan Plt dapat menjalankan tugas sesuai tupoksi dan menjalin kerjasama yang baik dengan para guru sehingga terwujud pendidikan yang berkualitas kepada para anak didik,&quot; kata Jaspin.&amp;nbsp;Turut hadir dalam penyerahan surat tugas tersebut yakni Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Kepala BKPSDM Yon Hendrik, Sekretaris Dinas Pendidikan Mariady Simanjorang dan jajaran Dinas Pendidikan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga menyerahkan Surat Tugas kepada tiga orang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, di pendopo bupati, Jumat (5/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, ketiga sekolah tersebut adalah TK Negeri Pembina Sopo Butar, sebagai Plt Kepala Sekolah yakni Mardianto Sinaga, SD Negeri Sitinjo I sebagai Plt Kepala Sekolah yakni Rosme Idawati Sihombing, SMP Negeri 4 Sidikalang sebagai Plt Kepala Sekolah yakni Sihar Pardede.&nbsp;<br><br>Usai penyerahan surat tugas, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan penyerahan surat tugas sebagai Plt untuk mendukung serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di satuan pendidikan.&nbsp;<br><br>Bupati Vickner Sinaga mengatakan bahwa pemerintah daerah berkewajiban memastikan bahwa setiap satuan pendidikan tetap berjalan dengan baik, memiliki kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh komponen pendidikan dan tetap fokus pada peningkatan mutu layanan kepada peserta didik.&nbsp;<br><br>"Kepada pelaksana tugas Kepala Sekolah yang telah menerima surat tugas, segeralah melaksanakan tugas dengan baik. Semua potensi yang dimiliki harus dikembangkan. Kepada Kepala Sekolah, saya meminta agar lebih meningkatkan mutu pendidikan kepada anak didik, di mata masyarakat anda di pandang lebih. Kepada SMP Negeri 4 Sidikalang, pembelajaran budaya agar dikembangkan dan prioritaskan menjadi salah satu mata pelajaran. Mari berbuat yang terbaik, selamat bekerja," kata Bupati Vickner Sinaga yang di dampingi oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Jaspin Sihombing dalam sambutannya mengatakan penyerahan surat tugas ini&nbsp; diperlukan agar Plt Kepala Sekolah mendukung dalam menjalankan program di sekolah.&nbsp;<br><br>Hal itu juga sejalan dengan sehubungan akan diterimanya penerimaan murid baru di tahun ajaran baru 2026/2027.&nbsp;<br><br>"Kita harapkan Plt dapat menjalankan tugas sesuai tupoksi dan menjalin kerjasama yang baik dengan para guru sehingga terwujud pendidikan yang berkualitas kepada para anak didik," kata Jaspin.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam penyerahan surat tugas tersebut yakni Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Kepala BKPSDM Yon Hendrik, Sekretaris Dinas Pendidikan Mariady Simanjorang dan jajaran Dinas Pendidikan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bupati-dairi-serahkan-surat-tugas-plt-tiga-kepala-sekolah_oKYp549gth.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menteri Dukbangga/BKKBN Bertemu 800 Kader Pendamping Keluarga di Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/menteri&#45;dukbanggabkkbn&#45;bertemu&#45;800&#45;kader&#45;pendamping&#45;keluarga&#45;di&#45;dairi&#45;8jZ4A390a0/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/menteri&#45;dukbanggabkkbn&#45;bertemu&#45;800&#45;kader&#45;pendamping&#45;keluarga&#45;di&#45;dairi&#45;8jZ4A390a0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 18:08:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (Dukbangga/BKKBN) Wihaji, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Dairi dan bertemu dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK), di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (4/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, dengan mengenakan seperangkat pakaian adat dari tokoh Pakpak, sebagai penghormatan kepada pemimpin yang datang ke Dairi, menteri dan rombongan disambut Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, dan unsur Forkopimda Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat.&amp;nbsp;Kunjungan kerja Wihaji bertemu dengan 800 orang kader tim pendamping keluarga dari Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. Kunjungan kerja ini disampaikan Wihaji berfokus pada percepatan penurunan stunting, program Bangga Kencana, dan pemenuhan gizi anak.&amp;nbsp;Wihaji menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini, serta menegaskan bahwa pemenuhan gizi sejak dini menjadi salah satu kunci utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berdaya saing dan bebas Stunting.&amp;nbsp;Kunjungan Wihaji ke Kabupaten Dairi menjadi momentum penting dalam memperkuat program pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.&amp;nbsp;Sementara Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan, pemotongan anggaran tentu berdampak bagi pencapaian berbagai program terutama pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).&amp;nbsp;Vickner menyampaikan, keterbatasan anggaran membuat Kabupaten Dairi tertantang untuk tetap mandiri dan mencari solusi pembangunan dengan berbagai upaya untuk tetap mendukung Program Strategis Nasional (PSN).&amp;nbsp;Terbukti, Dairi menjadi salah satu penerima program Sekolah Rakyat, 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah terbangun, yang memiliki multi plier effect (efek ganda), termasuk mengurangi angka pengangguran.&amp;nbsp;Turut hadir Anggota komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, Kejari Dairi Bima Yudha Asmara, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, dan unsur Forkopimda lainnya.&amp;nbsp;Para Pimpinan OPD, Ketua TP PKK, Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, Staf Ahli PKK, Ny Sri Dewi Wahyu Sagala, tokoh agama dan tokoh masyarakat dan undangan lainnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (Dukbangga/BKKBN) Wihaji, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Dairi dan bertemu dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK), di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (4/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, dengan mengenakan seperangkat pakaian adat dari tokoh Pakpak, sebagai penghormatan kepada pemimpin yang datang ke Dairi, menteri dan rombongan disambut Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, dan unsur Forkopimda Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat.&nbsp;<br><br>Kunjungan kerja Wihaji bertemu dengan 800 orang kader tim pendamping keluarga dari Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. Kunjungan kerja ini disampaikan Wihaji berfokus pada percepatan penurunan stunting, program Bangga Kencana, dan pemenuhan gizi anak.&nbsp;<br><br>Wihaji menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini, serta menegaskan bahwa pemenuhan gizi sejak dini menjadi salah satu kunci utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berdaya saing dan bebas Stunting.&nbsp;<br><br>Kunjungan Wihaji ke Kabupaten Dairi menjadi momentum penting dalam memperkuat program pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.&nbsp;<br><br>Sementara Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan, pemotongan anggaran tentu berdampak bagi pencapaian berbagai program terutama pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).&nbsp;<br><br>Vickner menyampaikan, keterbatasan anggaran membuat Kabupaten Dairi tertantang untuk tetap mandiri dan mencari solusi pembangunan dengan berbagai upaya untuk tetap mendukung Program Strategis Nasional (PSN).&nbsp;<br><br>Terbukti, Dairi menjadi salah satu penerima program Sekolah Rakyat, 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah terbangun, yang memiliki multi plier effect (efek ganda), termasuk mengurangi angka pengangguran.&nbsp;<br><br>Turut hadir Anggota komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, Kejari Dairi Bima Yudha Asmara, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, dan unsur Forkopimda lainnya.&nbsp;<br><br>Para Pimpinan OPD, Ketua TP PKK, Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, Staf Ahli PKK, Ny Sri Dewi Wahyu Sagala, tokoh agama dan tokoh masyarakat dan undangan lainnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/menteri-dukbanggabkkbn-bertemu-800-kader-pendamping-keluarga-di-dairi_E4079x85lG.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sambut World Environment Day, PT DPM Serahkan Bibit Kopi dan Kemiri ke Petani</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/sambut&#45;world&#45;environment&#45;day&#45;pt&#45;dpm&#45;serahkan&#45;bibit&#45;kopi&#45;dan&#45;kemiri&#45;ke&#45;petani&#45;BoF6wEsCrb/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/sambut&#45;world&#45;environment&#45;day&#45;pt&#45;dpm&#45;serahkan&#45;bibit&#45;kopi&#45;dan&#45;kemiri&#45;ke&#45;petani&#45;BoF6wEsCrb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:42:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam rangka menyambut World Environment Day (Hari Lingkungan Hidup se&#45;Dunia) 2026 yang mengusung tema NowforClimate, PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) membagikan 1.400 bibit kemiri dan kopi untuk petani di kecamatan Silima Pungga&#45;pungga, Kamis (4/6/2026).&amp;nbsp;Selain pemberian bibit, juga dilakukan penanaman pohon bersama di Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Radianto Arifin, Chief Legal &amp; External Officer PT Dairi Prima Mineral, dalam keterangan pers melalui Super Intendent External Relation PT DPM Baiq Idayani.&amp;nbsp;Disebut, ini menunjukkan komitmen PT Dairi Prima Mineral dalam memberdayakan petani dan turut menjaga alam, sekaligus meningkatkan perekonomian lokal Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Penyerahan bibit berlangsung di kantor Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga, dihadiri pihak Dinas Lingkungan Hidup Dairi, Camat Silima Pungga&#45;pungga, Kades, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perwakilan petani dari masing&#45;masing desa di lingkar tambang.&amp;nbsp;“Peringatan Hari Lingkungan Hidup se&#45;dunia ini menjadi momentum kami untuk melakukan aksi nyata dan merealisasikan komitmen perusahaan dalam menjalankan praktek pertambangan berkelanjutan sekaligus upaya menjaga kualitas lingkungan hidup di Dairi,&quot; kata Radianto Arifin.&amp;nbsp;&quot;Kegiatan pembagian bibit kemiri dan kopi bagi petani ini menunjukkan perhatian kami untuk ikut mendorong potensi ekonomi lokal,&quot; imbuhnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam rangka menyambut World Environment Day (Hari Lingkungan Hidup se-Dunia) 2026 yang mengusung tema <i>NowforClimate</i>, PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) membagikan 1.400 bibit kemiri dan kopi untuk petani di kecamatan Silima Pungga-pungga, Kamis (4/6/2026).&nbsp;<br><br>Selain pemberian bibit, juga dilakukan penanaman pohon bersama di Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Radianto Arifin, Chief Legal & External Officer PT Dairi Prima Mineral, dalam keterangan pers melalui Super Intendent External Relation PT DPM Baiq Idayani.&nbsp;<br><br>Disebut, ini menunjukkan komitmen PT Dairi Prima Mineral dalam memberdayakan petani dan turut menjaga alam, sekaligus meningkatkan perekonomian lokal Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Penyerahan bibit berlangsung di kantor Kecamatan Silima Pungga-pungga, dihadiri pihak Dinas Lingkungan Hidup Dairi, Camat Silima Pungga-pungga, Kades, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perwakilan petani dari masing-masing desa di lingkar tambang.&nbsp;<br><br>“Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-dunia ini menjadi momentum kami untuk melakukan aksi nyata dan merealisasikan komitmen perusahaan dalam menjalankan praktek pertambangan berkelanjutan sekaligus upaya menjaga kualitas lingkungan hidup di Dairi," kata Radianto Arifin.&nbsp;<br><br>"Kegiatan pembagian bibit kemiri dan kopi bagi petani ini menunjukkan perhatian kami untuk ikut mendorong potensi ekonomi lokal," imbuhnya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780559078_ec1a176d878a0eac80ae.jpg"></figure><p>Managemen PT DPM bersama masyarakat menanam pohon di Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi, Kamis (4/6/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. PT Dairi Prima Mineral]</p><p>Ditambahkan, dalam melaksanakan kegiatan ini, PT Dairi Prima Mineral menggandeng organisasi pemuda yaitu Almas Lintang.&nbsp;<br><br>"Pelibatan organisasi pemuda ini menunjukkan semangat perusahaan untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dengan setiap lapisan masyarakat di Dairi. Kami percaya dengan kerjasama yang baik akan dapat mewujudkan pembangunan Dairi yang lebih baik,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Sementara itu, inisiatif lainnya dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Dairi Prima Mineral dalam memajukan perekonomian berbasis potensi ekonomi lokal telah berjalan secara berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Pada April lalu, PT DPM menginisiasi Demonstration Plot (Demplot) sebagai cikal bakal pionir budidaya ikan air tawar bagi warga desa dekat tambang, sekaligus menggelar pelatihan budidaya perikanan air tawar di Desa Polling Anak-anak.&nbsp;<br><br>Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup standarisasi kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, serta praktik budidaya yang mengutamakan kualitas dan keberlanjutan.&nbsp;<br><br>Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus menerapkan tata kelola budidaya yang lebih profesional.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780559114_7e40952f8a8896060dc7.jpg"></figure><p>Managemen PT DPM bersama masyarakat menanam pohon di Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi, Kamis (4/6/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. PT Dairi Prima Mineral]</p><p>Sejalan dengan upaya tersebut, PT DPM juga menjalankan berbagai program penguatan ekonomi lokal di<br>sektor agribisnis.&nbsp;<br><br>Perusahaan telah merancang program untuk mengoptimalkan potensi unggulan wilayah operasinya yang dikenal sebagai sentra produksi kopi robusta berkualitas tinggi, serta komoditas kakao dan durian.&nbsp;<br><br>Dalam pelaksanaannya, PT DPM bersinergi dengan Dinas Pertanian, PPL, pemerintah desa, serta kelompok tani untuk memberikan pelatihan teknis.&nbsp;<br><br>Implementasi program ini juga diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pertanian di Sopogadong, yang diikuti 47 petani terpilih dari total 200 kandidat program tahun 2026.&nbsp;<br><br>“Kami percaya dengan komitmen yang kami miliki serta kerjasama yang erat dengan semua pemangku kepentingan, akan dapat mewujudkan Kabupaten Dairi yang dapat membawa kebaikan bagi generasi yang akan datang. Selain itu, program yang kami jalankan ini menunjukkan bahwa pembangunan pertanian dapat berjalan beriringan dengan industri pertambangan,” tutup Radianto.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/sambut-world-environment-day-pt-dpm-serahkan-bibit-kopi-dan-kemiri-ke-petani_s3NA9D2e3q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menteri Kunjungan di Dairi, Puluhan Papan Bunga Tolak Tambang Dibersihkan</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/menteri&#45;kunjungan&#45;di&#45;dairi&#45;puluhan&#45;papan&#45;bunga&#45;tolak&#45;tambang&#45;dibersihkan&#45;32Ik2F7y4f/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/menteri&#45;kunjungan&#45;di&#45;dairi&#45;puluhan&#45;papan&#45;bunga&#45;tolak&#45;tambang&#45;dibersihkan&#45;32Ik2F7y4f/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:38:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Puluhan papan bunga penolakan tambang, dibersihkan dari depan kantor Bupati Dairi, Sumatera Utara, di jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Kamis (4/6/2026).&amp;nbsp;Pembersihan papan bunga itu, bersamaan dengan hadirnya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Wihaji, di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Pantauan wartawan, salah satu papan bunga bertuliskan &quot;Turut Berduka Cita Atas Matinya Nurani Bupati Dairi dan Oknum DPRD&quot;.&amp;nbsp;Beberapa personel Satpol PP Dairi tampak memasukkan papan bunga dimaksud ke mobil operasional. Selanjutnya diangkut.&amp;nbsp;“Inikan mau datang menteri. Bisa mengganggu acara,&quot; kata Kepala Satpol PP Dairi Horas Pardede dikonfirmasi wartawan dilokasi.&amp;nbsp;Dijelaskan, pemajangan papan bunga selama ini masih ditoleransi kendati tidak punya ijin.&amp;nbsp;“Tidak punya ijin ini,&quot; kata Horas.&amp;nbsp;Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Dairi, AKP Zulkarnaen Hasibuan mengatakan, pihaknya menerima pemberitahuan aksi dari organisasi menamakan diri APUK (Aliansi Petani Untuk Keadilan).&amp;nbsp;“Titik kumpulnya di Gedung Nasional. Aksinya di DPRD dan kantor bupati,&quot; kata Hasibuan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Puluhan papan bunga penolakan tambang, dibersihkan dari depan kantor Bupati Dairi, Sumatera Utara, di jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Kamis (4/6/2026).&nbsp;<br><br>Pembersihan papan bunga itu, bersamaan dengan hadirnya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Wihaji, di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Pantauan wartawan, salah satu papan bunga bertuliskan "Turut Berduka Cita Atas Matinya Nurani Bupati Dairi dan Oknum DPRD".&nbsp;<br><br>Beberapa personel Satpol PP Dairi tampak memasukkan papan bunga dimaksud ke mobil operasional. Selanjutnya diangkut.&nbsp;<br><br>“Inikan mau datang menteri. Bisa mengganggu acara," kata Kepala Satpol PP Dairi Horas Pardede dikonfirmasi wartawan dilokasi.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, pemajangan papan bunga selama ini masih ditoleransi kendati tidak punya ijin.&nbsp;<br><br>“Tidak punya ijin ini," kata Horas.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Dairi, AKP Zulkarnaen Hasibuan mengatakan, pihaknya menerima pemberitahuan aksi dari organisasi menamakan diri APUK (Aliansi Petani Untuk Keadilan).&nbsp;<br><br>“Titik kumpulnya di Gedung Nasional. Aksinya di DPRD dan kantor bupati," kata Hasibuan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/menteri-kunjungan-di-dairi-puluhan-papan-bunga-tolak-tambang-dibersihkan_IxiZH7Hcvq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RTRW Dairi Tahun 2026&#45;2046</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;sampaikan&#45;nota&#45;pengantar&#45;ranperda&#45;rtrw&#45;dairi&#45;tahun&#45;2026&#45;2046&#45;7Hcv3P1wLq/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;sampaikan&#45;nota&#45;pengantar&#45;ranperda&#45;rtrw&#45;dairi&#45;tahun&#45;2026&#45;2046&#45;7Hcv3P1wLq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 02 Jun 2026 21:16:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga melalui Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Dairi Tahun 2026&#45;2046.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, nota pengantar disampaikan dalam sidang DPRD Dairi yang dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua DPRD Dairi Halvensius Tondang, di gedung dewan, Selasa (2/6/2026).&amp;nbsp;Dalam nota pengantar yang dibacakan oleh Wakil Bupati Dairi, Bupati Vickner Sinaga mengatakan penataan ruang wilayah kabupaten merupakan salah satu perencanaan pembangunan yang diharapkan dalam upaya mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dairi yang berkeadilan dan berkelanjutan.&amp;nbsp;Dalam rencana revisi atau peninjauan kembali Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Dairi Tahun 2014&#45;2034, telah dilakukan serangkaian kegiatan diantaranya permohonan revisi RTRW kepada Menteri ATR/BPN Republik Indonesia dan telah mendapatkan rekomendasi persetujuan untuk dilakukan revisi dengan pencabutan.&amp;nbsp;Selanjutnya penyusunan dokumen kajian lingkungan hidup serta trategis dan telah mendapatkan validasi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari unsur perangkat daerah Provinsi yang terkait, dan Forum Penataan Ruang Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan klarifikasi Penanganan Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang guna memastikan bahwa revisi RTRW tidak dalam rangka pemutihan pelanggaran, bersama Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.&amp;nbsp;Sedangkan muatan RTRW Dairi tahun 2026&#45;2046 ini adalah mencakup sebagai beberapa aspek diantaranya wilayah perencanaan meliputi seluruh wilayah daerah dengan batas yang ditentukan berdasarkan aspek administratif mencakup ruang darat, ruang udara dan ruang dalam bumi sesuai dengan peraturan perundang&#45;undangan, dengan luas kurang lebih 208.360 hektar.&amp;nbsp;Tujuan penataan ruang wilayah kabupaten adalah mewujudkan Kabupaten Dairi yang aman dan berdaya saing sebagai pusat pengembangan agribisnis, pariwisata, dan pemanfaatan sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.&amp;nbsp;Selanjutnya, kebijakan penataan Ruang Wilayah Kabupaten, meliputipemantapan fungsi sistem perkotaan berhierarki, fungsional, dan terintegrasi,peningkatan kualitas prasarana transportasi yang maju dan efisien,pengembangan sistem jaringan infrastruktur wilayah guna melayani sistem pusat permukiman, pertanian, dan pariwisata.&amp;nbsp;Peningkatan produksi pertanian dan perkebunan, mendorong bertumbuhnya sektor ekonomi sekunder dan tersier berbasis agro dan pariwisata sesuai keunggulan kawasan yang bernilai ekonomi tinggi, dikelola secara berhasil guna, terpadu dan ramah lingkungan, pemeliharaan dan pelestarian fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkeadilan dan berkelanjutan.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Sekretaris DPRD Dairi Bahagia Ginting, serta Pimpinan OPD.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga melalui Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Dairi Tahun 2026-2046.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, nota pengantar disampaikan dalam sidang DPRD Dairi yang dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua DPRD Dairi Halvensius Tondang, di gedung dewan, Selasa (2/6/2026).&nbsp;<br><br>Dalam nota pengantar yang dibacakan oleh Wakil Bupati Dairi, Bupati Vickner Sinaga mengatakan penataan ruang wilayah kabupaten merupakan salah satu perencanaan pembangunan yang diharapkan dalam upaya mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dairi yang berkeadilan dan berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Dalam rencana revisi atau peninjauan kembali Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Dairi Tahun 2014-2034, telah dilakukan serangkaian kegiatan diantaranya permohonan revisi RTRW kepada Menteri ATR/BPN Republik Indonesia dan telah mendapatkan rekomendasi persetujuan untuk dilakukan revisi dengan pencabutan.&nbsp;<br><br>Selanjutnya penyusunan dokumen kajian lingkungan hidup serta trategis dan telah mendapatkan validasi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari unsur perangkat daerah Provinsi yang terkait, dan Forum Penataan Ruang Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan klarifikasi Penanganan Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang guna memastikan bahwa revisi RTRW tidak dalam rangka pemutihan pelanggaran, bersama Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.&nbsp;<br><br>Sedangkan muatan RTRW Dairi tahun 2026-2046 ini adalah mencakup sebagai beberapa aspek diantaranya wilayah perencanaan meliputi seluruh wilayah daerah dengan batas yang ditentukan berdasarkan aspek administratif mencakup ruang darat, ruang udara dan ruang dalam bumi sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan luas kurang lebih 208.360 hektar.&nbsp;<br><br>Tujuan penataan ruang wilayah kabupaten adalah mewujudkan Kabupaten Dairi yang aman dan berdaya saing sebagai pusat pengembangan agribisnis, pariwisata, dan pemanfaatan sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, kebijakan penataan Ruang Wilayah Kabupaten, meliputi<br>pemantapan fungsi sistem perkotaan berhierarki, fungsional, dan terintegrasi,<br>peningkatan kualitas prasarana transportasi yang maju dan efisien,<br>pengembangan sistem jaringan infrastruktur wilayah guna melayani sistem pusat permukiman, pertanian, dan pariwisata.&nbsp;<br><br>Peningkatan produksi pertanian dan perkebunan, mendorong bertumbuhnya sektor ekonomi sekunder dan tersier berbasis agro dan pariwisata sesuai keunggulan kawasan yang bernilai ekonomi tinggi, dikelola secara berhasil guna, terpadu dan ramah lingkungan, pemeliharaan dan pelestarian fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkeadilan dan berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Sekretaris DPRD Dairi Bahagia Ginting, serta Pimpinan OPD.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bupati-dairi-sampaikan-nota-pengantar-ranperda-rtrw-dairi-tahun-2026-2046_0P21rj63m5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Wabup Dairi Bacakan Pesan Kebangsaan Kepala BPIP</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/upacara&#45;peringatan&#45;hari&#45;lahir&#45;pancasila&#45;tahun&#45;2026&#45;wabup&#45;dairi&#45;bacakan&#45;pesan&#45;kebangsaan&#45;kepala&#45;bpip&#45;438vmAnhxo/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/upacara&#45;peringatan&#45;hari&#45;lahir&#45;pancasila&#45;tahun&#45;2026&#45;wabup&#45;dairi&#45;bacakan&#45;pesan&#45;kebangsaan&#45;kepala&#45;bpip&#45;438vmAnhxo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:26:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala, membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, di depan kantor Bupati Dairi, Senin (1/6/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, mengusung tema &quot;Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia&quot;, peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen untuk memastikan nilai&#45;nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menyala dalam setiap jiwa anak bangsa.&amp;nbsp;Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia dinilai berhasil menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkokoh persatuan.&amp;nbsp;Disebutkan, Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang semakin kompleks.&amp;nbsp;“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” sebutnya.&amp;nbsp;Menutup sambutannya, Yudian Wahyudi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.&amp;nbsp;“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” ujarnya.&amp;nbsp;Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Dairi menjadi pengingat bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi kokoh dalam menjaga persatuan bangsa serta menjadi inspirasi bagi terwujudnya perdamaian dunia yang berkeadilan.&amp;nbsp;Upacara ini diikuti juga oleh unsur Forkopimda, Sekda dan jajaran ASN, TNI&#45;Polri, para pelajar SD hingga Perguruan Tinggi.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala, membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, di depan kantor Bupati Dairi, Senin (1/6/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menyala dalam setiap jiwa anak bangsa.&nbsp;<br><br>Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia dinilai berhasil menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkokoh persatuan.&nbsp;<br><br>Disebutkan, Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang semakin kompleks.&nbsp;<br><br>“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” sebutnya.&nbsp;<br><br>Menutup sambutannya, Yudian Wahyudi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.&nbsp;<br><br>“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Dairi menjadi pengingat bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi kokoh dalam menjaga persatuan bangsa serta menjadi inspirasi bagi terwujudnya perdamaian dunia yang berkeadilan.&nbsp;<br><br>Upacara ini diikuti juga oleh unsur Forkopimda, Sekda dan jajaran ASN, TNI-Polri, para pelajar SD hingga Perguruan Tinggi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-tahun-2026-wabup-dairi-bacakan-pesan-kebangsaan-kepala-bpip_3ghu6Er5q4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Video Disinformasi di Media Sosial, Ini Klarifikasi Rutan Kelas IIB Sidikalang</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/video&#45;disinformasi&#45;di&#45;media&#45;sosial&#45;ini&#45;klarifikasi&#45;rutan&#45;kelas&#45;iib&#45;sidikalang&#45;oQcDv9ft1d/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/video&#45;disinformasi&#45;di&#45;media&#45;sosial&#45;ini&#45;klarifikasi&#45;rutan&#45;kelas&#45;iib&#45;sidikalang&#45;oQcDv9ft1d/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 31 May 2026 17:45:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengklarifikasi beredarnya sebuah rekaman video di media sosial facebook.&amp;nbsp;Pihak Rutan Kelas IIB Sidikalang menegaskan bahwa narasi yang mengklaim peristiwa tersebut baru&#45;baru ini terjadi di dalam Rutan Sidikalang adalah tidak benar dan menyesatkan.&amp;nbsp;Hal itu disampaikan Karutan Kelas IIB Sidikalang Loviga Ferdinanta Sembiring dalam keterangan diterima WahanaNews.co melalui Kepala KPR Brema Barus, Minggu (31/5/2026).&amp;nbsp;Berdasarkan hasil penelusuran intensif dan pemeriksaan internal yang dilakukan oleh jajaran pengamanan, pihak Rutan Sidikalang memberikan penjelasan detil dan faktual sebagai berikut:&amp;nbsp;Video Lama dan Motif Sentimen Pribadi:Rekaman tersebut merupakan video lama yang sengaja diunggah kembali oleh oknum tidak bertanggung jawab.&amp;nbsp;Tindakan pengunggahan ulang ini ditengarai dipicu oleh adanya konflik atau sentimen pribadi (dentuman pribadi) antara oknum luar tersebut dengan salah satu warga binaan yang saat ini masih berada di dalam.&amp;nbsp;Status Tiga Orang dalam Video:Secara faktual, terdapat tiga orang laki&#45;laki yang terlihat di dalam tayangan video tersebut. Dari hasil identifikasi mendalam, dua orang di antaranya sudah bebas dan sudah tidak berada lagi di Rutan Kelas IIB Sidikalang.&amp;nbsp;Kepastian Melalui Hasil BAP:Kepastian mengenai fakta bahwa rekaman tersebut merupakan dokumentasi masa lalu diperoleh setelah petugas memeriksa langsung dan menuangkannya ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap satu orang warga binaan yang posisinya saat ini masih menjalani masa pidana di dalam Rutan.&amp;nbsp;Komitmen Razia Rutin dan Insidentil: Rutan Sidikalang secara konsisten melaksanakan razia blok hunian sebanyak dua kali dalam satu minggu.&amp;nbsp;Terhitung sejak Januari hingga Mei 2026, jajaran pengamanan juga telah menggelar razia insidentil sebanyak 8 kali untuk menyisir dan mencegah keberadaan barang terlarang.&amp;nbsp;Sinergitas Komando Teritorial:Guna memperkuat sistem pengawasan, Rutan Sidikalang terus menggandeng personel dari Kodim 0206/Dairi dalam pelaksanaan operasi pengamanan berlapis di lingkungan Rutan.&amp;nbsp;Pencegahan Dini Melalui Tes Urin: Langkah pengawasan diperketat dengan pelaksanaan tes urin secara acak dan insidentil kepada seluruh warga binaan serta petugas secara berkala.&amp;nbsp;Melalui klarifikasi ini, Rutan Kelas IIB Sidikalang mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh upaya penggiringan opini menggunakan dokumentasi masa lalu.&amp;nbsp;Manajemen Rutan mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan menyaring setiap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya karena informasi yang benar adalah tanggung jawab bersama.&amp;nbsp;Pihak Rutan Kelas IIB Sidikalang menegaskan akan terus berkomitmen penuh untuk mewujudkan pelayanan yang bersih, aman, transparan, dan bebas dari peredaran narkoba.&amp;nbsp;&quot;Kami belum sempurna, tapi kami terus berbenah demi kembali dipercaya,&quot; tutup Loviga.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengklarifikasi beredarnya sebuah rekaman video di media sosial facebook.&nbsp;<br><br>Pihak Rutan Kelas IIB Sidikalang menegaskan bahwa narasi yang mengklaim peristiwa tersebut baru-baru ini terjadi di dalam Rutan Sidikalang adalah tidak benar dan menyesatkan.&nbsp;<br><br>Hal itu disampaikan Karutan Kelas IIB Sidikalang Loviga Ferdinanta Sembiring dalam keterangan diterima WahanaNews.co melalui Kepala KPR Brema Barus, Minggu (31/5/2026).&nbsp;<br><br>Berdasarkan hasil penelusuran intensif dan pemeriksaan internal yang dilakukan oleh jajaran pengamanan, pihak Rutan Sidikalang memberikan penjelasan detil dan faktual sebagai berikut:&nbsp;<br><br><strong>Video Lama dan Motif Sentimen Pribadi:</strong><br>Rekaman tersebut merupakan video lama yang sengaja diunggah kembali oleh oknum tidak bertanggung jawab.&nbsp;<br><br>Tindakan pengunggahan ulang ini ditengarai dipicu oleh adanya konflik atau sentimen pribadi (dentuman pribadi) antara oknum luar tersebut dengan salah satu warga binaan yang saat ini masih berada di dalam.&nbsp;<br><br><strong>Status Tiga Orang dalam Video:</strong><br>Secara faktual, terdapat tiga orang laki-laki yang terlihat di dalam tayangan video tersebut. Dari hasil identifikasi mendalam, dua orang di antaranya sudah bebas dan sudah tidak berada lagi di Rutan Kelas IIB Sidikalang.&nbsp;<br><br><strong>Kepastian Melalui Hasil BAP:</strong><br>Kepastian mengenai fakta bahwa rekaman tersebut merupakan dokumentasi masa lalu diperoleh setelah petugas memeriksa langsung dan menuangkannya ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap satu orang warga binaan yang posisinya saat ini masih menjalani masa pidana di dalam Rutan.&nbsp;<br><br><strong>Komitmen Razia Rutin dan Insidentil: </strong>Rutan Sidikalang secara konsisten melaksanakan razia blok hunian sebanyak dua kali dalam satu minggu.&nbsp;<br><br>Terhitung sejak Januari hingga Mei 2026, jajaran pengamanan juga telah menggelar razia insidentil sebanyak 8 kali untuk menyisir dan mencegah keberadaan barang terlarang.&nbsp;<br><br><strong>Sinergitas Komando Teritorial:</strong><br>Guna memperkuat sistem pengawasan, Rutan Sidikalang terus menggandeng personel dari Kodim 0206/Dairi dalam pelaksanaan operasi pengamanan berlapis di lingkungan Rutan.&nbsp;<br><br><strong>Pencegahan Dini Melalui Tes Urin: </strong>Langkah pengawasan diperketat dengan pelaksanaan tes urin secara acak dan insidentil kepada seluruh warga binaan serta petugas secara berkala.&nbsp;<br><br>Melalui klarifikasi ini, Rutan Kelas IIB Sidikalang mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh upaya penggiringan opini menggunakan dokumentasi masa lalu.&nbsp;<br><br>Manajemen Rutan mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan menyaring setiap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya karena informasi yang benar adalah tanggung jawab bersama.&nbsp;<br><br>Pihak Rutan Kelas IIB Sidikalang menegaskan akan terus berkomitmen penuh untuk mewujudkan pelayanan yang bersih, aman, transparan, dan bebas dari peredaran narkoba.&nbsp;<br><br>"Kami belum sempurna, tapi kami terus berbenah demi kembali dipercaya," tutup Loviga.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/video-disinformasi-di-media-sosial-ini-klarifikasi-rutan-kelas-iib-sidikalang_OFdAGVdl6Q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Dairi Raih Opini WTP ke&#45;12 Atas LKPD Tahun 2025</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;raih&#45;opini&#45;wtp&#45;ke&#45;12&#45;atas&#45;lkpd&#45;tahun&#45;2025&#45;V59tqjHJxU/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;raih&#45;opini&#45;wtp&#45;ke&#45;12&#45;atas&#45;lkpd&#45;tahun&#45;2025&#45;V59tqjHJxU/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 29 May 2026 21:45:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemkab Dairi meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke&#45;12 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang diserahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, di lantai 3 gedung BPK, Jumat (29/5/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di terima Bupati Dairi Vickner Sinaga yang diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Paula Henry Simatupang.&amp;nbsp;Usai penyerahan laporan hasil pemeriksaan, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan bahwa momen ini menjadi hal yang luar biasa khususnya bagi Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Oleh karena itu, atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi, Bupati Vickner Sinaga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPK Provinsi Sumatera Utara beserta jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kabupaten Dairi dengan memberikan Opini WTP atas audit laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025.&amp;nbsp;&quot;Perjuangan untuk mendapatkan WTP ini telah dilalui, kami turut memperjuangkan untuk masuk ke dalam program strategis nasional. Atas rekomendasi yang diberikan oleh BPK, akan kami tindaklanjuti dengan segera. Terimakasih atas penilaian yang diberikan oleh BPK kepada Pemkab Dairi. Saya ingin membawa Dairi menjadi contoh untuk Sumatera Utara,&quot; kata Vickner.&amp;nbsp;Adanya Opini WTP tersebut disampaikan Bupati Dairi Vickner Sinaga bisa memberikan motivasi bagi Kabupaten Dairi agar terus meningkatkan kinerja masing&#45;masing.&amp;nbsp;Ia pun bertekad untuk mengikuti segala pedoman serta aturan pelaksanaan kegiatan yang telah diterbitkan sebagai bahan acuan bagi Pemkab Dairi agar dapat menyiapkan laporan keuangan penyelenggaran pemerintah daerah menjadi lebih baik, akuntabel, terukur, dan terarah di masa yang akan datang, baik dalam pelaksaaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan serta kemasyarakatan.&amp;nbsp;Sementara itu, Ketua DPRD Dairi dalam kegiatan tersebut mengatakan hasil pemeriksaan pada hari ini banyak dinanti oleh Pemerintah Daerah.&amp;nbsp;&quot;Kami dari DPRD Dairi ucapkan terimakasih atas WTP ke&#45;12 yang diberikan kepada Pemkab Dairi. Beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh BPK tentunya harus ditindaklanjuti. Ini tidak hanya sampai disini, tentunya hasil dari tindak lanjut akan kita nantikan,&quot; kata Sabam.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan secara resmi pemeriksaan keuangan tahun 2025 berakhir hari ini, dan selanjutnya akan masuk ke tahap pemantauan.&amp;nbsp;Sesuai amanat Undang&#45;Undang, BPK wajib menyampaikan LHP atas LKPD kepada DPRD dan Kepala Daerah selambat lambatnya dua bulan setelah menerima laporan keuangan Pemda.&amp;nbsp;Tujuan pemeriksaan laporan keuangan untuk memberikan opini dimana opini BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksaan atas kewajaran penyajian&amp;nbsp; laporan keuangan berdasarkan kepada beberapa aspek diantaranya kecukupan pengungkapan, kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).&amp;nbsp;&quot;Menyajikan laporan keuangan tidak boleh sesuka hati, Laporan keuangan yang berkualitas tidak hanya menyajikan sesuai standar. Kami apresiasi Pemkab Dairi atas&amp;nbsp; laporan keuangan yang telah disampaikan, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke&#45;12 ini kami apresiasi, diharapkan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK selambat lambatnya 60 hari setelah laporan pemeriksaan diterima segera ditindaklanjuti,&quot; kata Paula Henry Simatupang yang hadir bersama jajaran BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&amp;nbsp;Sebagai informasi, Pemkab Dairi menjadi pemerintah daerah yang pertama menerima laporan hasil pemeriksaan dari BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemkab Dairi meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-12 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang diserahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, di lantai 3 gedung BPK, Jumat (29/5/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di terima Bupati Dairi Vickner Sinaga yang diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Paula Henry Simatupang.&nbsp;<br><br>Usai penyerahan laporan hasil pemeriksaan, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan bahwa momen ini menjadi hal yang luar biasa khususnya bagi Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Oleh karena itu, atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi, Bupati Vickner Sinaga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPK Provinsi Sumatera Utara beserta jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kabupaten Dairi dengan memberikan Opini WTP atas audit laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025.&nbsp;<br><br>"Perjuangan untuk mendapatkan WTP ini telah dilalui, kami turut memperjuangkan untuk masuk ke dalam program strategis nasional. Atas rekomendasi yang diberikan oleh BPK, akan kami tindaklanjuti dengan segera. Terimakasih atas penilaian yang diberikan oleh BPK kepada Pemkab Dairi. Saya ingin membawa Dairi menjadi contoh untuk Sumatera Utara," kata Vickner.&nbsp;<br><br>Adanya Opini WTP tersebut disampaikan Bupati Dairi Vickner Sinaga bisa memberikan motivasi bagi Kabupaten Dairi agar terus meningkatkan kinerja masing-masing.&nbsp;<br><br>Ia pun bertekad untuk mengikuti segala pedoman serta aturan pelaksanaan kegiatan yang telah diterbitkan sebagai bahan acuan bagi Pemkab Dairi agar dapat menyiapkan laporan keuangan penyelenggaran pemerintah daerah menjadi lebih baik, akuntabel, terukur, dan terarah di masa yang akan datang, baik dalam pelaksaaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan serta kemasyarakatan.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Ketua DPRD Dairi dalam kegiatan tersebut mengatakan hasil pemeriksaan pada hari ini banyak dinanti oleh Pemerintah Daerah.&nbsp;<br><br>"Kami dari DPRD Dairi ucapkan terimakasih atas WTP ke-12 yang diberikan kepada Pemkab Dairi. Beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh BPK tentunya harus ditindaklanjuti. Ini tidak hanya sampai disini, tentunya hasil dari tindak lanjut akan kita nantikan," kata Sabam.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan secara resmi pemeriksaan keuangan tahun 2025 berakhir hari ini, dan selanjutnya akan masuk ke tahap pemantauan.&nbsp;<br><br>Sesuai amanat Undang-Undang, BPK wajib menyampaikan LHP atas LKPD kepada DPRD dan Kepala Daerah selambat lambatnya dua bulan setelah menerima laporan keuangan Pemda.&nbsp;<br><br>Tujuan pemeriksaan laporan keuangan untuk memberikan opini dimana opini BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksaan atas kewajaran penyajian&nbsp; laporan keuangan berdasarkan kepada beberapa aspek diantaranya kecukupan pengungkapan, kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).&nbsp;<br><br>"Menyajikan laporan keuangan tidak boleh sesuka hati, Laporan keuangan yang berkualitas tidak hanya menyajikan sesuai standar. Kami apresiasi Pemkab Dairi atas&nbsp; laporan keuangan yang telah disampaikan, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-12 ini kami apresiasi, diharapkan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK selambat lambatnya 60 hari setelah laporan pemeriksaan diterima segera ditindaklanjuti," kata Paula Henry Simatupang yang hadir bersama jajaran BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Sebagai informasi, Pemkab Dairi menjadi pemerintah daerah yang pertama menerima laporan hasil pemeriksaan dari BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pemkab-dairi-raih-opini-wtp-ke-12-atas-lkpd-tahun-2025_3vrau5Zbj3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PT Dairi Prima Mineral Perkuat Komitmen Sosial Melalui Berbagai Program PPM</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/pt&#45;dairi&#45;prima&#45;mineral&#45;perkuat&#45;komitmen&#45;sosial&#45;melalui&#45;berbagai&#45;program&#45;ppm&#45;dfvkt4Uw4m/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/pt&#45;dairi&#45;prima&#45;mineral&#45;perkuat&#45;komitmen&#45;sosial&#45;melalui&#45;berbagai&#45;program&#45;ppm&#45;dfvkt4Uw4m/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 29 May 2026 11:02:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dan kemasyarakatan melalui berbagai program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan.&amp;nbsp;Beragam inisiatif yang telah dilaksanakan mencerminkan kontribusi nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan pemangku kepentingan di wilayah operasional.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Radianto Arifin, Chief Legal &amp; External Officer PT Dairi Prima Mineral, dalam keterangan pers melalui Super Intendent External Relation PT DPM Baiq Idayani, Jumat (29/5/2026).&amp;nbsp;Dijelaskan, sebagai bagian dari program infrastruktur, PT DPM menyalurkan bantuan pembangunan Masjid Ar&#45;Rahman di Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga.&amp;nbsp;Penyerahan bantuan dilaksanakan pada April 2026, diterima pengurus Masjid Ar&#45;Rahman guna mendukung biaya pembangunan masjid yang menjadi pusat peribadatan di salah satu desa sekitar tambang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dan kemasyarakatan melalui berbagai program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Beragam inisiatif yang telah dilaksanakan mencerminkan kontribusi nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan pemangku kepentingan di wilayah operasional.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Radianto Arifin, Chief Legal & External Officer PT Dairi Prima Mineral, dalam keterangan pers melalui Super Intendent External Relation PT DPM Baiq Idayani, Jumat (29/5/2026).&nbsp;<br><br>Dijelaskan, sebagai bagian dari program infrastruktur, PT DPM menyalurkan bantuan pembangunan Masjid Ar-Rahman di Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-pungga.&nbsp;<br><br>Penyerahan bantuan dilaksanakan pada April 2026, diterima pengurus Masjid Ar-Rahman guna mendukung biaya pembangunan masjid yang menjadi pusat peribadatan di salah satu desa sekitar tambang.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780027451_d07367f9f4b44900075e.jpg"></figure><p>Penyerahan bantuan hewan kurban, sebagai bagian program PPM PT Dairi Prima Mineral [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. PT Dairi Prima Mineral]</p><p>Selain itu, sebagai wujud kepedulian keagamaan, PT DPM juga telah menyalurkan bantuan hewan kurban setiap tahunnya, seperti 10 ekor kambing pada 26 Mei 2026.&nbsp;<br><br>Bantuan tersebut diserahkan kepada para pengurus masjid di desa-desa yang berada di lingkar tambang dalam rangka memperingati hari raya Idul Adha.&nbsp;<br><br>Di bidang sosial keagamaan, PT DPM aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan hari besar, mulai dari perayaan Natal, perayaan bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.&nbsp;<br><br>Dukungan kegiatan seperti dalam acara takbiran, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya selama bulan natal dan perayaan Idul Fitri.&nbsp;<br><br>Tidak hanya itu, perusahaan juga memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga dan kegiatan kepemudaan.&nbsp;<br><br>Dukungan diberikan dalam bentuk bantuan untuk kegiatan olahraga seperti sepak bola kepada berbagai organisasi pemuda dan sponsor turnamen sepak bola anak tingkat kabupaten yang diselenggarakan pada November tahun lalu.&nbsp;<br><br>Radianto Arifin menyampaikan bahwa berbagai kegiatan tersebut merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mendorong pembangunan sosial dan peningkatan fasilitas publik serta acara sosial kemasyarakatan di wilayah operasional perusahaan.&nbsp;<br><br>“Kegiatan seperti ini sangat positif, dan kami berharap melalui berbagai inisiatif ini dapat terus terjalin komunikasi yang semakin erat dengan seluruh pemangku kepentingan. Ini adalah bentuk perhatian dan kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Ke depan, PT DPM berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pt-dairi-prima-mineral-perkuat-komitmen-sosial-melalui-berbagai-program-ppm_0c87GerG6J.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Panjaitan: FWLB Rumahela ke&#45;IX 2026 Akan Digelar</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;fwlb&#45;rumahela&#45;ke&#45;ix&#45;2026&#45;akan&#45;digelar&#45;ko2Py6z5X4/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;fwlb&#45;rumahela&#45;ke&#45;ix&#45;2026&#45;akan&#45;digelar&#45;ko2Py6z5X4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 May 2026 12:32:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak (FWLB) Rumahela ke&#45;IX Tahun 2026 akan digelar mulai 28 Mei sampai selama bulan Juni dan berlanjut 1&#45;10 Juli 2026.&amp;nbsp;Hal itu sebagaimana diunggah anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, dalam akun facebooknya, dilihat WahanaNews.co, Rabu (27/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Datang lagi. Kita jalankan lagi, sebuah festival budaya edukasi tentang leluhur batak yang selalu dipersembahkan olehsebuah komunitas kecil, bernama Rumahela Rajaisombaon SiBoruSiakGoIna dari pinggang sebelah timur pussubuhit diatas Danau Toba bernama Huta Pangondian Simullop,&quot; sebut Hinca.&amp;nbsp;&quot;Temanya kali ini soal keprihatinan kita tentang keadaan dunia yang tidak baik baik saja: PERANG ! Karena itu, sepanjang 3 bulan: mulai 28 Mei sampai selama bulan Juni dan berlanjut 1&#45;10 Juli 2026 kami bawakan dalam spritual doa agar damai segera berakhir: “Doa Perdamaian untuk Dunia dari Tanah Batak,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;&quot;Seperti biasa, kami awali dengan &apos;Tonggoraja Bolon, Kamis 28 Mei 2026 di Huta Pangondian, Siogungogung, Pangururan, Samosir,&quot; tutupnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak (FWLB) Rumahela ke-IX Tahun 2026 akan digelar mulai 28 Mei sampai selama bulan Juni dan berlanjut 1-10 Juli 2026.&nbsp;<br><br>Hal itu sebagaimana diunggah anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, dalam akun facebooknya, dilihat WahanaNews.co, Rabu (27/5/2026).&nbsp;<br><br>"Datang lagi. Kita jalankan lagi, sebuah festival budaya edukasi tentang leluhur batak yang selalu dipersembahkan oleh<br>sebuah komunitas kecil, bernama Rumahela Rajaisombaon SiBoruSiakGoIna dari pinggang sebelah timur pussubuhit diatas Danau Toba bernama Huta Pangondian Simullop," sebut Hinca.&nbsp;<br><br>"Temanya kali ini soal keprihatinan kita tentang keadaan dunia yang tidak baik baik saja: PERANG ! Karena itu, sepanjang 3 bulan: mulai 28 Mei sampai selama bulan Juni dan berlanjut 1-10 Juli 2026 kami bawakan dalam spritual doa agar damai segera berakhir: “Doa Perdamaian untuk Dunia dari Tanah Batak," lanjutnya.&nbsp;<br><br>"Seperti biasa, kami awali dengan 'Tonggoraja Bolon, Kamis 28 Mei 2026 di Huta Pangondian, Siogungogung, Pangururan, Samosir," tutupnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hinca-panjaitan-fwlb-rumahela-ke-ix-2026-akan-digelar_rcXFlbnT6A.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Panjaitan: Memahami Utuh Tuntutan Jaksa untuk Nadiem Makarim</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;memahami&#45;utuh&#45;tuntutan&#45;jaksa&#45;untuk&#45;nadiem&#45;makarim&#45;L78G9Cmw2j/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;memahami&#45;utuh&#45;tuntutan&#45;jaksa&#45;untuk&#45;nadiem&#45;makarim&#45;L78G9Cmw2j/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 May 2026 08:32:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengulas perkara yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.&amp;nbsp;Berikut catatan Hinca Panjaitan, sebagaimana disadur WahanaNews.co dari video unggahan akun Hinca IP Panjaitan XIII, Selasa (26/5/2026).&amp;nbsp;1.567 halaman tuntutan jaksa penuntut umum untuk Nadiem Makarim. Hasilnya: mengerikan. 18 tahun dan 5,6 triliun rupiah. Apa yang benar&#45;benar dituduhkan kepada Nadiem sebenarnya?&amp;nbsp;Kemarin, 13 Mei 2026, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutan dalam perkara yang sudah lama dinantikan publik.&amp;nbsp;Apa itu? Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Anwar Makarim.&amp;nbsp;Tuntutannya berat sekali. 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, ditambah uang pengganti sebesar Rp5,6 triliun atau ancaman penjara tambahan 9 tahun jika tidak mampu membayarnya. Jika dijumlah, Nadiem menghadapi ancaman total 27 tahun.&amp;nbsp;Usai sidang, Nadiem berkata kepada wartawan, Kenapa tuntutan saya lebih besar daripada pembunuh? Lebih besar daripada teroris?&amp;nbsp;Saya ingin bicara dengan fakta, bukan untuk menyerang, bukan untuk membela. Tapi agar publik tahu apa yang sebenarnya menjadi dasar tuntutan jaksa itu.&amp;nbsp;Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang mengawasi penegakan hukum di Indonesia, saya telah mengikuti perkara ini sejak dakwaan dibacakan. Bahkan, proses persidangan itu sampai kemudian 13 Mei 2026 lalu tuntutan jaksa dibacakan. Inilah catatan saya.&amp;nbsp;Catatan Pertama: Berapa Besar Sebenarnya Kerugian Negara Itu?&amp;nbsp;Ternyata jaksa menghitung kerugian keuangan negara dari pengadaan Chromebook 2020 sampai 2022 sebesar Rp1,567 triliun.&amp;nbsp;Angka ini hasil audit investigasi BPKP yang dimintakan langsung oleh penyidik Kejaksaan Agung.&amp;nbsp;Di atas itu, ada komponen yang menurut saya paling mengusik pikiran saya. Apa itu? Pengadaan Chrome Device Management yang kita sebut CDM. Semacam lisensi pengelolaan perangkat yang diwajibkan masuk dalam setiap unit Chromebook.&amp;nbsp;Sebanyak lebih dari 1,1 juta unit CDM dibeli dengan harga 38 US dolar per unit. Total sekitar 44 juta US dolar atau setara dengan Rp621 miliar.&amp;nbsp;Yang menjadi masalah adalah, ahli IT yang dihadirkan jaksa di persidangan mengecek langsung data&amp;nbsp;real&#45;time&amp;nbsp;di Pusdatin Kemendikbud.&amp;nbsp;Apa hasilnya? Pemanfaatan CDM hampir 0 persen, tidak pernah digunakan. Di daerah 3T (daerah terdepan, daerah terluar, daerah tertinggal), laptop Chromebook tidak bisa digunakan sama sekali untuk proses belajar mengajar karena bergantung pada internet yang tidak ada di sana.&amp;nbsp;Jadi, ratusan milar dibelanjakan untuk perangkat yang tidak terpakai di daerah yang justru paling membutuhkan bantuan.&amp;nbsp;Catatan Kedua: Konflik Kepentingan Apa yang Menjadi Jantung Perkara Ini?&amp;nbsp;Inilah yang menurut saya paling penting untuk kita pahami bersama. Saya coba membuka, membaca dengan seksama 1.567 halaman tuntutan jaksa itu.&amp;nbsp;Nadiem Makarim adalah pemilik saham pendiri PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) induknya Gojek.&amp;nbsp;Google Asia Pasifik adalah salah satu pemegang saham terbesar di perusahaan itu, dan Google adalah pemilik lisensi Chrome OS, yakni sistem operasi di setiap laptop Chromebook yang diadakan Kemendikbud.&amp;nbsp;Jadi garis besarnya, seorang menteri mendorong pengadaan produk milik Google menggunakan uang negara lebih dari Rp1 triliun, sementara Google di saat yang bersamaan terus mengalirkan investasi ke perusahaannya sendiri.&amp;nbsp;Total investasi Google ke PT AKAB selama Nadiem menjabat menteri dihitung jaksa mencapai sekitar 786 miar US dolar.&amp;nbsp;Dan meskipun secara formal Nadiem melepaskan perannya via surat kuasa, saksi&#45;saksi dari pihak Gojek sendiri mengakui di persidangan bahwa setiap keputusan besar tentang investor baru tetap dilaporkan kepada Nadiem untuk disetujui atau ditolak.&amp;nbsp;Ahli hukum administrasi negara yang dihadirkan jaksa dalam persidangan menyebutkan ini secara terang benderang yakni&amp;nbsp;conflict of interest. Konflik kepentingan dalam kasta tertinggi penyalahgunaan.&amp;nbsp;Catatan Ketiga: You Must Trust the Giant&amp;nbsp;Ada satu kalimat dalam persidangan ini yang menurut saya merangkum segalanya. Sebelum pengadaan Chromebook dimulai, konsultan teknologi yang direkrut Nadiem sendiri bernama Ibrahim Arif yang dikenal sebagai Ibam, sudah menyampaikan laporan yang serius.&amp;nbsp;Chromebook tidak&amp;nbsp;compatible&amp;nbsp;dengan aplikasi Dapodik yang sudah berjalan di sekolah&#45;sekolah, tidak cocok untuk daerah 3T karena bergantung pada koneksi internet.&amp;nbsp;Dan yang paling penting, sistem Chrome OS pernah gagal di pengadaan Kemendikbud tahun 2018, satu tahun sebelum Nadiem menjabat.&amp;nbsp;Itu bukan gosip, itu laporan dari konsultan yang ia tunjuk sendiri. Bagaimana jawaban Nadiem? Menurut keterangan yang terungkap di persidangan, dia menjawab, You must trust the giant. Kamu harus percaya si raksasa, begitu maksudnya. Artinya apa? Ikuti saja, terus pakai Chrome OS milik Google.&amp;nbsp;Itu bukan soal salah memilih teknologi karena tidak tahu. Ini soal seseorang yang sudah tahu ada masalah, sudah diberi tahu oleh konsultannya sendiri, dan tetap memilih melanjutkannya.&amp;nbsp;Jaksa menilai kalimat itu sebagai bukti kesengajaan, bahwa Nadiem sadar betul dengan apa yang ia putuskan dan mengapa ia memutuskannya. Dari sana, prosesnya berlanjut.&amp;nbsp;Pada 6 Mei 2020, Nadiem mengadakan rapat zoom yang oleh jaksa disebut tidak lazim. Kenapa? Sifatnya tertutup, rahasia, kamera dimatikan, rekaman dilarang.&amp;nbsp;Dalam rapat itu ia mengucapkan, go ahead with Chromebook. Dan ketika ada pejabat tetap bersuara berbeda, seperti Direktur SD dan Direktur SMP yang menolak memasukkan Chrome OS ke kajian teknis, mereka diganti.&amp;nbsp;Penggantinya langsung menandatangani petunjuk teknis sesuai arahan atasan. Jadi, ini bukan suatu keputusan impulsif. Menurut jaksa, ini adalah rangkaian yang dimulai jauh sebelum pengadaan.&amp;nbsp;Catatan Keempat: Harta yang Tidak Bisa Dijelaskan&amp;nbsp;Inilah yang menurut saya menjadi bagian paling berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, dan sekaligus yang paling menarik untuk diperhatikan.&amp;nbsp;Jaksa menuntut Nadim membayar dua lapis uang pengganti. Yang pertama, Rp809 miliar. Apa itu? Itu adalah uang yang mengalir ke PT Gojek Indonesia dari PT AKAP pada Oktober 2021.&amp;nbsp;Jaksa menilai ini adalah keuntungan langsung yang Nadiem terima dari skema korupsi Chromebook, dan uang itu ditransfer tepat pada periode saat pengadaan Chromebook sedang berjalan.&amp;nbsp;Yang kedua, dan ini angkanya jauh lebih besar. Berapa? Rp4,87 triliun. Angka ini berasal dari peningkatan harta kekayaan Nadim sebagaimana tercatat di LHKPN&#45;nya tahun 2022.&amp;nbsp;Apa isinya? Jaksa merinci di persidangan. Ada tabungan di Bank of Singapore dalam berbagai rekening, salah satunya bernilai lebih dari Rp4 triliun.&amp;nbsp;Ada investasi di lembaga keuangan internasional seperti BlackPine Private Equity dan UOB Kay Hian. Ada piutang kepada perusahaan asing, Meijia Holdings Alpha Pte Ltd sebesar Rp85 miliar.&amp;nbsp;Ada pula kepemilikan saham di Planet Ocean Pte Ltd. Total surat berharga saja dalam LHKPN 2022 Nadiem tercatat Rp5,59 triliun.&amp;nbsp;Pertanyaan jaksa sederhana diajukan kepada Nadiem. Apa itu? Dari mana asal kekayaan sebesar itu?&amp;nbsp;Jaksa bahkan menanyakan hal yang paling mendasar. Berapa sebenarnya gaji Nadiem sebagai menteri? Nadiem tidak mau menjawab pertanyaan jaksa itu.&amp;nbsp;Disinilah mekanisme hukum yang disebut pembalikan beban pembuktian berlaku. Dalam hukum korupsi Indonesia, terdakwa yang hartanya dinilai tidak wajar lalu diberi kesempatan untuk membuktikan bahwa kekayaan itu berasal dari sumber&#45;sumber yang sah.&amp;nbsp;Ternyata Nadiem, menurut jaksa, tidak berhasil melakukan itu. Nadiem usai sidang malah menjelaskan kepada media bahwa angka Rp4,87 triliun itu berasal dari nilai saham IPO Gojek, bukan uang tunai yang ia terima.&amp;nbsp;Timnya berargumen itu adalah nilai saham yang tercatat di bursa, bukan hasil kejahatan.&amp;nbsp;Tentu argumentasi ini kita akan tunggu dalam pleidoi Nadiem dan tim pengacaranya yang akan disampaikan tanggal 2 Juni 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.&amp;nbsp;Inilah yang paling layak dinantikan nantinya di ujung perkara ini, yaitu putusan hakim.&amp;nbsp;Apakah hakim menilai konflik kepentingan antara kebijakan menteri dan investasi Google ke Gojek sebagai bukti yang meyakinkan?&amp;nbsp;Apakah kalimat You must trust the giant cukup membuktikan adanya kesenjangan? Apakah kenaikan harta yang tidak bisa dijelaskan itu dilihat sebagai hasil kejahatan? Ataukah semata keuntungan bisnis yang sah? Jawaban atas pertanyaan&#45;pertanyaan itulah yang akan menentukan ke depan.&amp;nbsp;Catatan Penutup&amp;nbsp;Tentu ujung dari semua perjalanan kasus ini bermuara dan menyentuh garis finis di palu hakim. Jadi, sekarang giliran hakim.&amp;nbsp;Jaksa sudah berbicara, menuntut 18 tahun, menuntut Rp5,6 triliun uang pengganti, dan tertulis utuh di dalam dokumen tuntutan dengan ketebalan 1.567 halaman.&amp;nbsp;Nadiem juga sudah berbicara. Ia merasa tidak bersalah, ia membandingkan tuntutannya dengan teroris dan pembunuh, ia mengatakan tidak ada kata&#45;kata yang bisa menjelaskan kekecewaannya.&amp;nbsp;Dan akan ada kesempatan dia untuk menjawabnya dalam pleidoinya yang akan datang.&amp;nbsp;KUHAP baru kita menjamin&amp;nbsp;fairness&amp;nbsp;dalam beracara. Setelah JPU selesai membacakan tuntutannya, saatnya terdakwa memberikan pembelaannya, baik oleh pengacaranya maupun pleidoi dari dirinya sendiri.&amp;nbsp;Dan sesudah itu, semua akan berada di tangan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.&amp;nbsp;Apakah hakim menilai konflik kepentingan antara kebijakan menteri dan investasi Google ke Gojek sebagai bukti yang meyakinkan? Apakah kalimat You must trust the giant cukup membuktikan adanya kesenjangan? Apakah kenaikan harta yang tidak bisa dijelaskan itu dilihat sebagai hasil kejahatan? Ataukah semata keuntungan bisnis yang sah? Jawaban atas pertanyaan&#45;pertanyaan itulah yang akan menentukan ke depan.&amp;nbsp;Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang mengawasi kinerja para penegak hukum, satu hal yang selalu saya tegaskan: proses persidangan ini harus tuntas, harus transparan, harus&amp;nbsp;fairness, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada hukum dan kepada puluhan juta anak sekolah yang seharusnya menjadi penerima manfaat dari uang yang dibelanjakan kita itu.&amp;nbsp;Lebih dari Rp1 triliun untuk laptop yang tidak bisa digunakan di daerah yang paling membutuhkan, itulah yang membuat perkara ini penting, bukan soal siapa terdakwanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengulas perkara yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.&nbsp;<br><br>Berikut catatan Hinca Panjaitan, sebagaimana disadur WahanaNews.co dari video unggahan akun Hinca IP Panjaitan XIII, Selasa (26/5/2026).&nbsp;<br><br>1.567 halaman tuntutan jaksa penuntut umum untuk Nadiem Makarim. Hasilnya: mengerikan. 18 tahun dan 5,6 triliun rupiah. Apa yang benar-benar dituduhkan kepada Nadiem sebenarnya?&nbsp;<br><br>Kemarin, 13 Mei 2026, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutan dalam perkara yang sudah lama dinantikan publik.&nbsp;<br><br>Apa itu? Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Anwar Makarim.&nbsp;<br><br>Tuntutannya berat sekali. 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, ditambah uang pengganti sebesar Rp5,6 triliun atau ancaman penjara tambahan 9 tahun jika tidak mampu membayarnya. Jika dijumlah, Nadiem menghadapi ancaman total 27 tahun.&nbsp;<br><br>Usai sidang, Nadiem berkata kepada wartawan, Kenapa tuntutan saya lebih besar daripada pembunuh? Lebih besar daripada teroris?&nbsp;<br><br>Saya ingin bicara dengan fakta, bukan untuk menyerang, bukan untuk membela. Tapi agar publik tahu apa yang sebenarnya menjadi dasar tuntutan jaksa itu.&nbsp;<br><br>Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang mengawasi penegakan hukum di Indonesia, saya telah mengikuti perkara ini sejak dakwaan dibacakan. Bahkan, proses persidangan itu sampai kemudian 13 Mei 2026 lalu tuntutan jaksa dibacakan. Inilah catatan saya.&nbsp;<br><br><strong>Catatan Pertama: Berapa Besar Sebenarnya Kerugian Negara Itu?</strong>&nbsp;<br><br>Ternyata jaksa menghitung kerugian keuangan negara dari pengadaan Chromebook 2020 sampai 2022 sebesar Rp1,567 triliun.&nbsp;<br><br>Angka ini hasil audit investigasi BPKP yang dimintakan langsung oleh penyidik Kejaksaan Agung.&nbsp;<br><br>Di atas itu, ada komponen yang menurut saya paling mengusik pikiran saya. Apa itu? Pengadaan Chrome Device Management yang kita sebut CDM. Semacam lisensi pengelolaan perangkat yang diwajibkan masuk dalam setiap unit Chromebook.&nbsp;<br><br>Sebanyak lebih dari 1,1 juta unit CDM dibeli dengan harga 38 US dolar per unit. Total sekitar 44 juta US dolar atau setara dengan Rp621 miliar.&nbsp;<br><br>Yang menjadi masalah adalah, ahli IT yang dihadirkan jaksa di persidangan mengecek langsung data&nbsp;real-time&nbsp;di Pusdatin Kemendikbud.&nbsp;<br><br>Apa hasilnya? Pemanfaatan CDM hampir 0 persen, tidak pernah digunakan. Di daerah 3T (daerah terdepan, daerah terluar, daerah tertinggal), laptop Chromebook tidak bisa digunakan sama sekali untuk proses belajar mengajar karena bergantung pada internet yang tidak ada di sana.&nbsp;<br><br>Jadi, ratusan milar dibelanjakan untuk perangkat yang tidak terpakai di daerah yang justru paling membutuhkan bantuan.&nbsp;<br><br><strong>Catatan Kedua: Konflik Kepentingan Apa yang Menjadi Jantung Perkara Ini?</strong>&nbsp;<br><br>Inilah yang menurut saya paling penting untuk kita pahami bersama. Saya coba membuka, membaca dengan seksama 1.567 halaman tuntutan jaksa itu.&nbsp;<br><br>Nadiem Makarim adalah pemilik saham pendiri PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) induknya Gojek.&nbsp;<br><br>Google Asia Pasifik adalah salah satu pemegang saham terbesar di perusahaan itu, dan Google adalah pemilik lisensi Chrome OS, yakni sistem operasi di setiap laptop Chromebook yang diadakan Kemendikbud.&nbsp;<br><br>Jadi garis besarnya, seorang menteri mendorong pengadaan produk milik Google menggunakan uang negara lebih dari Rp1 triliun, sementara Google di saat yang bersamaan terus mengalirkan investasi ke perusahaannya sendiri.&nbsp;<br><br>Total investasi Google ke PT AKAB selama Nadiem menjabat menteri dihitung jaksa mencapai sekitar 786 miar US dolar.&nbsp;<br><br>Dan meskipun secara formal Nadiem melepaskan perannya via surat kuasa, saksi-saksi dari pihak Gojek sendiri mengakui di persidangan bahwa setiap keputusan besar tentang investor baru tetap dilaporkan kepada Nadiem untuk disetujui atau ditolak.&nbsp;<br><br>Ahli hukum administrasi negara yang dihadirkan jaksa dalam persidangan menyebutkan ini secara terang benderang yakni&nbsp;<i>conflict of interest</i>. Konflik kepentingan dalam kasta tertinggi penyalahgunaan.&nbsp;<br><br><strong>Catatan Ketiga: You Must Trust the Giant</strong>&nbsp;<br><br>Ada satu kalimat dalam persidangan ini yang menurut saya merangkum segalanya. Sebelum pengadaan Chromebook dimulai, konsultan teknologi yang direkrut Nadiem sendiri bernama Ibrahim Arif yang dikenal sebagai Ibam, sudah menyampaikan laporan yang serius.&nbsp;<br><br>Chromebook tidak&nbsp;compatible&nbsp;dengan aplikasi Dapodik yang sudah berjalan di sekolah-sekolah, tidak cocok untuk daerah 3T karena bergantung pada koneksi internet.&nbsp;<br><br>Dan yang paling penting, sistem Chrome OS pernah gagal di pengadaan Kemendikbud tahun 2018, satu tahun sebelum Nadiem menjabat.&nbsp;<br><br>Itu bukan gosip, itu laporan dari konsultan yang ia tunjuk sendiri. Bagaimana jawaban Nadiem? Menurut keterangan yang terungkap di persidangan, dia menjawab, <i>You must trust the giant</i>. Kamu harus percaya si raksasa, begitu maksudnya. Artinya apa? Ikuti saja, terus pakai Chrome OS milik Google.&nbsp;<br><br>Itu bukan soal salah memilih teknologi karena tidak tahu. Ini soal seseorang yang sudah tahu ada masalah, sudah diberi tahu oleh konsultannya sendiri, dan tetap memilih melanjutkannya.&nbsp;<br><br>Jaksa menilai kalimat itu sebagai bukti kesengajaan, bahwa Nadiem sadar betul dengan apa yang ia putuskan dan mengapa ia memutuskannya. Dari sana, prosesnya berlanjut.&nbsp;<br><br>Pada 6 Mei 2020, Nadiem mengadakan rapat zoom yang oleh jaksa disebut tidak lazim. Kenapa? Sifatnya tertutup, rahasia, kamera dimatikan, rekaman dilarang.&nbsp;<br><br>Dalam rapat itu ia mengucapkan, <i>go ahead with Chromebook</i>. Dan ketika ada pejabat tetap bersuara berbeda, seperti Direktur SD dan Direktur SMP yang menolak memasukkan Chrome OS ke kajian teknis, mereka diganti.&nbsp;<br><br>Penggantinya langsung menandatangani petunjuk teknis sesuai arahan atasan. Jadi, ini bukan suatu keputusan impulsif. Menurut jaksa, ini adalah rangkaian yang dimulai jauh sebelum pengadaan.&nbsp;<br><br><strong>Catatan Keempat: Harta yang Tidak Bisa Dijelaskan</strong>&nbsp;<br><br>Inilah yang menurut saya menjadi bagian paling berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, dan sekaligus yang paling menarik untuk diperhatikan.&nbsp;<br><br>Jaksa menuntut Nadim membayar dua lapis uang pengganti. Yang pertama, Rp809 miliar. Apa itu? Itu adalah uang yang mengalir ke PT Gojek Indonesia dari PT AKAP pada Oktober 2021.&nbsp;<br><br>Jaksa menilai ini adalah keuntungan langsung yang Nadiem terima dari skema korupsi Chromebook, dan uang itu ditransfer tepat pada periode saat pengadaan Chromebook sedang berjalan.&nbsp;<br><br>Yang kedua, dan ini angkanya jauh lebih besar. Berapa? Rp4,87 triliun. Angka ini berasal dari peningkatan harta kekayaan Nadim sebagaimana tercatat di LHKPN-nya tahun 2022.&nbsp;<br><br>Apa isinya? Jaksa merinci di persidangan. Ada tabungan di Bank of Singapore dalam berbagai rekening, salah satunya bernilai lebih dari Rp4 triliun.&nbsp;<br><br>Ada investasi di lembaga keuangan internasional seperti BlackPine Private Equity dan UOB Kay Hian. Ada piutang kepada perusahaan asing, Meijia Holdings Alpha Pte Ltd sebesar Rp85 miliar.&nbsp;<br><br>Ada pula kepemilikan saham di Planet Ocean Pte Ltd. Total surat berharga saja dalam LHKPN 2022 Nadiem tercatat Rp5,59 triliun.&nbsp;<br><br>Pertanyaan jaksa sederhana diajukan kepada Nadiem. Apa itu? Dari mana asal kekayaan sebesar itu?&nbsp;<br><br>Jaksa bahkan menanyakan hal yang paling mendasar. Berapa sebenarnya gaji Nadiem sebagai menteri? Nadiem tidak mau menjawab pertanyaan jaksa itu.&nbsp;<br><br>Disinilah mekanisme hukum yang disebut pembalikan beban pembuktian berlaku. Dalam hukum korupsi Indonesia, terdakwa yang hartanya dinilai tidak wajar lalu diberi kesempatan untuk membuktikan bahwa kekayaan itu berasal dari sumber-sumber yang sah.&nbsp;<br><br>Ternyata Nadiem, menurut jaksa, tidak berhasil melakukan itu. Nadiem usai sidang malah menjelaskan kepada media bahwa angka Rp4,87 triliun itu berasal dari nilai saham IPO Gojek, bukan uang tunai yang ia terima.&nbsp;<br><br>Timnya berargumen itu adalah nilai saham yang tercatat di bursa, bukan hasil kejahatan.&nbsp;<br><br>Tentu argumentasi ini kita akan tunggu dalam pleidoi Nadiem dan tim pengacaranya yang akan disampaikan tanggal 2 Juni 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.&nbsp;<br><br>Inilah yang paling layak dinantikan nantinya di ujung perkara ini, yaitu putusan hakim.&nbsp;<br><br>Apakah hakim menilai konflik kepentingan antara kebijakan menteri dan investasi Google ke Gojek sebagai bukti yang meyakinkan?&nbsp;<br><br>Apakah kalimat <i>You must trust the giant </i>cukup membuktikan adanya kesenjangan? Apakah kenaikan harta yang tidak bisa dijelaskan itu dilihat sebagai hasil kejahatan? Ataukah semata keuntungan bisnis yang sah? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itulah yang akan menentukan ke depan.&nbsp;<br><br><strong>Catatan Penutup</strong>&nbsp;<br><br>Tentu ujung dari semua perjalanan kasus ini bermuara dan menyentuh garis finis di palu hakim. Jadi, sekarang giliran hakim.&nbsp;<br><br>Jaksa sudah berbicara, menuntut 18 tahun, menuntut Rp5,6 triliun uang pengganti, dan tertulis utuh di dalam dokumen tuntutan dengan ketebalan 1.567 halaman.&nbsp;<br><br>Nadiem juga sudah berbicara. Ia merasa tidak bersalah, ia membandingkan tuntutannya dengan teroris dan pembunuh, ia mengatakan tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan kekecewaannya.&nbsp;<br><br>Dan akan ada kesempatan dia untuk menjawabnya dalam pleidoinya yang akan datang.&nbsp;<br><br>KUHAP baru kita menjamin&nbsp;fairness&nbsp;dalam beracara. Setelah JPU selesai membacakan tuntutannya, saatnya terdakwa memberikan pembelaannya, baik oleh pengacaranya maupun pleidoi dari dirinya sendiri.&nbsp;<br><br>Dan sesudah itu, semua akan berada di tangan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.&nbsp;<br><br>Apakah hakim menilai konflik kepentingan antara kebijakan menteri dan investasi Google ke Gojek sebagai bukti yang meyakinkan? Apakah kalimat You must trust the giant cukup membuktikan adanya kesenjangan? Apakah kenaikan harta yang tidak bisa dijelaskan itu dilihat sebagai hasil kejahatan? Ataukah semata keuntungan bisnis yang sah? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itulah yang akan menentukan ke depan.&nbsp;<br><br>Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang mengawasi kinerja para penegak hukum, satu hal yang selalu saya tegaskan: proses persidangan ini harus tuntas, harus transparan, harus&nbsp;fairness, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada hukum dan kepada puluhan juta anak sekolah yang seharusnya menjadi penerima manfaat dari uang yang dibelanjakan kita itu.&nbsp;<br><br>Lebih dari Rp1 triliun untuk laptop yang tidak bisa digunakan di daerah yang paling membutuhkan, itulah yang membuat perkara ini penting, bukan soal siapa terdakwanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hinca-panjaitan-memahami-utuh-tuntutan-jaksa-untuk-nadiem-makarim_jx45myearo.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polres Dairi Segera Tetapkan Status DPO 2 Tersangka Penganiayaan di Sidikalang</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/polres&#45;dairi&#45;segera&#45;tetapkan&#45;status&#45;dpo&#45;2&#45;tersangka&#45;penganiayaan&#45;di&#45;sidikalang&#45;7lFB3Ho8kE/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/polres&#45;dairi&#45;segera&#45;tetapkan&#45;status&#45;dpo&#45;2&#45;tersangka&#45;penganiayaan&#45;di&#45;sidikalang&#45;7lFB3Ho8kE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 22 May 2026 13:44:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kepolisian Resor (Polres) Dairi, Sumatera Utara, segera menetapkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap 2 tersangka penganiayaan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Senin (30/3/2026).&amp;nbsp;Kedua tersangka inisial DP dan GS telah beberapa kali dipanggil untuk menghadiri pemeriksaan, namun mangkir. Keberadaan keduanya kini tidak diketahui.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Wilson Manahan Panjaitan dikonfirmasi wartawan di ruang Humas Polres Dairi, Jumat (22/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Kami akan segera meminta surat keterangan dari pemerintah desa atau kelurahan, menyatakan tersangka tidak berada di desa atau kelurahan itu, untuk kemudian kami tetapkan DPO,&quot; kata Wilson, didampingi Kasi Humas AKP AKP Syahri Ramadhan Hasibuan.&amp;nbsp;Wilson membenarkan bahwa Kamis (21/5/2026) pihaknya telah memfasilitasi perdamaian antara pihak korban dengan tersangka di ruang penyidik Satreskrim Polres Dairi.&amp;nbsp;Namun, Restorative Justice (RJ) tidak dapat dilakukan, karena kedua tersangka dimaksud maupun keluarganya tidak hadir.&amp;nbsp;&quot;Dua keluarga korban dan empat keluarga tersangka, sepakat berdamai. Dua lagi tidak hadir. Maka RJ tidak dapat dilakukan, karena perdamaian belum sempurna. Itu kan satu LP (Laporan Pengaduan),&quot; sebut Wilson.&amp;nbsp;Dijelaskan, penganiayaan dilaporkan dua korban, Ihwan Bintang (19) dan Mardha Hasibuan (19). Mereka dianiaya secara bersama&#45;sama oleh 6 orang, di jalan Ahmad Yani, Sidikalang, Senin (30/3/2026).&amp;nbsp;Keenam terduga penganiaya, HN (18), NH (18), FR (22), MS (16), DP (19) dan GS (20), sempat ditahan.&amp;nbsp;Namun DP dan GS dikembalikan ke keluarganya, karena dalam pemeriksaan awal, tidak terbukti ikut menganiaya. Adapun MS, ditangguhkan penahanannya karena dibawah umur.&amp;nbsp;Namun seiring pemeriksaan lanjutan, DP dan GS terbukti turut menganiaya, hingga ditetapkan sebagai tersangka.&amp;nbsp;Wilson menambahkan, pihaknya bersedia setiap saat memediasi perdamaian, dengan syarat kedua korban dan keenam tersangka serta keluarga masing&#45;masing hadir.&amp;nbsp;Ia pun menghimbau agar tersangka DP dan GS yang tidak diketahui keberadaannya itu menyerahkan diri, sehingga dapat dilakukan proses Restorative Justice.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kepolisian Resor (Polres) Dairi, Sumatera Utara, segera menetapkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap 2 tersangka penganiayaan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Senin (30/3/2026).&nbsp;<br><br>Kedua tersangka inisial DP dan GS telah beberapa kali dipanggil untuk menghadiri pemeriksaan, namun mangkir. Keberadaan keduanya kini tidak diketahui.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Wilson Manahan Panjaitan dikonfirmasi wartawan di ruang Humas Polres Dairi, Jumat (22/5/2026).&nbsp;<br><br>"Kami akan segera meminta surat keterangan dari pemerintah desa atau kelurahan, menyatakan tersangka tidak berada di desa atau kelurahan itu, untuk kemudian kami tetapkan DPO," kata Wilson, didampingi Kasi Humas AKP AKP Syahri Ramadhan Hasibuan.&nbsp;<br><br>Wilson membenarkan bahwa Kamis (21/5/2026) pihaknya telah memfasilitasi perdamaian antara pihak korban dengan tersangka di ruang penyidik Satreskrim Polres Dairi.&nbsp;<br><br>Namun, <i>Restorative Justice </i>(RJ) tidak dapat dilakukan, karena kedua tersangka dimaksud maupun keluarganya tidak hadir.&nbsp;<br><br>"Dua keluarga korban dan empat keluarga tersangka, sepakat berdamai. Dua lagi tidak hadir. Maka RJ tidak dapat dilakukan, karena perdamaian belum sempurna. Itu kan satu LP (Laporan Pengaduan)," sebut Wilson.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, penganiayaan dilaporkan dua korban, Ihwan Bintang (19) dan Mardha Hasibuan (19). Mereka dianiaya secara bersama-sama oleh 6 orang, di jalan Ahmad Yani, Sidikalang, Senin (30/3/2026).&nbsp;<br><br>Keenam terduga penganiaya, HN (18), NH (18), FR (22), MS (16), DP (19) dan GS (20), sempat ditahan.&nbsp;<br><br>Namun DP dan GS dikembalikan ke keluarganya, karena dalam pemeriksaan awal, tidak terbukti ikut menganiaya. Adapun MS, ditangguhkan penahanannya karena dibawah umur.&nbsp;<br><br>Namun seiring pemeriksaan lanjutan, DP dan GS terbukti turut menganiaya, hingga ditetapkan sebagai tersangka.&nbsp;<br><br>Wilson menambahkan, pihaknya bersedia setiap saat memediasi perdamaian, dengan syarat kedua korban dan keenam tersangka serta keluarga masing-masing hadir.&nbsp;<br><br>Ia pun menghimbau agar tersangka DP dan GS yang tidak diketahui keberadaannya itu menyerahkan diri, sehingga dapat dilakukan proses <i>Restorative Justice</i>.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/polres-dairi-segera-tetapkan-status-dpo-2-tersangka-penganiayaan-di-sidikalang_qqp0Xp32qp.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Andi Prokery Ujung Jabat Plt Ketua PSSI Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/andi&#45;prokery&#45;ujung&#45;jabat&#45;plt&#45;ketua&#45;pssi&#45;dairi&#45;VUwkAXphas/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/andi&#45;prokery&#45;ujung&#45;jabat&#45;plt&#45;ketua&#45;pssi&#45;dairi&#45;VUwkAXphas/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 May 2026 20:34:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Andi Prokery Ujung resmi menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Hal itu dituangkan dalam Surat Keputusan PSSI Sumatera Utara Nomor:SKEP/17/PSSI&#45;SUMUT/AMS/V/2026.&amp;nbsp;Penunjukan ini menjadi simbol semangat baru untuk membangkitkan kembali gairah dan kualitas olahraga sepak bola di Dairi.&amp;nbsp;Sosok Andi Prokery Ujung yang juga Ketua DPP GEMA Sicike&#45;Cike itu dikenal aktif di bidang sosial, kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat.&amp;nbsp;Dalam keterangannya, Andi menyampaikan rasa syukur sekaligus keseriusan dalam mengemban amanah tersebut.&amp;nbsp;&quot;Bagi saya, sepak bola bukan sekadar permainan, melainkan wadah persaudaraan, pembentukan karakter dan sarana pemersatu generasi muda,&quot; katanya kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).&amp;nbsp;Dicontohkan, ia telah mengumumkan bahwa Open&amp;nbsp;Turnamen Sepak Bola DPP GEMA Sicike&#45;Cike&amp;nbsp;akan segera digelar.&amp;nbsp;Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan momentum strategis untuk menghidupkan kembali antusiasme masyarakat sekaligus memberi ruang bagi talenta muda menampilkan kemampuan terbaik mereka.&amp;nbsp;“Turnamen ini kami persiapkan sebagai langkah awal. Kami ingin menghidupkan kembali semangat olahraga dan menemukan bibit&#45;bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama Kabupaten Dairi di kancah yang lebih tinggi,” kata Andi.&amp;nbsp;Rencana ini disambut positif oleh berbagai kalangan penggila sepak bola Dairi. Banyak yang menilai ajang ini menjadi titik terang setelah beberapa tahun terakhir minimnya kompetisi dan pembinaan berjenjang.&amp;nbsp;Selain menggelar turnamen, Andi menegaskan prioritas utamanya adalah melakukan konsolidasi organisasi, merangkul seluruh klub lokal, serta membangun komunikasi harmonis dengan seluruh elemen olahraga.&amp;nbsp;Ia meyakini kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendirian, melainkan butuh kebersamaan dan semangat gotong royong.&amp;nbsp;Masyarakat kini menanti pelaksanaan turnamen yang diprediksi menjadi salah satu ajang paling meriah tahun ini.&amp;nbsp;Dengan adanya pemimpin baru dan program kerja nyata, harapan besar tersemat agar sepak bola Dairi kembali bangkit, berkembang dan melahirkan prestasi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Andi Prokery Ujung resmi menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Hal itu dituangkan dalam Surat Keputusan PSSI Sumatera Utara Nomor:SKEP/17/PSSI-SUMUT/AMS/V/2026.&nbsp;<br><br>Penunjukan ini menjadi simbol semangat baru untuk membangkitkan kembali gairah dan kualitas olahraga sepak bola di Dairi.&nbsp;<br><br>Sosok Andi Prokery Ujung yang juga Ketua DPP GEMA Sicike-Cike itu dikenal aktif di bidang sosial, kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat.&nbsp;<br><br>Dalam keterangannya, Andi menyampaikan rasa syukur sekaligus keseriusan dalam mengemban amanah tersebut.&nbsp;<br><br>"Bagi saya, sepak bola bukan sekadar permainan, melainkan wadah persaudaraan, pembentukan karakter dan sarana pemersatu generasi muda," katanya kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).&nbsp;<br><br>Dicontohkan, ia telah mengumumkan bahwa Open&nbsp;Turnamen Sepak Bola DPP GEMA Sicike-Cike&nbsp;akan segera digelar.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan momentum strategis untuk menghidupkan kembali antusiasme masyarakat sekaligus memberi ruang bagi talenta muda menampilkan kemampuan terbaik mereka.&nbsp;<br><br>“Turnamen ini kami persiapkan sebagai langkah awal. Kami ingin menghidupkan kembali semangat olahraga dan menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama Kabupaten Dairi di kancah yang lebih tinggi,” kata Andi.&nbsp;<br><br>Rencana ini disambut positif oleh berbagai kalangan penggila sepak bola Dairi. Banyak yang menilai ajang ini menjadi titik terang setelah beberapa tahun terakhir minimnya kompetisi dan pembinaan berjenjang.&nbsp;<br><br>Selain menggelar turnamen, Andi menegaskan prioritas utamanya adalah melakukan konsolidasi organisasi, merangkul seluruh klub lokal, serta membangun komunikasi harmonis dengan seluruh elemen olahraga.&nbsp;<br><br>Ia meyakini kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendirian, melainkan butuh kebersamaan dan semangat gotong royong.&nbsp;<br><br>Masyarakat kini menanti pelaksanaan turnamen yang diprediksi menjadi salah satu ajang paling meriah tahun ini.&nbsp;<br><br>Dengan adanya pemimpin baru dan program kerja nyata, harapan besar tersemat agar sepak bola Dairi kembali bangkit, berkembang dan melahirkan prestasi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/andi-prokery-ujung-jabat-plt-ketua-pssi-dairi_TbQUff1eoP.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kades Juma Teguh Dairi Bantah Fisik APBDes Direalisasikan Diluar Desa</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/kades&#45;juma&#45;teguh&#45;dairi&#45;bantah&#45;fisik&#45;apbdes&#45;direalisasikan&#45;diluar&#45;desa&#45;78957zc6ex/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/kades&#45;juma&#45;teguh&#45;dairi&#45;bantah&#45;fisik&#45;apbdes&#45;direalisasikan&#45;diluar&#45;desa&#45;78957zc6ex/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 May 2026 13:57:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kegiatan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Juma Teguh, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dipastikan direalisasikan di wilayah Desa Juma Teguh.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Kepala Desa (Kades) Juma Teguh Dame Nababan, menanggapi beredarnya video di media sosial yang menyebut fisik Dana Desa (DD) Juma Teguh Tahun Anggaran (TA) 2025, berupa pengaspalan jalan, direalisasikan diluar Desa Juma Teguh.&amp;nbsp;&quot;Pengaspalan tahun 2025 itu, berada di Dusun I Juma Teguh. Itu untuk kepentingan masyarakat Juma Teguh. Banyak lahan pertanian disitu. Termasuk juga, jalan itu untuk akses ke wakaf Dusun I,&quot; kata Dame, ditemui wartawan di kantornya, Rabu (20/5/2026).&amp;nbsp;Dame membantah pengaspalan itu berada di desa tetangga, diluar Desa Juma Teguh, sebagaimana disebut dalam video yang diunggah di media sosial itu.&amp;nbsp;Ditambahkan, pengaspalan jalan dimaksud merupakan usulan warga dalam musrenbang Desa Juma Teguh. Terdapat 170 Kepala Keluarga (KK) di Dusun I.&amp;nbsp;&quot;Semua kegiatan yang ada di APBDes Juma Teguh, semuanya melalui proses musrenbang, terbuka. Mana yang lebih prioritas, dengan persetujuan bersama, itu dikerjakan,&quot; ujar Dame.&amp;nbsp;Dia pun menghimbau masyarakat Juma Teguh agar selektif dan bijak dalam bermedia sosial, sehingga tidak terjadi beredarnya informasi yang tidak bertanggungjawab.&amp;nbsp;Sementara itu, sebagaimana video yang diunggah di media sosial, Kepala Desa Juma Teguh dituding merealisasikan pengaspalan Jalan Usaha Tani (JUT) Rp228.127.000 dari DD Juma Teguh tahun 2025, namun lokasinya diduga di luar Desa Juma Teguh.&amp;nbsp;Pengaspalan jalan itu disebut untuk kepentingan Kepala Desa Juma Teguh, mempermudah akses ke beberapa titik bidang tanah yang dibeli Kades.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kegiatan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Juma Teguh, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dipastikan direalisasikan di wilayah Desa Juma Teguh.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Kepala Desa (Kades) Juma Teguh Dame Nababan, menanggapi beredarnya video di media sosial yang menyebut fisik Dana Desa (DD) Juma Teguh Tahun Anggaran (TA) 2025, berupa pengaspalan jalan, direalisasikan diluar Desa Juma Teguh.&nbsp;<br><br>"Pengaspalan tahun 2025 itu, berada di Dusun I Juma Teguh. Itu untuk kepentingan masyarakat Juma Teguh. Banyak lahan pertanian disitu. Termasuk juga, jalan itu untuk akses ke wakaf Dusun I," kata Dame, ditemui wartawan di kantornya, Rabu (20/5/2026).&nbsp;<br><br>Dame membantah pengaspalan itu berada di desa tetangga, diluar Desa Juma Teguh, sebagaimana disebut dalam video yang diunggah di media sosial itu.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, pengaspalan jalan dimaksud merupakan usulan warga dalam musrenbang Desa Juma Teguh. Terdapat 170 Kepala Keluarga (KK) di Dusun I.&nbsp;<br><br>"Semua kegiatan yang ada di APBDes Juma Teguh, semuanya melalui proses musrenbang, terbuka. Mana yang lebih prioritas, dengan persetujuan bersama, itu dikerjakan," ujar Dame.&nbsp;<br><br>Dia pun menghimbau masyarakat Juma Teguh agar selektif dan bijak dalam bermedia sosial, sehingga tidak terjadi beredarnya informasi yang tidak bertanggungjawab.&nbsp;<br><br>Sementara itu, sebagaimana video yang diunggah di media sosial, Kepala Desa Juma Teguh dituding merealisasikan pengaspalan Jalan Usaha Tani (JUT) Rp228.127.000 dari DD Juma Teguh tahun 2025, namun lokasinya diduga di luar Desa Juma Teguh.&nbsp;<br><br>Pengaspalan jalan itu disebut untuk kepentingan Kepala Desa Juma Teguh, mempermudah akses ke beberapa titik bidang tanah yang dibeli Kades.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kades-juma-teguh-dairi-bantah-fisik-apbdes-direalisasikan-diluar-desa_4w1dZeBcqe.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Panjaitan: Polisi Jagung</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;polisi&#45;jagung&#45;76bMhvwtGp/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;panjaitan&#45;polisi&#45;jagung&#45;76bMhvwtGp/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 18 May 2026 10:04:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Menyambut 80 tahun Polri, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat Hinca Pandjaitan, Hinca Panjaitan mengarang buku berjudul &quot;Polisi Jagung&quot;, yang akan terbit pada 1 Juli 2026.&amp;nbsp;Mengutip unggahan video dalam akun facebooknya, berikut ulasan Hinca terkait buku dimaksud.&amp;nbsp;Delapan puluh tahun itu umur yang sudah cukup untuk ditanya dengan jujur. Sudah jadi apa.&amp;nbsp;Saya delapan tahun duduk di Komisi III. Melihat Polri dari dekat. Ada masa publik memberi hormat. Ada masa publik geleng kepala. Jadi ketika polisi turun ke kebun jagung, saya tidak buru buru ikut menertawakan.&amp;nbsp;Banyak yang bertanya, sejak kapan polisi urus jagung. Saya justru bertanya balik, kalau urusan pangan sedang genting, siapa yang harus turun? Polisi datang setelah huru&#45;hara terjadi, kita marah. Polisi masuk ke urusan pencegahan, kita curiga.&amp;nbsp;Saya menulis buku ini karena ingin mencatatnya dengan kepala dingin. Polisi dulu lahir dekat dengan urusan warga. Menjaga pasar. Menjaga ketertiban kota. Menjaga ketersediaan pangan. Jadi ini bukan barang baru.&amp;nbsp;Kalau hasilnya buruk, kritik. Kalau hasilnya baik, akui. Sesederhana itu. Republik ini tidak akan maju kalau kita hanya tepuk tangan saat suka dan caci maki saat tidak suka.&amp;nbsp;Buku ini, layak dibaca oleh seluruh polisi di Indonesia. Ya, anda sahabat&#45;sahabat saya, mitra kerja saya, polisi di seluruh Indonesia.&amp;nbsp;Agar mereka, agar anda semua memahami bahwa apa yang sedang anda kerjakan, apa yang mereka kerjakan hari ini, di lahan jagung, dibawah matahari yang tidak peduli pangkat berapapun di pundak mereka, bukan sebagai sekedar perintah atasan yang harus dijalankan lalu dilupakan. Ini amanah Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;Ada sejarah dibaliknya. Ada logika negara yang serius. Ada kepercayaan yang sedang dipertaruhkan. Bukan kepercayaan Kapolri kepada mereka, tetapi kepercayaan petani, kepercayaan warga, kepercayaan republik ini kepada institusi yang sudah 80 tahun berdiri.&amp;nbsp;Sebab polisi yang berani dibaca, adalah polisi yang sudah selangkah lebih dekat untuk dipercaya.&amp;nbsp;Buku ini, akan terbit 1 Juli 2026, tepat di hari ulang tahun Polri yang ke&#45;80, bagian dari respon saya kepada mitra saya.&amp;nbsp;Saya memilih tanggal itu bukan karena simbolisme semata. Tapi karena saya percaya bahwa institusi yang sedang bergerak ke arah yang benar, perlu sesekali berhenti, bukan untuk merayakan dirinya sendiri tapi untuk membaca dirinya sendiri.&amp;nbsp;Jika anda berminat untuk mendapatkan buku ini, untuk merayakan hari ulang tahun Bhayangkara ke&#45;80 bersama seluruh jajaran, atau sekedar ingin meletakkannya di meja kerja, sebagai pengingat bahwa 80 tahun bukan akhir dari perjalanan, silahkan hubungi Propariban Rumahela, kontak 089501799236 atas nama Redo Siregar.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Menyambut 80 tahun Polri, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat Hinca Pandjaitan, Hinca Panjaitan mengarang buku berjudul "Polisi Jagung", yang akan terbit pada 1 Juli 2026.&nbsp;<br><br>Mengutip unggahan video dalam akun facebooknya, berikut ulasan Hinca terkait buku dimaksud.&nbsp;<br><br>Delapan puluh tahun itu umur yang sudah cukup untuk ditanya dengan jujur. Sudah jadi apa.&nbsp;<br><br>Saya delapan tahun duduk di Komisi III. Melihat Polri dari dekat. Ada masa publik memberi hormat. Ada masa publik geleng kepala. Jadi ketika polisi turun ke kebun jagung, saya tidak buru buru ikut menertawakan.&nbsp;<br><br>Banyak yang bertanya, sejak kapan polisi urus jagung. Saya justru bertanya balik, kalau urusan pangan sedang genting, siapa yang harus turun? Polisi datang setelah huru-hara terjadi, kita marah. Polisi masuk ke urusan pencegahan, kita curiga.&nbsp;<br><br>Saya menulis buku ini karena ingin mencatatnya dengan kepala dingin. Polisi dulu lahir dekat dengan urusan warga. Menjaga pasar. Menjaga ketertiban kota. Menjaga ketersediaan pangan. Jadi ini bukan barang baru.&nbsp;<br><br>Kalau hasilnya buruk, kritik. Kalau hasilnya baik, akui. Sesederhana itu. Republik ini tidak akan maju kalau kita hanya tepuk tangan saat suka dan caci maki saat tidak suka.&nbsp;<br><br>Buku ini, layak dibaca oleh seluruh polisi di Indonesia. Ya, anda sahabat-sahabat saya, mitra kerja saya, polisi di seluruh Indonesia.&nbsp;<br><br>Agar mereka, agar anda semua memahami bahwa apa yang sedang anda kerjakan, apa yang mereka kerjakan hari ini, di lahan jagung, dibawah matahari yang tidak peduli pangkat berapapun di pundak mereka, bukan sebagai sekedar perintah atasan yang harus dijalankan lalu dilupakan. Ini amanah Presiden Prabowo Subianto.&nbsp;<br><br>Ada sejarah dibaliknya. Ada logika negara yang serius. Ada kepercayaan yang sedang dipertaruhkan. Bukan kepercayaan Kapolri kepada mereka, tetapi kepercayaan petani, kepercayaan warga, kepercayaan republik ini kepada institusi yang sudah 80 tahun berdiri.&nbsp;<br><br>Sebab polisi yang berani dibaca, adalah polisi yang sudah selangkah lebih dekat untuk dipercaya.&nbsp;<br><br>Buku ini, akan terbit 1 Juli 2026, tepat di hari ulang tahun Polri yang ke-80, bagian dari respon saya kepada mitra saya.&nbsp;<br><br>Saya memilih tanggal itu bukan karena simbolisme semata. Tapi karena saya percaya bahwa institusi yang sedang bergerak ke arah yang benar, perlu sesekali berhenti, bukan untuk merayakan dirinya sendiri tapi untuk membaca dirinya sendiri.&nbsp;<br><br>Jika anda berminat untuk mendapatkan buku ini, untuk merayakan hari ulang tahun Bhayangkara ke-80 bersama seluruh jajaran, atau sekedar ingin meletakkannya di meja kerja, sebagai pengingat bahwa 80 tahun bukan akhir dari perjalanan, silahkan hubungi Propariban Rumahela, kontak 089501799236 atas nama Redo Siregar.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hinca-panjaitan-polisi-jagung_YqfKU6OV8A.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Satu Rumah Terbakar di Parbuluan IV Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/satu&#45;rumah&#45;terbakar&#45;di&#45;parbuluan&#45;iv&#45;dairi&#45;uz925au9S4/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/satu&#45;rumah&#45;terbakar&#45;di&#45;parbuluan&#45;iv&#45;dairi&#45;uz925au9S4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 May 2026 15:08:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Satu unit rumah tempat tinggal milik keluarga Aritonang di Sigalingging, Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, hangus terbakar, Sabtu (16/5/2026).&amp;nbsp;Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Dairi Amudi Situmeang menyebut, informasi kejadian itu diterima sekitar pukul 13.30 Wib.&amp;nbsp;Pihaknya kemudian mengerahkan petugas dan 2 unit mobil damkar berkapasitas 4 ribu liter dari pos siaga Sidikalang.&amp;nbsp;&quot;Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.50. Namun kondisi rumah sudah hangus. Tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait,&quot; sebut Amudi.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Satu unit rumah tempat tinggal milik keluarga Aritonang di Sigalingging, Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, hangus terbakar, Sabtu (16/5/2026).&nbsp;<br><br>Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Dairi Amudi Situmeang menyebut, informasi kejadian itu diterima sekitar pukul 13.30 Wib.&nbsp;<br><br>Pihaknya kemudian mengerahkan petugas dan 2 unit mobil damkar berkapasitas 4 ribu liter dari pos siaga Sidikalang.&nbsp;<br><br>"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.50. Namun kondisi rumah sudah hangus. Tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait," sebut Amudi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/satu-rumah-terbakar-di-parbuluan-iv-dairi_138rYt94z6.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Forum PHU, Tokoh Masyarakat dan Organisasi Pemuda, Dukung Persetujuan AMDAL PT Dairi Prima Mineral</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/forum&#45;phu&#45;tokoh&#45;masyarakat&#45;dan&#45;organisasi&#45;pemuda&#45;dukung&#45;persetujuan&#45;amdal&#45;pt&#45;dairi&#45;prima&#45;mineral&#45;e243zS2Kqj/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/forum&#45;phu&#45;tokoh&#45;masyarakat&#45;dan&#45;organisasi&#45;pemuda&#45;dukung&#45;persetujuan&#45;amdal&#45;pt&#45;dairi&#45;prima&#45;mineral&#45;e243zS2Kqj/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 May 2026 09:45:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat (PHU), tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta ribuan masyarakat di wilayah lingkar tambang menyampaikan dukungan terhadap langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang telah memberikan persetujuan AMDAL kepada PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).&amp;nbsp;Dukungan tersebut sebelumnya juga telah disampaikan secara langsung kepada pihak KLH di Jakarta awal tahun lalu sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan kepastian investasi dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Ketua Harian Forum Komunikasi PHU se&#45;Kabupaten Dairi, Aslim Padang, dalam keterangan pers diterima WahanaNews.co, Sabtu (16/5/2026).&amp;nbsp;Menurut Aslim, keputusan KLH telah melalui proses yang tepat dan terbuka. Juga, masyarakat telah memperoleh penjelasan secara langsung terkait substansi utama dokumen adendum AMDAL PT DPM.&amp;nbsp;“Sosialisasi mengenai adendum AMDAL yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi bersama perusahaan telah dilaksanakan di beberapa lokasi dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan secara terbuka mengenai potensi dampak tambang serta langkah&#45;langkah mitigasi risiko untuk mencegah dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat,” katanya.&amp;nbsp;Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses sosialisasi menjadi bagian penting untuk memastikan adanya transparansi dan pemahaman bersama terkait rencana operasional perusahaan kedepan.&amp;nbsp;Aslim menilai proses sosialisasi berlangsung terbuka dan informatif, termasuk terkait sistem pengelolaan limbah tambang yang menjadi perhatian masyarakat.&amp;nbsp;“Dalam sosialiasi AMDAL disampaikan bahwa sudah tidak ada lagi rencana pembangunan bendungan tailing besar atau Tailings Storage Facility (TSF) seperti konsep sebelumnya. Tailing akan diolah dan dimasukkan kembali kedalam lubang tambang sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang baru,” ujarnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, selain aspek lingkungan, masyarakat juga memperoleh penjelasan mengenai rencana konstruksi proyek, peluang pengadaan barang dan jasa lokal, rekrutmen tenaga kerja, serta program pemberdayaan masyarakat dan CSR yang akan dijalankan perusahaan.&amp;nbsp;Senada, tokoh pemuda dan sekaligus Dewan Pimpinan Daerah Ketua Pemuda Pakpak Indonesia (PPI) Kabupaten Dairi, Hakimuddin Kudadiri menyampaikan apresiasinya atas keputusan pemerintah yang dinilai mendengarkan suara mayoritas masyarakat di wilayah terdampak langsung kegiatan tambang.&amp;nbsp;“Kami bersyukur Menteri Lingkungan Hidup mendengarkan suara mayoritas masyarakat di lingkar tambang. Dengan terbitnya persetujuan AMDAL ini, kami berharap perusahaan dapat segera beroperasi sehingga manfaat ekonomi dan peluang kerja bagi masyarakat bisa segera dirasakan,” ujarnya.&amp;nbsp;Demikian dengan tokoh masyarakat lingkar tambang Lamhot Boangmanalu, mendukung terbitnya persetujuan AMDAL PT DPM dan mengapresiasi keterbukaan perusahaan dalam proses sosialisasi kepada masyarakat.&amp;nbsp;“Saya melihat selama dua hari kegiatan sosialisasi di desa&#45;desa lingkar tambang, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Peserta yang hadir juga mewakili masyarakat dari beberapa kecamatan dan puluhan desa,” ungkapnya.&amp;nbsp;Para tokoh masyarakat dan organisasi pemuda pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama mengawal keberadaan perusahaan agar tetap beroperasi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;Pengawasan dari masyarakat dinilai penting untuk memastikan seluruh komitmen lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat dijalankan secara konsisten dan bertanggung jawab.&amp;nbsp;“Selanjutnya mari kita bersama&#45;sama mengawal keberadaan perusahaan ini dan memastikan mereka taat terhadap aturan dan peraturan yang berlaku. Kami percaya pengawasan masyarakat tetap penting agar kegiatan pertambangan berjalan secara bertanggung jawab. Menolak tambang bukan solusi untuk membantu pembangunan di Dairi. Yang diperlukan adalah memastikan investasi berjalan dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan tetap menjaga lingkungan,” ujar Aslim Padang.&amp;nbsp;Masyarakat berharap dengan terbitnya persetujuan AMDAL tersebut, investasi PT DPM dapat segera berjalan sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dairi, dengan tetap mengedepankan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat (PHU), tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta ribuan masyarakat di wilayah lingkar tambang menyampaikan dukungan terhadap langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang telah memberikan persetujuan AMDAL kepada PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).&nbsp;<br><br>Dukungan tersebut sebelumnya juga telah disampaikan secara langsung kepada pihak KLH di Jakarta awal tahun lalu sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan kepastian investasi dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Ketua Harian Forum Komunikasi PHU se-Kabupaten Dairi, Aslim Padang, dalam keterangan pers diterima WahanaNews.co, Sabtu (16/5/2026).&nbsp;<br><br>Menurut Aslim, keputusan KLH telah melalui proses yang tepat dan terbuka. Juga, masyarakat telah memperoleh penjelasan secara langsung terkait substansi utama dokumen adendum AMDAL PT DPM.&nbsp;<br><br>“Sosialisasi mengenai adendum AMDAL yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi bersama perusahaan telah dilaksanakan di beberapa lokasi dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan secara terbuka mengenai potensi dampak tambang serta langkah-langkah mitigasi risiko untuk mencegah dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat,” katanya.&nbsp;<br><br>Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses sosialisasi menjadi bagian penting untuk memastikan adanya transparansi dan pemahaman bersama terkait rencana operasional perusahaan kedepan.&nbsp;<br><br>Aslim menilai proses sosialisasi berlangsung terbuka dan informatif, termasuk terkait sistem pengelolaan limbah tambang yang menjadi perhatian masyarakat.&nbsp;<br><br>“Dalam sosialiasi AMDAL disampaikan bahwa sudah tidak ada lagi rencana pembangunan bendungan tailing besar atau <i>Tailings Storage Facility </i>(TSF) seperti konsep sebelumnya. Tailing akan diolah dan dimasukkan kembali kedalam lubang tambang sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang baru,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, selain aspek lingkungan, masyarakat juga memperoleh penjelasan mengenai rencana konstruksi proyek, peluang pengadaan barang dan jasa lokal, rekrutmen tenaga kerja, serta program pemberdayaan masyarakat dan CSR yang akan dijalankan perusahaan.&nbsp;<br><br>Senada, tokoh pemuda dan sekaligus Dewan Pimpinan Daerah Ketua Pemuda Pakpak Indonesia (PPI) Kabupaten Dairi, Hakimuddin Kudadiri menyampaikan apresiasinya atas keputusan pemerintah yang dinilai mendengarkan suara mayoritas masyarakat di wilayah terdampak langsung kegiatan tambang.&nbsp;<br><br>“Kami bersyukur Menteri Lingkungan Hidup mendengarkan suara mayoritas masyarakat di lingkar tambang. Dengan terbitnya persetujuan AMDAL ini, kami berharap perusahaan dapat segera beroperasi sehingga manfaat ekonomi dan peluang kerja bagi masyarakat bisa segera dirasakan,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Demikian dengan tokoh masyarakat lingkar tambang Lamhot Boangmanalu, mendukung terbitnya persetujuan AMDAL PT DPM dan mengapresiasi keterbukaan perusahaan dalam proses sosialisasi kepada masyarakat.&nbsp;<br><br>“Saya melihat selama dua hari kegiatan sosialisasi di desa-desa lingkar tambang, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Peserta yang hadir juga mewakili masyarakat dari beberapa kecamatan dan puluhan desa,” ungkapnya.&nbsp;<br><br>Para tokoh masyarakat dan organisasi pemuda pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal keberadaan perusahaan agar tetap beroperasi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.&nbsp;<br><br>Pengawasan dari masyarakat dinilai penting untuk memastikan seluruh komitmen lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat dijalankan secara konsisten dan bertanggung jawab.&nbsp;<br><br>“Selanjutnya mari kita bersama-sama mengawal keberadaan perusahaan ini dan memastikan mereka taat terhadap aturan dan peraturan yang berlaku. Kami percaya pengawasan masyarakat tetap penting agar kegiatan pertambangan berjalan secara bertanggung jawab. Menolak tambang bukan solusi untuk membantu pembangunan di Dairi. Yang diperlukan adalah memastikan investasi berjalan dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan tetap menjaga lingkungan,” ujar Aslim Padang.&nbsp;<br><br>Masyarakat berharap dengan terbitnya persetujuan AMDAL tersebut, investasi PT DPM dapat segera berjalan sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dairi, dengan tetap mengedepankan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/forum-phu-tokoh-masyarakat-dan-organisasi-pemuda-dukung-persetujuan-amdal-pt-dairi-prima-mineral_YSJjKsM76A.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Pandjaitan: Cintailah Rakyatmu Sepenuh Hati</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;cintailah&#45;rakyatmu&#45;sepenuh&#45;hati&#45;q3ntzDeri7/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;cintailah&#45;rakyatmu&#45;sepenuh&#45;hati&#45;q3ntzDeri7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 13 May 2026 13:35:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Kepala Badan Pertanahan Nasional DKI Jakarta, Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan perwakilan korban tanah di Bendungan Hilir (Benhil) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu, anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah bijak dan berani untuk menyelesaikan sengketa tanah yang menimpa warga di Benhil, Jakarta Pusat.&amp;nbsp;Pasalnya, ia meyakini keadilan bagi warga negara harus diutamakan di atas perdebatan hukum yang kaku.&amp;nbsp;“Izinkan saya untuk tidak memperdebatkan jeritan rakyat ini, tapi melihat dari perspektif lain. Kira&#45;kira kan selalu kita bilang begini, negara tidak boleh kalah atas kejahatan. Tetapi negara yang amanah, mengalah pada warga negaranya,” tegas Hinca, dilihat WahanaNews.co di laman YouTube TVR Parlemen, Rabu (13/5/2026).&amp;nbsp;Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menyoroti masa tinggal warga yang sudah mencapai setengah abad di lahan tersebut.&amp;nbsp;Menurutnya, keberadaan warga yang telah puluhan tahun hidup damai dan berkontribusi disana seharusnya menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah untuk tidak melakukan penggusuran atau pengalihan lahan kepada pihak lain.&amp;nbsp;&quot;Membiarkan 50 tahun warga negaramu hidup damai di atas tanah itu, mengajari murid&#45;muridnya, itu artinya membersemaikan cintamu kepada warga negaramu. 50 tahun. Mengapa setelah itu kau ingkar janji? Berarti mencederai cinta itu. Cintailah rakyatmu itu sepenuh hati. Saya menggunakan kata cinta dulu daripada berdebat soal hukum,” lanjutnya.&amp;nbsp;Hinca juga meyakinkan pihak Pemprov DKI Jakarta bahwa menyerahkan hak atas tanah tersebut kepada tujuh keluarga korban tidak akan mengganggu stabilitas keuangan daerah.&amp;nbsp;Ia berharap pemerintah tidak berlindung di balik prosedur pengadilan yang panjang hanya untuk menghindari tanggung jawab moral kepada warga.&amp;nbsp;&quot;Saya pastikan DKI Jakarta tidak bangkrut kalau memberikan tanah ini untuk tujuh warga negaranya itu. Saya enggak yakin itu bangkrut. Nah oleh karena itu, pimpinan kalau kita harus mengambil rekomendasi, rekomendasi kita ini kan kita wakilnya, ya kedaulatan keadilan ada di sini,” ujar legislator dapil Sumatera Utara III itu.&amp;nbsp;Di akhir penyampaiannya, Hinca mengusulkan agar Komisi III DPR RI mengeluarkan rekomendasi resmi kepada Pemprov DKI untuk memberikan kepastian hak atas tanah bagi warga Benhil.&amp;nbsp;Hinca menekankan bahwa keberanian memihak rakyat adalah ciri pemimpin yang hebat.&amp;nbsp;“Saya mengusulkan pimpinan, kalau kawan&#45;kawan semua sepakat, kita rekomendasikan DKI Jakarta, tulus ikhlas kau, serahkan tanah kepada tujuh keluarga di situ. Itu anda baru pemimpin yang hebat, mengalah untuk warga negaranya. Tak ada ruginya pimpinan. Kesimpulan kita, meminta DKI Jakarta, serahkan itu tanah kepada warga negaranya,” pungkas Hinca.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Kepala Badan Pertanahan Nasional DKI Jakarta, Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan perwakilan korban tanah di Bendungan Hilir (Benhil) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu, anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah bijak dan berani untuk menyelesaikan sengketa tanah yang menimpa warga di Benhil, Jakarta Pusat.&nbsp;<br><br>Pasalnya, ia meyakini keadilan bagi warga negara harus diutamakan di atas perdebatan hukum yang kaku.&nbsp;<br><br>“Izinkan saya untuk tidak memperdebatkan jeritan rakyat ini, tapi melihat dari perspektif lain. Kira-kira kan selalu kita bilang begini, negara tidak boleh kalah atas kejahatan. Tetapi negara yang amanah, mengalah pada warga negaranya,” tegas Hinca, dilihat WahanaNews.co di laman YouTube TVR Parlemen, Rabu (13/5/2026).&nbsp;<br><br>Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menyoroti masa tinggal warga yang sudah mencapai setengah abad di lahan tersebut.&nbsp;<br><br>Menurutnya, keberadaan warga yang telah puluhan tahun hidup damai dan berkontribusi disana seharusnya menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah untuk tidak melakukan penggusuran atau pengalihan lahan kepada pihak lain.&nbsp;<br><br>"Membiarkan 50 tahun warga negaramu hidup damai di atas tanah itu, mengajari murid-muridnya, itu artinya membersemaikan cintamu kepada warga negaramu. 50 tahun. Mengapa setelah itu kau ingkar janji? Berarti mencederai cinta itu. Cintailah rakyatmu itu sepenuh hati. Saya menggunakan kata cinta dulu daripada berdebat soal hukum,” lanjutnya.&nbsp;<br><br>Hinca juga meyakinkan pihak Pemprov DKI Jakarta bahwa menyerahkan hak atas tanah tersebut kepada tujuh keluarga korban tidak akan mengganggu stabilitas keuangan daerah.&nbsp;<br><br>Ia berharap pemerintah tidak berlindung di balik prosedur pengadilan yang panjang hanya untuk menghindari tanggung jawab moral kepada warga.&nbsp;<br><br>"Saya pastikan DKI Jakarta tidak bangkrut kalau memberikan tanah ini untuk tujuh warga negaranya itu. Saya enggak yakin itu bangkrut. Nah oleh karena itu, pimpinan kalau kita harus mengambil rekomendasi, rekomendasi kita ini kan kita wakilnya, ya kedaulatan keadilan ada di sini,” ujar legislator dapil Sumatera Utara III itu.&nbsp;<br><br>Di akhir penyampaiannya, Hinca mengusulkan agar Komisi III DPR RI mengeluarkan rekomendasi resmi kepada Pemprov DKI untuk memberikan kepastian hak atas tanah bagi warga Benhil.&nbsp;<br><br>Hinca menekankan bahwa keberanian memihak rakyat adalah ciri pemimpin yang hebat.&nbsp;<br><br>“Saya mengusulkan pimpinan, kalau kawan-kawan semua sepakat, kita rekomendasikan DKI Jakarta, tulus ikhlas kau, serahkan tanah kepada tujuh keluarga di situ. Itu anda baru pemimpin yang hebat, mengalah untuk warga negaranya. Tak ada ruginya pimpinan. Kesimpulan kita, meminta DKI Jakarta, serahkan itu tanah kepada warga negaranya,” pungkas Hinca.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hinca-pandjaitan-cintailah-rakyatmu-sepenuh-hati_l6F5mtIrkd.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Berantas Narkoba dan Barang Terlarang, Rutan Sidikalang Gelar Razia Insidentil Gabungan Bersama TNI&#45;Polri</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/berantas&#45;narkoba&#45;dan&#45;barang&#45;terlarang&#45;rutan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;razia&#45;insidentil&#45;gabungan&#45;bersama&#45;tni&#45;polri&#45;Dyveg3c9cq/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/berantas&#45;narkoba&#45;dan&#45;barang&#45;terlarang&#45;rutan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;razia&#45;insidentil&#45;gabungan&#45;bersama&#45;tni&#45;polri&#45;Dyveg3c9cq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 09 May 2026 06:26:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam rangka mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin pertama mengenai pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di Lapas/Rutan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang menggelar razia insidentil gabungan, Jumat (8/5/2026) malam.&amp;nbsp;Keterangan pers diterima WahanaNews.co, kegiatan yang dilakukan bersama aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri itu, untuk memastikan lingkungan Rutan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.&amp;nbsp;Razia gabungan dipimpin Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, didampingi jajaran struktural yakni Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Brema Barus, serta Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Franky Togatorop.&amp;nbsp;Sebanyak 32 personel diterjunkan dalam operasi ini, yang terdiri dari 2 personel TNI, 2 personel Polri, serta 28 petugas internal Rutan Sidikalang.&amp;nbsp;Dalam arahannya saat memimpin apel sebelum penggeledahan, Loviga Sembiring menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba).&amp;nbsp;Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan TNI&#45;Polri sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.&amp;nbsp;Adapun operasi penggeledahan menyasar kamar hunian di dua blok utama, yakni kamar 01, 02, 03, dan 08 pada Blok SM Raja, serta kamar 12, 17, dan 18 pada Blok Imam Bonjol.&amp;nbsp;Petugas melakukan pemeriksaan secara teliti dan menyeluruh terhadap badan warga binaan maupun setiap sudut kamar hunian dengan tetap mengedepankan aspek humanis.&amp;nbsp;Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan, di antaranya 6 buah sendok besi, 3 buah pisau cukur, 3 set kartu remi, 2 buah pisau rakitan, 2 buah mancis, 1 buah pisau silet, dan 1 buah gunting kuku.&amp;nbsp;Seluruh barang temuan tersebut kemudian didata dan langsung dimusnahkan guna memastikan tidak ada lagi benda berbahaya di dalam blok hunian.&amp;nbsp;Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib ini menjadi bukti nyata bahwa Rutan Sidikalang terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan dengan prinsip PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel) serta memperkuat integritas petugas melalui kolaborasi lintas instansi demi menjaga kondusivitas keamanan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam rangka mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin pertama mengenai pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di Lapas/Rutan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang menggelar razia insidentil gabungan, Jumat (8/5/2026) malam.&nbsp;<br><br>Keterangan pers diterima WahanaNews.co, kegiatan yang dilakukan bersama aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri itu, untuk memastikan lingkungan Rutan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.&nbsp;<br><br>Razia gabungan dipimpin Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, didampingi jajaran struktural yakni Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Brema Barus, serta Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Franky Togatorop.&nbsp;<br><br>Sebanyak 32 personel diterjunkan dalam operasi ini, yang terdiri dari 2 personel TNI, 2 personel Polri, serta 28 petugas internal Rutan Sidikalang.&nbsp;<br><br>Dalam arahannya saat memimpin apel sebelum penggeledahan, Loviga Sembiring menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba).&nbsp;<br><br>Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan TNI-Polri sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.&nbsp;<br><br>Adapun operasi penggeledahan menyasar kamar hunian di dua blok utama, yakni kamar 01, 02, 03, dan 08 pada Blok SM Raja, serta kamar 12, 17, dan 18 pada Blok Imam Bonjol.&nbsp;<br><br>Petugas melakukan pemeriksaan secara teliti dan menyeluruh terhadap badan warga binaan maupun setiap sudut kamar hunian dengan tetap mengedepankan aspek humanis.&nbsp;<br><br>Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan, di antaranya 6 buah sendok besi, 3 buah pisau cukur, 3 set kartu remi, 2 buah pisau rakitan, 2 buah mancis, 1 buah pisau silet, dan 1 buah gunting kuku.&nbsp;<br><br>Seluruh barang temuan tersebut kemudian didata dan langsung dimusnahkan guna memastikan tidak ada lagi benda berbahaya di dalam blok hunian.&nbsp;<br><br>Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib ini menjadi bukti nyata bahwa Rutan Sidikalang terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan dengan prinsip PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel) serta memperkuat integritas petugas melalui kolaborasi lintas instansi demi menjaga kondusivitas keamanan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/berantas-narkoba-dan-barang-terlarang-rutan-sidikalang-gelar-razia-insidentil-gabungan-bersama-tni-polri_1ss5W8B0V5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Rutan Sidikalang Tegaskan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/rutan&#45;sidikalang&#45;tegaskan&#45;komitmen&#45;bersih&#45;dari&#45;handphone&#45;ilegal&#45;narkoba&#45;dan&#45;penipuan&#45;GiBTfYZZSj/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/rutan&#45;sidikalang&#45;tegaskan&#45;komitmen&#45;bersih&#45;dari&#45;handphone&#45;ilegal&#45;narkoba&#45;dan&#45;penipuan&#45;GiBTfYZZSj/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 13:39:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, di aula Rutan Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&amp;nbsp;Apel ikrar dimaksud sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan berintegritas.&amp;nbsp;Keterangan pers diterima WahanaNews.co dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, apel tersebut diikuti seluruh jajaran pegawai.&amp;nbsp;Pada kesempatan itu, seluruh peserta apel mengucapkan ikrar bersama sebagai simbol kesiapan dan kesungguhan untuk mendukung program Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba, Handphone Ilegal, dan Penipuan.&amp;nbsp;Dalam amanatnya, Loviga menyampaikan bahwa perang terhadap narkoba, handphone ilegal, dan penipuan bukan hanya menjadi tugas individu maupun kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh jajaran pemasyarakatan.&amp;nbsp;&quot;Seluruh petugas diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat pengawasan demi mencegah masuknya handphone ilegal, peredaran narkoba, maupun praktik penipuan di lingkungan rutan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urin bagi seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan.&amp;nbsp;Rutan Sidikalang berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan guna mewujudkan pemasyarakatan yang semakin pasti bermanfaat untuk masyarakat.&amp;nbsp;Melalui semangat “Zero Narkoba, Handphone, dan penipuan adalah harga mati”, seluruh jajaran Rutan Sidikalang diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan institusi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, di aula Rutan Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&nbsp;<br><br>Apel ikrar dimaksud sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan berintegritas.&nbsp;<br><br>Keterangan pers diterima WahanaNews.co dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, apel tersebut diikuti seluruh jajaran pegawai.&nbsp;<br><br>Pada kesempatan itu, seluruh peserta apel mengucapkan ikrar bersama sebagai simbol kesiapan dan kesungguhan untuk mendukung program Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba, Handphone Ilegal, dan Penipuan.&nbsp;<br><br>Dalam amanatnya, Loviga menyampaikan bahwa perang terhadap narkoba, handphone ilegal, dan penipuan bukan hanya menjadi tugas individu maupun kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh jajaran pemasyarakatan.&nbsp;<br><br>"Seluruh petugas diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat pengawasan demi mencegah masuknya handphone ilegal, peredaran narkoba, maupun praktik penipuan di lingkungan rutan," katanya.&nbsp;<br><br>Sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urin bagi seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan.&nbsp;<br><br>Rutan Sidikalang berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan guna mewujudkan pemasyarakatan yang semakin pasti bermanfaat untuk masyarakat.&nbsp;<br><br>Melalui semangat “Zero Narkoba, Handphone, dan penipuan adalah harga mati”, seluruh jajaran Rutan Sidikalang diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan institusi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/rutan-sidikalang-tegaskan-komitmen-bersih-dari-handphone-ilegal-narkoba-dan-penipuan_fp92wl8Uga.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Komitmen Perkuat Ekonomi Lokal, Ini Langkah PT Dairi Prima Mineral</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/komitmen&#45;perkuat&#45;ekonomi&#45;lokal&#45;ini&#45;langkah&#45;pt&#45;dairi&#45;prima&#45;mineral&#45;4r7jTHQVqi/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/komitmen&#45;perkuat&#45;ekonomi&#45;lokal&#45;ini&#45;langkah&#45;pt&#45;dairi&#45;prima&#45;mineral&#45;4r7jTHQVqi/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 09:35:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pilar kemandirian ekonomi.&amp;nbsp;Mengawali rangkaian kegiatan pada April 2026, PT DPM menginisiasi Demonstration Plot (Demplot) sebagai cikal bakal pionir budidaya ikan air tawar bagi warga desa ring 1, sekaligus menggelar Pelatihan Budidaya Perikanan Air Tawar di Desa Polling Anak&#45;anak.&amp;nbsp;Program tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan resmi pemerintah desa dan dilaksanakan melalui kolaborasi erat dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan.&amp;nbsp;Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup standarisasi kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, serta praktik budidaya yang mengutamakan kualitas dan keberlanjutan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pilar kemandirian ekonomi.&nbsp;<br><br>Mengawali rangkaian kegiatan pada April 2026, PT DPM menginisiasi Demonstration Plot (Demplot) sebagai cikal bakal pionir budidaya ikan air tawar bagi warga desa ring 1, sekaligus menggelar Pelatihan Budidaya Perikanan Air Tawar di Desa Polling Anak-anak.&nbsp;<br><br>Program tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan resmi pemerintah desa dan dilaksanakan melalui kolaborasi erat dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan.&nbsp;<br><br>Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup standarisasi kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, serta praktik budidaya yang mengutamakan kualitas dan keberlanjutan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778207800_b73b058956ed4cfde482.jpg"></figure><p>Managemen PT DPM menyampaikan materi dalam pelatihan demplot budidaya ikan air tawar di Desa Polling Anak-anak, Jumat (24/4/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. PT DPM]</p><p>Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus menerapkan tata kelola budidaya yang lebih profesional.&nbsp;<br><br>Chief Legal and External Relation Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin mengungkapkan, melalui pelatihan budidaya perikanan air tawar ini, PT DPM hadir tidak hanya sebagai mitra, tetapi sebagai pendorong utama pemberdayaan masyarakat.&nbsp;<br><br>"Kami berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal secara berkelanjutan, agar masyarakat dapat mandiri dan berkembang," sebut Radianto, dalam keterangan pers melalui Super Intendent External Relation, Baiq Idayani, Jumat (8/5/2026).</p><p>Sebagai bentuk dukungan nyata dalam menginisiasi demplot tersebut, PT DPM menyalurkan sarana pendukung mulai dari pembuatan keramba ikan, instalasi saluran air menggunakan paralon, hingga penyediaan benih ikan bersertifikat dan pakan berkualitas tinggi.&nbsp;<br><br>Dukungan infrastruktur dan stimulan&nbsp;<br>ini diberikan untuk memastikan program dapat bertransformasi menjadi unit usaha mandiri yang memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778207838_1c9dceba37346a8e511a.jpg"></figure><p>PPL Perikanan menyampaikan materi dalam pelatihan demplot budidaya ikan air tawar di Desa Polling Anak-anak, Jumat (24/4/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. PT DPM]</p><p>PT DPM meyakini bahwa penguatan sektor perikanan darat ini merupakan salah satu potensi dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Sejalan dengan upaya tersebut, PT DPM juga menjalankan berbagai program penguatan ekonomi lokal di sektor agribisnis.&nbsp;<br><br>Perusahaan telah merancang program untuk mengoptimalkan potensi unggulan&nbsp;<br>wilayah operasinya yang dikenal sebagai sentra produksi kopi robusta berkualitas tinggi, serta komoditas kakao dan durian.&nbsp;<br><br>Dalam pelaksanaannya, PT DPM bersinergi dengan Dinas Pertanian, PPL, pemerintah desa, serta kelompok tani untuk memberikan pelatihan teknis, membuka akses pasar, dan mendukung penyediaan sarana produksi.&nbsp;<br><br>Implementasi program ini juga diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pertanian di&nbsp;<br>Sopogadong, yang diikuti oleh 47 petani terpilih dari total 200 kandidat program tahun 2025.&nbsp;<br><br>Bekerja sama dengan PPL, para petani mendapatkan pelatihan teknis budidaya kopi, kakao, dan durian, termasuk teknik pengendalian hama, serta dukungan pupuk khusus dan vitamin tanaman guna meningkatkan produktivitas hasil panen.&nbsp;<br><br>“Melalui berbagai inisiatif terintegrasi ini, PT DPM berharap Desa Polling Anak-anak dapat menjadi contoh pengembangan budidaya perikanan air tawar yang produktif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas di wilayah sekitarnya,” tutup Radianto.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/komitmen-perkuat-ekonomi-lokal-ini-langkah-pt-dairi-prima-mineral_06eQn9LV7z.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pengendara Septor Dirampok di Jembatan Lae Renun Dairi, Rp314 Juta Raib</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/pengendara&#45;septor&#45;dirampok&#45;di&#45;jembatan&#45;lae&#45;renun&#45;dairi&#45;rp314&#45;juta&#45;raib&#45;c5r9c90Jcl/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/pengendara&#45;septor&#45;dirampok&#45;di&#45;jembatan&#45;lae&#45;renun&#45;dairi&#45;rp314&#45;juta&#45;raib&#45;c5r9c90Jcl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 07 May 2026 13:10:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wandaniel Girsang (24), pemuda warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dirampok di jembatan Sungai Lae Renun Sumbul Karo, Tigalingga, Rabu (6/5/2026).&amp;nbsp;Akibat perampokan itu, uang Rp314 juta yang dibawa korban dalam tas, raib digondol perampok.&amp;nbsp;Korban mengalami luka berat di mulut dan mata memar bengkak serta luka&#45;luka di tangan dan kaki, sehingga harus dirawat di RSUD Sidikalang.&amp;nbsp;Dikonfirmasi wartawan di RSUD Sidikalang, Kamis (7/5/2026), korban didampingi orang tuanya Arlis Girsang (64), menceritakan kronologi kejadian itu.&amp;nbsp;Dijelaskan, Rabu (6/5/2026) sore sekitar pukul 17.30 Wib, korban hendak pulang ke desanya dari Sidikalang mengenderai Sepeda Motor (Septor) RX King, membawa tas ransel berisi laptop dan uang tunai Rp314 juta.&amp;nbsp;Setahu bagaimana, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) persis di jalan tikungan tajam ujung Jembatan Lae Renun Palding Jaya Sumbul Tigalingga Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sidikalang&#45;Tigalingga, korban dicegat tiga orang tak dikenal, menggunakan penutup wajah.&amp;nbsp;Korban mencoba menghidar ke jalan sisi&amp;nbsp; jembatan dan ternyata jalan buntu. Ketiga pelaku langsung mengejar serta menghantamkan balok kayu ke wajahnya, kemudian membawa kabur tas ransel milik korban.&amp;nbsp;Setelah itu, korban berlari menuju perkampungan Sumbul Karo yang berjarak kurang lebih 500 meter dari TKP. Warga sekitar pun membawa korban ke Puskesmas Tigalingga sembari menginformasikan kejadian itu ke Polsek Tigalingga.&amp;nbsp;Orang tua korban, Arlis Girsang menuturkan, sebelum kejadian, anaknya itu sudah ada satu minggu pulang ke kampung dari Palembang, Sumatera Selatan.&amp;nbsp;Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 14.00 Wib, korban berangkat ke Sidikalang menuju bank untuk keperluan urusan proyek dan membawa uang tunai sebanyak Rp50 juta. Urusan belum kelar, korban menginap di salah satu hotel di Sidikalang.&amp;nbsp;Pengakuan Arlis, anaknya itu merupakan karyawan di salah satu perusahaan kontraktor di Palembang.&amp;nbsp;Terpisah, Kapolsek Tigalingga, Iptu Parlindungan Lumbantoruan dikonfirmasi wartawan lewat selular, membenarkan kejadian itu.&amp;nbsp;&quot;Perkaranya masih penyelidikan, sepeda motor korban diamankan ke polsek. Untuk sementara masih lidik,&quot; kata Parlindungan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wandaniel Girsang (24), pemuda warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dirampok di jembatan Sungai Lae Renun Sumbul Karo, Tigalingga, Rabu (6/5/2026).&nbsp;<br><br>Akibat perampokan itu, uang Rp314 juta yang dibawa korban dalam tas, raib digondol perampok.&nbsp;<br><br>Korban mengalami luka berat di mulut dan mata memar bengkak serta luka-luka di tangan dan kaki, sehingga harus dirawat di RSUD Sidikalang.&nbsp;<br><br>Dikonfirmasi wartawan di RSUD Sidikalang, Kamis (7/5/2026), korban didampingi orang tuanya Arlis Girsang (64), menceritakan kronologi kejadian itu.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, Rabu (6/5/2026) sore sekitar pukul 17.30 Wib, korban hendak pulang ke desanya dari Sidikalang mengenderai Sepeda Motor (Septor) RX King, membawa tas ransel berisi laptop dan uang tunai Rp314 juta.&nbsp;<br><br>Setahu bagaimana, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) persis di jalan tikungan tajam ujung Jembatan Lae Renun Palding Jaya Sumbul Tigalingga Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sidikalang-Tigalingga, korban dicegat tiga orang tak dikenal, menggunakan penutup wajah.&nbsp;<br><br>Korban mencoba menghidar ke jalan sisi&nbsp; jembatan dan ternyata jalan buntu. Ketiga pelaku langsung mengejar serta menghantamkan balok kayu ke wajahnya, kemudian membawa kabur tas ransel milik korban.&nbsp;<br><br>Setelah itu, korban berlari menuju perkampungan Sumbul Karo yang berjarak kurang lebih 500 meter dari TKP. Warga sekitar pun membawa korban ke Puskesmas Tigalingga sembari menginformasikan kejadian itu ke Polsek Tigalingga.&nbsp;<br><br>Orang tua korban, Arlis Girsang menuturkan, sebelum kejadian, anaknya itu sudah ada satu minggu pulang ke kampung dari Palembang, Sumatera Selatan.&nbsp;<br><br>Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 14.00 Wib, korban berangkat ke Sidikalang menuju bank untuk keperluan urusan proyek dan membawa uang tunai sebanyak Rp50 juta. Urusan belum kelar, korban menginap di salah satu hotel di Sidikalang.&nbsp;<br><br>Pengakuan Arlis, anaknya itu merupakan karyawan di salah satu perusahaan kontraktor di Palembang.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kapolsek Tigalingga, Iptu Parlindungan Lumbantoruan dikonfirmasi wartawan lewat selular, membenarkan kejadian itu.&nbsp;<br><br>"Perkaranya masih penyelidikan, sepeda motor korban diamankan ke polsek. Untuk sementara masih lidik," kata Parlindungan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pengendara-septor-dirampok-di-jembatan-lae-renun-dairi-rp314-juta-raib_npezdVjcWn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bimtek Pengelolaan Posyandu Layanan Primer di Sitinjo, Ini Kata Ketua TP Posyandu Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/bimtek&#45;pengelolaan&#45;posyandu&#45;layanan&#45;primer&#45;di&#45;sitinjo&#45;ini&#45;kata&#45;ketua&#45;tp&#45;posyandu&#45;dairi&#45;446DmgEmwd/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/bimtek&#45;pengelolaan&#45;posyandu&#45;layanan&#45;primer&#45;di&#45;sitinjo&#45;ini&#45;kata&#45;ketua&#45;tp&#45;posyandu&#45;dairi&#45;446DmgEmwd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 06 May 2026 17:28:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Posyandu kini menjadi pusat layanan terpadu yang sangat luas jangkauannya sehingga sinergi antara Tim Penggerak PKK, Camat, Puskesmas, dan seluruh mitra kerja menjadi mutlak diperlukan agar seluruh warga dapat merasakan manfaat dari layanan dasar secara merata.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, hal itu disampaikan Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga melalui Wakil Ketua TP Posyandu Dairi Sri Dewi Wahyu Daniel Sagala dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu, Camat, Puskesmas dan Mitra dalam pengelolaan Posyandu Layanan Primer, di aula kantor Kecamatan Sitinjo, Rabu (6/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Saat ini, wajah pelayanan kesehatan kita tengah mengalami transformasi besar. Melalui kebijakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer, posyandu tidak lagi hanya sekadar tempat menimbang bayi atau memberikan imunisasi, namun bertransformasi menjadi garda terdepan dalam menyediakan layanan kesehatan di sepanjang siklus hidup—mulai dari ibu hamil, bayi, remaja, usia produktif, hingga lansia,&quot; ujar Ketua TP Posyandu Dairi dalam sambutan tertulisnya.&amp;nbsp;Ia mengatakan enam layanan dasar yang kini menjadi tanggung jawab bersama melalui wadah posyandu meliputi bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pekerjaan umum, bidang perumahan rakyat, bidang trantibumlinmas (ketertiban umum dan pelindungan masyarakat), serta bidang sosial.&amp;nbsp;Sementara Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik dalam kegiatan tersebut mengatakan saat ini kita sedang melaksanakan transformasi kesehatan, di mana pilar pertamanya adalah transformasi layanan primer.&amp;nbsp;Fokus saat ini bukan lagi sekadar mengobati orang sakit (kuratif), melainkan bergeser jauh ke hulu, yaitu menjaga masyarakat agar tetap sehat melalui upaya promotif dan preventif yang komprehensif.&amp;nbsp;Dalam konteks ini, lahirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 merupakan tonggak sejarah baru. Regulasi ini menegaskan bahwa Posyandu bukan lagi sekadar &quot;unit kesehatan tambahan&quot;, melainkan Lembaga Kemasyarakatan Desa yang menjadi wadah pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).&amp;nbsp;&quot;Khusus bagi kita di sektor kesehatan, Posyandu kini bertransformasi menjadi Posyandu Layanan Primer. Jika dulu kita bekerja secara terkotak&#45;kotak (fragmented), kini kita bergerak dalam satu kesatuan sistem Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang berbasis siklus hidup—mulai dari janin dalam kandungan hingga lansia,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Dalam kegiatan bimbingan teknis tersebut, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi turut menjadi narasumber bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan. Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi&amp;nbsp; membawakan materi tentang tata kelola kelembagaan posyandu.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sitinjo Haposan Bancin, Kepala Puskesmas Sitinjo Eva Sinulingga, para Kepala Desa, Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ketua TP PKK Kecamatan Sitinjo Santy Haposan Bancin, Anggota TP PKK Kabupaten dan PKK Desa.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Posyandu kini menjadi pusat layanan terpadu yang sangat luas jangkauannya sehingga sinergi antara Tim Penggerak PKK, Camat, Puskesmas, dan seluruh mitra kerja menjadi mutlak diperlukan agar seluruh warga dapat merasakan manfaat dari layanan dasar secara merata.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, hal itu disampaikan Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga melalui Wakil Ketua TP Posyandu Dairi Sri Dewi Wahyu Daniel Sagala dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu, Camat, Puskesmas dan Mitra dalam pengelolaan Posyandu Layanan Primer, di aula kantor Kecamatan Sitinjo, Rabu (6/5/2026).&nbsp;<br><br>"Saat ini, wajah pelayanan kesehatan kita tengah mengalami transformasi besar. Melalui kebijakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer, posyandu tidak lagi hanya sekadar tempat menimbang bayi atau memberikan imunisasi, namun bertransformasi menjadi garda terdepan dalam menyediakan layanan kesehatan di sepanjang siklus hidup—mulai dari ibu hamil, bayi, remaja, usia produktif, hingga lansia," ujar Ketua TP Posyandu Dairi dalam sambutan tertulisnya.&nbsp;<br><br>Ia mengatakan enam layanan dasar yang kini menjadi tanggung jawab bersama melalui wadah posyandu meliputi bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pekerjaan umum, bidang perumahan rakyat, bidang trantibumlinmas (ketertiban umum dan pelindungan masyarakat), serta bidang sosial.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik dalam kegiatan tersebut mengatakan saat ini kita sedang melaksanakan transformasi kesehatan, di mana pilar pertamanya adalah transformasi layanan primer.&nbsp;<br><br>Fokus saat ini bukan lagi sekadar mengobati orang sakit (kuratif), melainkan bergeser jauh ke hulu, yaitu menjaga masyarakat agar tetap sehat melalui upaya promotif dan preventif yang komprehensif.&nbsp;<br><br>Dalam konteks ini, lahirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 merupakan tonggak sejarah baru. Regulasi ini menegaskan bahwa Posyandu bukan lagi sekadar "unit kesehatan tambahan", melainkan Lembaga Kemasyarakatan Desa yang menjadi wadah pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).&nbsp;<br><br>"Khusus bagi kita di sektor kesehatan, Posyandu kini bertransformasi menjadi Posyandu Layanan Primer. Jika dulu kita bekerja secara terkotak-kotak (fragmented), kini kita bergerak dalam satu kesatuan sistem Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang berbasis siklus hidup—mulai dari janin dalam kandungan hingga lansia," ujarnya.&nbsp;<br><br>Dalam kegiatan bimbingan teknis tersebut, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi turut menjadi narasumber bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan. Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi&nbsp; membawakan materi tentang tata kelola kelembagaan posyandu.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sitinjo Haposan Bancin, Kepala Puskesmas Sitinjo Eva Sinulingga, para Kepala Desa, Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ketua TP PKK Kecamatan Sitinjo Santy Haposan Bancin, Anggota TP PKK Kabupaten dan PKK Desa.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bimtek-pengelolaan-posyandu-layanan-primer-di-sitinjo-ini-kata-ketua-tp-posyandu-dairi_HcAPGJ4qhb.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hendra Tambunan Bantah Fraksi PDI Perjuangan Dairi Tolak PT DPM</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hendra&#45;tambunan&#45;bantah&#45;fraksi&#45;pdi&#45;perjuangan&#45;dairi&#45;tolak&#45;pt&#45;dpm&#45;2nHeonsu38/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hendra&#45;tambunan&#45;bantah&#45;fraksi&#45;pdi&#45;perjuangan&#45;dairi&#45;tolak&#45;pt&#45;dpm&#45;2nHeonsu38/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 06 May 2026 14:03:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota DPRD Dairi, Sumatera Utara, dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendra C.P. Tambunan, membantah Fraksi PDI Perjuangan menolak kehadiran PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).&amp;nbsp;Disebut, jika ada anggota DPRD Dairi dari Fraksi PDI Perjuangan yang menyatakan menolak kehadiran PT DPM, itu bukan pernyataan sikap fraksi.&amp;nbsp;&quot;Kalau ada dari Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menolak kehadiran PT DPM, itu bukan pernyataan sikap fraksi. Tidak pernah ada rapat fraksi, pembahasan, keputusan, menolak PT DPM. Ketua DPC PDI Perjuangan Dairi juga saya tanya, tidak pernah ada rapat di DPC yang memutuskan menolak PT DPM,&quot; kata Hendra, dikonfirmasi wartawan di Sidikalang, Rabu (6/5/2026).&amp;nbsp;Hendra menyampaikan hal itu, menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Dairi Fitrianto Berampu yang menyebut bahwa Fraksi PDI Perjuangan menolak kehadiran PT DPM.&amp;nbsp;Fitrianto menyatakan hal itu kepada wartawan, saat ditanya usai kegiatan sosialisasi adendum AMDAL PT DPM yang digelar di Hotel Beristera, Sidikalang, Selasa (5/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Yang pasti kan di DPRD itu kan ada 7 fraksi. Masing&#45;masing fraksi punya sudut pandang dan keputusan yang berbeda. Tetapi PDI Perjuangan hari ini, Ibu Megawati Soekarnoputri menegaskan kita harus melindungi alam, karena kita sedang mengalami kedaruratan alam, karena tidak terjaganya lingkungan,&quot; kata Fitrianto.&amp;nbsp;&quot;Nah, dari sini kita bisa mengukur bahwa sudahlah dulu eksploitasi alam ini dan potensinya. Ya kalau boleh jujur, dari skema rakyat yang mewakili PDI Perjuangan, hari ini kami nyatakan PDI Perjuangan, Fraksi PDI Perjuangan, menolak kehadiran PT Dairi Prima Mineral dan itu sudah menjadi hasil musyawarah daerah PDI Perjuangan Sumatera Utara,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Terkait pernyataan itu, Hendra pun menegaskan bahwa itu bukan pernyataan sikap Fraksi PDI Perjuangan.&amp;nbsp;&quot;Yang dinyatakan pak Fitrianto, itu bukan pernyataan sikap dari Fraksi PDI Perjuangan. Fraksi tidak pernah merapatkan dan memutuskan tentang penolakan itu,&quot; kata Hendra.&amp;nbsp;Menurutnya, DPRD dalam sosialisasi dimaksud, bukan untuk menyatakan sikap mendukung atau menolak, namun seyogiyanya dalam konteks pengawasan.&amp;nbsp;&quot;Sosialisasi adendum AMDAL, maka seharusnya kita awasi, cek, apakah ada lagi yang salah di AMDAL itu, kita beri masukan, awasi bersama, untuk perbaikan,&quot; ujar Hendra.&amp;nbsp;Ditambahkan Hendra, sebagai pribadi, ia mendukung kehadiran investor di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Apalagi seperti efesiensi anggaran saat ini, kehadiran investor sangat dibutuhkan, untuk memberi masukan Pendapatan Asli Daerah (PAD).&amp;nbsp;&quot;Investor yang mau masuk ke Dairi harus kita dukung. Dairi sangat butuh, untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Bagaimana investor itu mengaplikasikan investasinya, mari sama&#45;sama kita awasi, termasuk salah satunya AMDAL&#45;nya,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Hendra menyebut, sebagai orang yang berpengalaman di PT Freeport selama 7 tahun, ia mengetahui bahwa tambang memberi masukan PAD yang sangat besar.&amp;nbsp;&quot;Investasi tambang di suatu daerah memberi PAD yang sangat besar. Multiplier effect&#45;nya sangat luas, mempengaruhi peningkatan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujar Hendra.&amp;nbsp;Terkait hal itu, kedepan, bilamana PT DPM beroperasi, ia berharap agar PT DPM mengakomodir tenaga kerja lebih banyak dari lokal Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Termasuk dengan putra&#45;putri Kabupaten Dairi yang disekolahkan perusahaan hingga ke China, harus diberdayakan di Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota DPRD Dairi, Sumatera Utara, dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendra C.P. Tambunan, membantah Fraksi PDI Perjuangan menolak kehadiran PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).&nbsp;<br><br>Disebut, jika ada anggota DPRD Dairi dari Fraksi PDI Perjuangan yang menyatakan menolak kehadiran PT DPM, itu bukan pernyataan sikap fraksi.&nbsp;<br><br>"Kalau ada dari Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menolak kehadiran PT DPM, itu bukan pernyataan sikap fraksi. Tidak pernah ada rapat fraksi, pembahasan, keputusan, menolak PT DPM. Ketua DPC PDI Perjuangan Dairi juga saya tanya, tidak pernah ada rapat di DPC yang memutuskan menolak PT DPM," kata Hendra, dikonfirmasi wartawan di Sidikalang, Rabu (6/5/2026).&nbsp;<br><br>Hendra menyampaikan hal itu, menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Dairi Fitrianto Berampu yang menyebut bahwa Fraksi PDI Perjuangan menolak kehadiran PT DPM.&nbsp;<br><br>Fitrianto menyatakan hal itu kepada wartawan, saat ditanya usai kegiatan sosialisasi adendum AMDAL PT DPM yang digelar di Hotel Beristera, Sidikalang, Selasa (5/5/2026).&nbsp;<br><br>"Yang pasti kan di DPRD itu kan ada 7 fraksi. Masing-masing fraksi punya sudut pandang dan keputusan yang berbeda. Tetapi PDI Perjuangan hari ini, Ibu Megawati Soekarnoputri menegaskan kita harus melindungi alam, karena kita sedang mengalami kedaruratan alam, karena tidak terjaganya lingkungan," kata Fitrianto.&nbsp;<br><br>"Nah, dari sini kita bisa mengukur bahwa sudahlah dulu eksploitasi alam ini dan potensinya. Ya kalau boleh jujur, dari skema rakyat yang mewakili PDI Perjuangan, hari ini kami nyatakan PDI Perjuangan, Fraksi PDI Perjuangan, menolak kehadiran PT Dairi Prima Mineral dan itu sudah menjadi hasil musyawarah daerah PDI Perjuangan Sumatera Utara," tambahnya.&nbsp;<br><br>Terkait pernyataan itu, Hendra pun menegaskan bahwa itu bukan pernyataan sikap Fraksi PDI Perjuangan.&nbsp;<br><br>"Yang dinyatakan pak Fitrianto, itu bukan pernyataan sikap dari Fraksi PDI Perjuangan. Fraksi tidak pernah merapatkan dan memutuskan tentang penolakan itu," kata Hendra.&nbsp;<br><br>Menurutnya, DPRD dalam sosialisasi dimaksud, bukan untuk menyatakan sikap mendukung atau menolak, namun seyogiyanya dalam konteks pengawasan.&nbsp;<br><br>"Sosialisasi adendum AMDAL, maka seharusnya kita awasi, cek, apakah ada lagi yang salah di AMDAL itu, kita beri masukan, awasi bersama, untuk perbaikan," ujar Hendra.&nbsp;<br><br>Ditambahkan Hendra, sebagai pribadi, ia mendukung kehadiran investor di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Apalagi seperti efesiensi anggaran saat ini, kehadiran investor sangat dibutuhkan, untuk memberi masukan Pendapatan Asli Daerah (PAD).&nbsp;<br><br>"Investor yang mau masuk ke Dairi harus kita dukung. Dairi sangat butuh, untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Bagaimana investor itu mengaplikasikan investasinya, mari sama-sama kita awasi, termasuk salah satunya AMDAL-nya," ujarnya.&nbsp;<br><br>Hendra menyebut, sebagai orang yang berpengalaman di PT Freeport selama 7 tahun, ia mengetahui bahwa tambang memberi masukan PAD yang sangat besar.&nbsp;<br><br>"Investasi tambang di suatu daerah memberi PAD yang sangat besar. <i>Multiplier effect</i>-nya sangat luas, mempengaruhi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Hendra.&nbsp;<br><br>Terkait hal itu, kedepan, bilamana PT DPM beroperasi, ia berharap agar PT DPM mengakomodir tenaga kerja lebih banyak dari lokal Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Termasuk dengan putra-putri Kabupaten Dairi yang disekolahkan perusahaan hingga ke China, harus diberdayakan di Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hendra-tambunan-bantah-fraksi-pdi-perjuangan-dairi-tolak-pt-dpm_xmup0kZRC2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Adendum AMDAL Terbit, PT DPM Tegaskan Komitmen Pertambangan Berkelanjutan</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/adendum&#45;amdal&#45;terbit&#45;pt&#45;dpm&#45;tegaskan&#45;komitmen&#45;pertambangan&#45;berkelanjutan&#45;LutWwv59Kz/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/adendum&#45;amdal&#45;terbit&#45;pt&#45;dpm&#45;tegaskan&#45;komitmen&#45;pertambangan&#45;berkelanjutan&#45;LutWwv59Kz/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 05 May 2026 14:00:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kementerian Lingkungan Hidup menerbitkan adendum Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan (SKKL) Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) dengan nomor 1437 pada Maret 2026.&amp;nbsp;Persetujuan itu menjadi tonggak penting bagi PT DPM dalam memastikan operasional pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Chief Legal and External Relations Officer PT DPM Radianto Arifin, dalam acara sosialisasi publik terkait persetujuan adendum AMDAL dimaksud, di Beristera Hotel, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (5/5/2026).&amp;nbsp;Sebagaimana keterangan pers diterima WahanaNews.co melalui Super Intendent External Relation PT DPM Baiq Idayani, sosialisasi bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi itu akan berlangsung selama 2 hari, 5&#45;6 Mei 2026, dalam 3 sesi.&amp;nbsp;Sesi pertama diselenggarakan di Sidikalang, sementara dua sesi berikutnya akan berlangsung di Parongil, Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga.&amp;nbsp;Dijelaskan, salah satu aspek utama dalam dokumen AMDAL adalah penerapan metode backfilling (pengisian kembali rongga tambang) sebagai pendekatan utama dalam pengelolaan tailing, yang menggantikan rencana penggunaan Fasilitas Penyimpanan Tailing (Tailings Storage Facility / TSF).&amp;nbsp;Metode ini dinilai mampu meminimalkan potensi risiko lingkungan dalam jangka panjang sekaligus mendukung optimalisasi pemulihan lahan pasca tambang, sejalan dengan praktik terbaik dalam industri pertambangan berkelanjutan.&amp;nbsp;Radianto menambahkan bahwa seluruh desain operasional yang tertuang dalam dokumen AMDAL mengacu pada prinsip praktik&#45;praktik pertambangan yang baik (Good Mining Practices), dengan fokus pada pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, pemantauan lingkungan secara berkelanjutan, pengendalian dampak lingkungan, serta integrasi rencana reklamasi dan pasca tambang sejak tahap awal kegiatan.&amp;nbsp;“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap kegiatan operasional dapat segera berjalan sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Dairi serta bagi perekonomian nasional,” tutup Radianto.&amp;nbsp;Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Dairi, perwakilan dinas terkait, para kepala desa, camat, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta berbagai organisasi masyarakat lainnya.&amp;nbsp;Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen transparansi perusahaan dalam memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pemangku kepentingan terkait.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kementerian Lingkungan Hidup menerbitkan adendum Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan (SKKL) Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) dengan nomor 1437 pada Maret 2026.&nbsp;<br><br>Persetujuan itu menjadi tonggak penting bagi PT DPM dalam memastikan operasional pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Chief Legal and External Relations Officer PT DPM Radianto Arifin, dalam acara sosialisasi publik terkait persetujuan adendum AMDAL dimaksud, di Beristera Hotel, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (5/5/2026).&nbsp;<br><br>Sebagaimana keterangan pers diterima WahanaNews.co melalui Super Intendent External Relation PT DPM Baiq Idayani, sosialisasi bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi itu akan berlangsung selama 2 hari, 5-6 Mei 2026, dalam 3 sesi.&nbsp;<br><br>Sesi pertama diselenggarakan di Sidikalang, sementara dua sesi berikutnya akan berlangsung di Parongil, Kecamatan Silima Pungga-pungga.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, salah satu aspek utama dalam dokumen AMDAL adalah penerapan metode <i>backfilling</i> (pengisian kembali rongga tambang) sebagai pendekatan utama dalam pengelolaan <i>tailing</i>, yang menggantikan rencana penggunaan Fasilitas Penyimpanan Tailing (<i>Tailings Storage Facility </i>/ TSF).&nbsp;<br><br>Metode ini dinilai mampu meminimalkan potensi risiko lingkungan dalam jangka panjang sekaligus mendukung optimalisasi pemulihan lahan pasca tambang, sejalan dengan praktik terbaik dalam industri pertambangan berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Radianto menambahkan bahwa seluruh desain operasional yang tertuang dalam dokumen AMDAL mengacu pada prinsip praktik-praktik pertambangan yang baik (<i>Good Mining Practices</i>), dengan fokus pada pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, pemantauan lingkungan secara berkelanjutan, pengendalian dampak lingkungan, serta integrasi rencana reklamasi dan pasca tambang sejak tahap awal kegiatan.&nbsp;<br><br>“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap kegiatan operasional dapat segera berjalan sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Dairi serta bagi perekonomian nasional,” tutup Radianto.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Dairi, perwakilan dinas terkait, para kepala desa, camat, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta berbagai organisasi masyarakat lainnya.&nbsp;<br><br>Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen transparansi perusahaan dalam memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pemangku kepentingan terkait.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/adendum-amdal-terbit-pt-dpm-tegaskan-komitmen-pertambangan-berkelanjutan_TXhyxl2z33.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Pandjaitan Tegaskan Hardiknas Momentum Perang Melawan Narkoba</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;tegaskan&#45;hardiknas&#45;momentum&#45;perang&#45;melawan&#45;narkoba&#45;oDfdIJCib7/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;tegaskan&#45;hardiknas&#45;momentum&#45;perang&#45;melawan&#45;narkoba&#45;oDfdIJCib7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 05 May 2026 11:06:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota DPR RI Komisi III Hinca IP Pandjaitan menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (2/5/2026).&amp;nbsp;Mengutip akun YouTube Hinca IP Panjaitan XIII, kegiatan yang digelar di Yayasan Amanah Nusantara Bersinar, rumah rehabilitasi “Amanah” itu dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi narkoba.&amp;nbsp;Acara turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Brigjen Pol Tatar Nugroho, Kepala BNNK Asahan Andrea Retha Zulhelfi, Camat Buntu Pane.&amp;nbsp;Juga, Ketua Yayasan Amanah Nusantara Bersinar rumah rehabilitasi, dr. Junaidi Nasution, Ketua Partai Demokrat Asahan Lela Sari Sinaga dan unsur DPRD Asahan, Wakil Ketua DPRD Asahan Fraksi Demokrat Joko Panjaitan dan anggota DRPD Tanah Karo serta relawan PINK anti&#45;narkoba.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Hinca menegaskan, bahwa semangat Hardiknas yang berakar dari perjuangan Ki Hajar Dewantara harus diwujudkan melalui aksi nyata, termasuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.&amp;nbsp;“Persoalan narkoba bukan pekerjaan singkat. Ini perjuangan panjang yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Negara dan BNN tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.&amp;nbsp;Momentum haru terjadi pada saat dua orang remaja, Damaskus Purba (13) dan Ezi Ginting (14) asal Kabupaten Tanah Karo yang tengah menjalani rehabilitasi narkoba dipertemukan kembali dengan orang tua mereka setelah empat bulan berpisah.&amp;nbsp;Politikus Partai Demokrat itu juga menyoroti bahwa di usia kemerdekaan Indonesia yang ke&#45;80, masih terdapat persoalan mendasar seperti buta huruf, sehingga Hardiknas harus menjadi refleksi sekaligus aksi nyata untuk perbaikan kualitas generasi bangsa.&amp;nbsp;Sementara Kepala BNNP Sumut, Brigjem Pol Tatar Nugroho menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang merusak masa depan generasi muda.&amp;nbsp;Ia menyebut Sumatera Utara menjadi salah satu wilayah dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia, termasuk Kabupaten Asahan dan Kabupaten Tanah Karo.&amp;nbsp;“Perang terhadap narkoba tidak boleh hanya slogan. Harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.&amp;nbsp;Ia juga mendorong penguatan program pencegahan, seperti “Ananda Bersinar”, yang akan menyasar lingkungan sekolah sebagai langkah deteksi dini.&amp;nbsp;Wakil Bupati Asahan Rianto menambahkan, wilayah pesisir Asahan masih menjadi celah masuknya peredaran narkoba.&amp;nbsp;Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pemberantasan.&amp;nbsp;“Pecandu adalah korban yang harus direhabilitasi. Komitmen bersama menjadi kekuatan utama. Kabupaten Asahan tegas menyatakan perang terhadap narkoba,&quot; katanya.&amp;nbsp;Diketahui, Yayasan Amanah Nusantara Bersinar rumah rehabilitasi Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adaptif (NAPZA) berlokasi di Dusun 1 A Gang Murni Sei Silau Timur Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan.&amp;nbsp;Sejak berdiri, rumah panti rehabilitisi ini sudah merehab ribuan pasien korban penggunaan narkoba.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota DPR RI Komisi III Hinca IP Pandjaitan menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (2/5/2026).&nbsp;<br><br>Mengutip akun YouTube Hinca IP Panjaitan XIII, kegiatan yang digelar di Yayasan Amanah Nusantara Bersinar, rumah rehabilitasi “Amanah” itu dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi narkoba.&nbsp;<br><br>Acara turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Brigjen Pol Tatar Nugroho, Kepala BNNK Asahan Andrea Retha Zulhelfi, Camat Buntu Pane.&nbsp;<br><br>Juga, Ketua Yayasan Amanah Nusantara Bersinar rumah rehabilitasi, dr. Junaidi Nasution, Ketua Partai Demokrat Asahan Lela Sari Sinaga dan unsur DPRD Asahan, Wakil Ketua DPRD Asahan Fraksi Demokrat Joko Panjaitan dan anggota DRPD Tanah Karo serta relawan PINK anti-narkoba.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Hinca menegaskan, bahwa semangat Hardiknas yang berakar dari perjuangan Ki Hajar Dewantara harus diwujudkan melalui aksi nyata, termasuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.&nbsp;<br><br>“Persoalan narkoba bukan pekerjaan singkat. Ini perjuangan panjang yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Negara dan BNN tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.&nbsp;<br><br>Momentum haru terjadi pada saat dua orang remaja, Damaskus Purba (13) dan Ezi Ginting (14) asal Kabupaten Tanah Karo yang tengah menjalani rehabilitasi narkoba dipertemukan kembali dengan orang tua mereka setelah empat bulan berpisah.&nbsp;<br><br>Politikus Partai Demokrat itu juga menyoroti bahwa di usia kemerdekaan Indonesia yang ke-80, masih terdapat persoalan mendasar seperti buta huruf, sehingga Hardiknas harus menjadi refleksi sekaligus aksi nyata untuk perbaikan kualitas generasi bangsa.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala BNNP Sumut, Brigjem Pol Tatar Nugroho menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang merusak masa depan generasi muda.&nbsp;<br><br>Ia menyebut Sumatera Utara menjadi salah satu wilayah dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia, termasuk Kabupaten Asahan dan Kabupaten Tanah Karo.&nbsp;<br><br>“Perang terhadap narkoba tidak boleh hanya slogan. Harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Ia juga mendorong penguatan program pencegahan, seperti “Ananda Bersinar”, yang akan menyasar lingkungan sekolah sebagai langkah deteksi dini.&nbsp;<br><br>Wakil Bupati Asahan Rianto menambahkan, wilayah pesisir Asahan masih menjadi celah masuknya peredaran narkoba.&nbsp;<br><br>Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pemberantasan.&nbsp;<br><br>“Pecandu adalah korban yang harus direhabilitasi. Komitmen bersama menjadi kekuatan utama. Kabupaten Asahan tegas menyatakan perang terhadap narkoba," katanya.&nbsp;<br><br>Diketahui, Yayasan Amanah Nusantara Bersinar rumah rehabilitasi Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adaptif (NAPZA) berlokasi di Dusun 1 A Gang Murni Sei Silau Timur Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan.&nbsp;<br><br>Sejak berdiri, rumah panti rehabilitisi ini sudah merehab ribuan pasien korban penggunaan narkoba.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hinca-pandjaitan-tegaskan-hardiknas-momentum-perang-melawan-narkoba_fHhzTpQqw1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hardiknas 2026, Ini Penegasan Bupati Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/hardiknas&#45;2026&#45;ini&#45;penegasan&#45;bupati&#45;dairi&#45;5fUfc8Rp2q/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/hardiknas&#45;2026&#45;ini&#45;penegasan&#45;bupati&#45;dairi&#45;5fUfc8Rp2q/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 02 May 2026 20:31:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Sumatera Utara, memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan menggelar upacara di halaman SMP Negeri 4 Sidikalang, Sabtu (2/5/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, Bupati Dairi Vickner Sinaga membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Bermutu untuk Semua.”&amp;nbsp;Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.&amp;nbsp;Pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga masyarakat diajak untuk bergerak bersama menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata.&amp;nbsp;Vickner menyampaikan, momentum Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan.&amp;nbsp;“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, seluruh elemen harus terlibat aktif memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang bermutu,” ujar Vickner saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.&amp;nbsp;Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan semangat gotong royong dan partisipasi semesta untuk menghadirkan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan mampu menjawab perkembangan zaman.&amp;nbsp;Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Dairi menjadi penegasan bahwa pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi seluruh pihak diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.&amp;nbsp;Upacara berlangsung khidmat, dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, asisten dan staf ahli, para camat, ASN, guru, pelajar SD&#45;SMP hingga tokoh masyarakat.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Sumatera Utara, memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan menggelar upacara di halaman SMP Negeri 4 Sidikalang, Sabtu (2/5/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, Bupati Dairi Vickner Sinaga membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Bermutu untuk Semua.”&nbsp;<br><br>Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.&nbsp;<br><br>Pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga masyarakat diajak untuk bergerak bersama menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata.&nbsp;<br><br>Vickner menyampaikan, momentum Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan.&nbsp;<br><br>“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, seluruh elemen harus terlibat aktif memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang bermutu,” ujar Vickner saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.&nbsp;<br><br>Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan semangat gotong royong dan partisipasi semesta untuk menghadirkan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan mampu menjawab perkembangan zaman.&nbsp;<br><br>Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Dairi menjadi penegasan bahwa pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi seluruh pihak diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.&nbsp;<br><br>Upacara berlangsung khidmat, dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, asisten dan staf ahli, para camat, ASN, guru, pelajar SD-SMP hingga tokoh masyarakat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hardiknas-2026-ini-penegasan-bupati-dairi_129i4oceaO.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Keluarga Ujung Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Kalang Simbara Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/keluarga&#45;ujung&#45;hibahkan&#45;tanah&#45;untuk&#45;pembangunan&#45;fasilitas&#45;pendidikan&#45;di&#45;kalang&#45;simbara&#45;dairi&#45;iaAQN21Rof/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/keluarga&#45;ujung&#45;hibahkan&#45;tanah&#45;untuk&#45;pembangunan&#45;fasilitas&#45;pendidikan&#45;di&#45;kalang&#45;simbara&#45;dairi&#45;iaAQN21Rof/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 02 May 2026 20:22:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, dalam upacara Hardiknas di SMP Negeri 4 Sidikalang, keluarga Ujung melalui Delphi Masdiana Ujung menyerahkan surat hibah tanah kepada Bupati Dairi, Vickner Sinaga untuk pembangunan fasilitas pendidikan, Sabtu (2/5/2026).&amp;nbsp;Tanah tersebut direncanakan digunakan untuk pembangunan TK Negeri, PAUD, serta fasilitas pendukung pendidikan lainnya di Desa Kalang Simbara.&amp;nbsp;Selama tiga tahun terakhir, desa tersebut belum memiliki lembaga pendidikan anak usia dini, baik PAUD maupun TK.&amp;nbsp;Kehadiran fasilitas pendidikan baru diharapkan dapat membantu anak&#45;anak mendapatkan akses pendidikan sejak usia dini.&amp;nbsp;SMP Negeri 4 Sidikalang yang menjadi lokasi upacara juga merupakan hasil hibah dari keluarga Saut Ujung dan Delphi Masdiana Ujung sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di Dairi.&amp;nbsp;Mewakili keluarga besar Ujung, Saut Ujung mengatakan pihaknya bangga dapat ikut berkontribusi bagi masyarakat dan mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;“Kami berharap dukungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu meningkatkan pendidikan anak&#45;anak di Kalang Simbara,” ujarnya.&amp;nbsp;Pemerintah Kabupaten Dairi diharapkan dapat segera menindaklanjuti hibah tersebut agar pembangunan fasilitas pendidikan dapat segera direalisasikan.&amp;nbsp;Penyerahan hibah itu turut disaksikan Asisten, staf ahli, para Kepala Dinas, Ketua TP PKK Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, tokoh masyarakat dan para peserta upacara.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, dalam upacara Hardiknas di SMP Negeri 4 Sidikalang, keluarga Ujung melalui Delphi Masdiana Ujung menyerahkan surat hibah tanah kepada Bupati Dairi, Vickner Sinaga untuk pembangunan fasilitas pendidikan, Sabtu (2/5/2026).&nbsp;<br><br>Tanah tersebut direncanakan digunakan untuk pembangunan TK Negeri, PAUD, serta fasilitas pendukung pendidikan lainnya di Desa Kalang Simbara.&nbsp;<br><br>Selama tiga tahun terakhir, desa tersebut belum memiliki lembaga pendidikan anak usia dini, baik PAUD maupun TK.&nbsp;<br><br>Kehadiran fasilitas pendidikan baru diharapkan dapat membantu anak-anak mendapatkan akses pendidikan sejak usia dini.&nbsp;<br><br>SMP Negeri 4 Sidikalang yang menjadi lokasi upacara juga merupakan hasil hibah dari keluarga Saut Ujung dan Delphi Masdiana Ujung sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di Dairi.&nbsp;<br><br>Mewakili keluarga besar Ujung, Saut Ujung mengatakan pihaknya bangga dapat ikut berkontribusi bagi masyarakat dan mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>“Kami berharap dukungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu meningkatkan pendidikan anak-anak di Kalang Simbara,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Pemerintah Kabupaten Dairi diharapkan dapat segera menindaklanjuti hibah tersebut agar pembangunan fasilitas pendidikan dapat segera direalisasikan.&nbsp;<br><br>Penyerahan hibah itu turut disaksikan Asisten, staf ahli, para Kepala Dinas, Ketua TP PKK Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, tokoh masyarakat dan para peserta upacara.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/keluarga-ujung-hibahkan-tanah-untuk-pembangunan-fasilitas-pendidikan-di-kalang-simbara-dairi_Mtq3W8GK1V.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>DPRD Dairi Sampaikan Rekomendasi Atas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/dprd&#45;dairi&#45;sampaikan&#45;rekomendasi&#45;atas&#45;lkpj&#45;bupati&#45;tahun&#45;anggaran&#45;2025&#45;VCD4w8w9I0/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/dprd&#45;dairi&#45;sampaikan&#45;rekomendasi&#45;atas&#45;lkpj&#45;bupati&#45;tahun&#45;anggaran&#45;2025&#45;VCD4w8w9I0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:44:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dairi, Sumatera Utara, menyampaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Dairi Tahun Anggaran (TA) 2025 pada sidang paripurna, di gedung dewan, Kamis (30/4/2026).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua I Halvensius Tondang, Wakil Ketua II Wanseptember Situmorang.&amp;nbsp;Dalam sidang itu, Wakil Ketua Pansus LKPJ Romy Mariani Simarmata menyampaikan hasil pembahasan rekomendasi yang dilakukan oleh Pansus untuk disampaikan kepada Bupati Dairi agar ditindaklanjuti.&amp;nbsp;Rekomendasi kepada Bupati Dairi diantaranya agar mendefenitifkan kepala sekolah yang diketahui masih ada yang menjadi pelaksana tugas.&amp;nbsp;Selanjutnya, agar melakukan pengawasan dan pendistribusian pupuk agar tepat waktu, melakukan pengawasan ketat dan razia kendaraan yang over load guna meminimalisir kerusakan jalan.&amp;nbsp;Kemudian, RSUD Sidikalang agar menyelesaikan pembangunan gedung catchlab dengan batas waktu yang telah ditentukan yakni 19 Agustus 2026.&amp;nbsp;Setelah penyampaian rekomendasi tersebut, Ketua DPRD Dairi mengatakan hasil pembahasan pansus merupakan hasil saran dan masukan dari pansus sehingga terbit rekomendasi.&amp;nbsp;Rekomendasi tersebut ia katakan agar mendapatkan perhatian dan perbaikan dari Bupati Dairi, sehingga Dairi yang lebih baik kedepannya dapat terwujud.&amp;nbsp;Usai menerima hasil rekomendasi pansus, Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan LKPJ merupakan instrumen penting untuk evaluasi program yang sudah berjalan.&amp;nbsp;Karena itu, Vickner menyampaikan aresiasi setinggi&#45;tingginya atas kinerja pansus yang telah menghasilkan rekomendasi yang sangat penting bagi Pemkab Dairi dalam upaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah maupun pelayanan kepada masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Rekomendasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti guna mengoptimalkan tata kelola anggaran. Kami berkomitmen agar melaksanakan rekomendasi yang telah disampaikan oleh tim pansus DPRD Dairi.Mari kita terus melangkah bersama, bekerja dengan tulus demi masyarakat Dairi tercinta,&quot; kata Vickner.&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu, Bupati Dairi menambahkan bahwa tepat pada peringatan Hari Kartini tahun 2026, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga mendapatkan penghargaan Anugerah Puspa Bangsa 2026 kategori Puspa Cita dari KompasTV.&amp;nbsp;Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang mampu menghadirkan perubahan dan dampak positif bagi masyarakat.&amp;nbsp;Selanjutnya, Pemkab Dairi meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dalam kategori penurunan tingkat pengangguran yang meraih peringkat ke III tingkat kabupaten se&#45;Regional Sumatera.&amp;nbsp;Atas Raihan penghargaan tersebut, pemerintah pusat memberikan bantuan dana sebesar Rp1 miliar yang nantinya akan dipergunakan untuk menjalankan program pembangunan.&amp;nbsp;Turut hadir dalam sidang paripurna tersebut, unsur Forkopimda Dairi, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Staf Ahli Bupati, para Asisten serta pimpinan OPD.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dairi, Sumatera Utara, menyampaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Dairi Tahun Anggaran (TA) 2025 pada sidang paripurna, di gedung dewan, Kamis (30/4/2026).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua I Halvensius Tondang, Wakil Ketua II Wanseptember Situmorang.&nbsp;<br><br>Dalam sidang itu, Wakil Ketua Pansus LKPJ Romy Mariani Simarmata menyampaikan hasil pembahasan rekomendasi yang dilakukan oleh Pansus untuk disampaikan kepada Bupati Dairi agar ditindaklanjuti.&nbsp;<br><br>Rekomendasi kepada Bupati Dairi diantaranya agar mendefenitifkan kepala sekolah yang diketahui masih ada yang menjadi pelaksana tugas.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, agar melakukan pengawasan dan pendistribusian pupuk agar tepat waktu, melakukan pengawasan ketat dan razia kendaraan yang over load guna meminimalisir kerusakan jalan.&nbsp;<br><br>Kemudian, RSUD Sidikalang agar menyelesaikan pembangunan gedung catchlab dengan batas waktu yang telah ditentukan yakni 19 Agustus 2026.&nbsp;<br><br>Setelah penyampaian rekomendasi tersebut, Ketua DPRD Dairi mengatakan hasil pembahasan pansus merupakan hasil saran dan masukan dari pansus sehingga terbit rekomendasi.&nbsp;<br><br>Rekomendasi tersebut ia katakan agar mendapatkan perhatian dan perbaikan dari Bupati Dairi, sehingga Dairi yang lebih baik kedepannya dapat terwujud.&nbsp;<br><br>Usai menerima hasil rekomendasi pansus, Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan LKPJ merupakan instrumen penting untuk evaluasi program yang sudah berjalan.&nbsp;<br><br>Karena itu, Vickner menyampaikan aresiasi setinggi-tingginya atas kinerja pansus yang telah menghasilkan rekomendasi yang sangat penting bagi Pemkab Dairi dalam upaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah maupun pelayanan kepada masyarakat.&nbsp;<br><br>"Rekomendasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti guna mengoptimalkan tata kelola anggaran. Kami berkomitmen agar melaksanakan rekomendasi yang telah disampaikan oleh tim pansus DPRD Dairi.<br>Mari kita terus melangkah bersama, bekerja dengan tulus demi masyarakat Dairi tercinta," kata Vickner.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu, Bupati Dairi menambahkan bahwa tepat pada peringatan Hari Kartini tahun 2026, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga mendapatkan penghargaan Anugerah Puspa Bangsa 2026 kategori Puspa Cita dari KompasTV.&nbsp;<br><br>Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang mampu menghadirkan perubahan dan dampak positif bagi masyarakat.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, Pemkab Dairi meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dalam kategori penurunan tingkat pengangguran yang meraih peringkat ke III tingkat kabupaten se-Regional Sumatera.&nbsp;<br><br>Atas Raihan penghargaan tersebut, pemerintah pusat memberikan bantuan dana sebesar Rp1 miliar yang nantinya akan dipergunakan untuk menjalankan program pembangunan.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam sidang paripurna tersebut, unsur Forkopimda Dairi, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Staf Ahli Bupati, para Asisten serta pimpinan OPD.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dprd-dairi-sampaikan-rekomendasi-atas-lkpj-bupati-tahun-anggaran-2025_87G1eL1NX9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Buka Kejuaraan Karate Antar Pelajar, Ini Pesan Bupati Dairi</title>
                <link>https://dairi.wahananews.co/utama/buka&#45;kejuaraan&#45;karate&#45;antar&#45;pelajar&#45;ini&#45;pesan&#45;bupati&#45;dairi&#45;QsGHRC6afo/0</link>
                <comments>https://dairi.wahananews.co/utama/buka&#45;kejuaraan&#45;karate&#45;antar&#45;pelajar&#45;ini&#45;pesan&#45;bupati&#45;dairi&#45;QsGHRC6afo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 12:25:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga membuka kejuaraan karate antar pelajar se&#45;Kabupaten Dairi tahun 2026, di GOR Sidikalang, Kamis (30/4/2026).&amp;nbsp;Kejuaraan memperebutkan piala bergilir Bupati Dairi itu diselenggarakan Federasi Olahraga Karate&#45;Do Indonesia (Forki) Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Vickner dalam arahannya menyampaikan agar para karateka yang bertanding menjunjung tinggi sportifitas. Demikian dengan wasit juri, agar melakukan penilaian dengan jujur.&amp;nbsp;&quot;Anak&#45;anak kami, bertandinglah dengan sportif. Kepada wasit juri, menilailah dengan jujur dan sportif. Jangan ada pintu curang,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ia juga berpesan agar para karateka semakin disiplin dalam latihan. Karena dengan latihan yang konsisten, prestasi dapat diraih.&amp;nbsp;&quot;Disiplin dalam latihan. Semakin giat latihan. Hasil tidak membohongi proses,&quot; katanya.&amp;nbsp;Vickner juga berpesan kepada pengurus Forki Dairi untuk semakin meningkatkan pembinaan olahraga karate di Kabupaten Dairi. Vickner menyatakan mendukung penuh pengembangan olahraga di Dairi.&amp;nbsp;&quot;Saya harap karate di Dairi semakin berkembang. Sekarang pesertanya 350, di tahun mendatang setidaknya meningkat 10 persen. Kelak harus ada peningkatan di kata, keindahan, tidak hanya kumite,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Vickner juga mengapresiasi para orangtua yang setia mendampingi, mendukung anak&#45;anaknya menggeluti olahraga dimaksud. Diharapkan kedepan, anak&#45;anak tersebut akan menjadi kebanggaan orangtua dan Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Sementara Ketua Forki Dairi Rinsat Siregar dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan karate antar pelajar se&#45;Kabupaten Dairi tahun 2026 digelar dalam rangka seleksi atlit ke Porprovsu.&amp;nbsp;&quot;Selain dalam rangka pembinaan atlit yang berkesinambungan, kejuaraan ini juga sekaligus sebagai ajang seleksi karateka Dairi yang akan diutus mengikuti Porprovsu tahun inu,&quot; kata Rinsat.&amp;nbsp;Ditambahkan, dalam rangka peningkatan pembinaan olahraga karate di Dairi, Forki Dairi akan mengembangkan ekstra kurikuler di sekolah&#45;sekolah, hingga ke pelosok.&amp;nbsp;&quot;Pengembangan ekstra kurikuler karate di sekolah&#45;sekolah hingga pelosok Kabupaten Dairi kami harapkan dapat mengurangi kenakalan remaja, sehingga akan tercipta generasi muda yang sehat, berprestasi, membanggakan Kabupaten Dairi,&quot; jelas Rinsat.&amp;nbsp;Sebelumnya, Ketua Panitia Fernando Sinaga dalam laporannya menyampaikan, kejuaraan dimaksud diikuti 350 karateka yang berasal dari SD, SMP, SMA dan mahasiswa se&#45;Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Dewan wasit berjumlah 24 orang didatangkan dari Forki Sumut. Adapun biaya kegiatan berasal dari uang pendaftaran atlit dan sumbangan para donatur.&amp;nbsp;Kejuaraan yang berlangsung selama 2 hari, diisi dengan kelas kata dan kumite mulai usia dini hingga senior.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga membuka kejuaraan karate antar pelajar se-Kabupaten Dairi tahun 2026, di GOR Sidikalang, Kamis (30/4/2026).&nbsp;<br><br>Kejuaraan memperebutkan piala bergilir Bupati Dairi itu diselenggarakan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Vickner dalam arahannya menyampaikan agar para karateka yang bertanding menjunjung tinggi sportifitas. Demikian dengan wasit juri, agar melakukan penilaian dengan jujur.&nbsp;<br><br>"Anak-anak kami, bertandinglah dengan sportif. Kepada wasit juri, menilailah dengan jujur dan sportif. Jangan ada pintu curang," katanya.&nbsp;<br><br>Ia juga berpesan agar para karateka semakin disiplin dalam latihan. Karena dengan latihan yang konsisten, prestasi dapat diraih.&nbsp;<br><br>"Disiplin dalam latihan. Semakin giat latihan. Hasil tidak membohongi proses," katanya.&nbsp;<br><br>Vickner juga berpesan kepada pengurus Forki Dairi untuk semakin meningkatkan pembinaan olahraga karate di Kabupaten Dairi. Vickner menyatakan mendukung penuh pengembangan olahraga di Dairi.&nbsp;<br><br>"Saya harap karate di Dairi semakin berkembang. Sekarang pesertanya 350, di tahun mendatang setidaknya meningkat 10 persen. Kelak harus ada peningkatan di <i>kata</i>, keindahan, tidak hanya <i>kumite</i>," ujarnya.&nbsp;<br><br>Vickner juga mengapresiasi para orangtua yang setia mendampingi, mendukung anak-anaknya menggeluti olahraga dimaksud. Diharapkan kedepan, anak-anak tersebut akan menjadi kebanggaan orangtua dan Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Sementara Ketua Forki Dairi Rinsat Siregar dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan karate antar pelajar se-Kabupaten Dairi tahun 2026 digelar dalam rangka seleksi atlit ke Porprovsu.&nbsp;<br><br>"Selain dalam rangka pembinaan atlit yang berkesinambungan, kejuaraan ini juga sekaligus sebagai ajang seleksi karateka Dairi yang akan diutus mengikuti Porprovsu tahun inu," kata Rinsat.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, dalam rangka peningkatan pembinaan olahraga karate di Dairi, Forki Dairi akan mengembangkan ekstra kurikuler di sekolah-sekolah, hingga ke pelosok.&nbsp;<br><br>"Pengembangan ekstra kurikuler karate di sekolah-sekolah hingga pelosok Kabupaten Dairi kami harapkan dapat mengurangi kenakalan remaja, sehingga akan tercipta generasi muda yang sehat, berprestasi, membanggakan Kabupaten Dairi," jelas Rinsat.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Ketua Panitia Fernando Sinaga dalam laporannya menyampaikan, kejuaraan dimaksud diikuti 350 karateka yang berasal dari SD, SMP, SMA dan mahasiswa se-Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Dewan wasit berjumlah 24 orang didatangkan dari Forki Sumut. Adapun biaya kegiatan berasal dari uang pendaftaran atlit dan sumbangan para donatur.&nbsp;<br><br>Kejuaraan yang berlangsung selama 2 hari, diisi dengan kelas <i>kata</i> dan <i>kumite </i>mulai usia dini hingga senior.</p><p>Turut hadir dalam acara pembukaan itu, pengurus Forki Sumut, unsur Forkopimda Dairi, Kadis Pendidikan Dairi, Kadis Budparpora Dairi, Ketua KONI Dairi, beberapa pengurus ormas, serta para orangtua atlit.<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/buka-kejuaraan-karate-antar-pelajar-ini-pesan-bupati-dairi_8aqZg6vtWy.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->