DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Suatu hari di Bulan November tahun 1971, sebuah pesawat Boeing 727-51 milik maskapai penerbangan Northwest Orient bertolak dari Bandar Udara International Portland di Kota Portland, Oregon menuju Bandar Udara Seattle-Tacoma di Kota Seattle, Washington.
Penerbangan berjalan dengan mulus layaknya penerbangan-penerbangan normal seperti biasanya dan penerbangan juga ditempuh dalam waktu singkat, yaitu hanya 30 menit karena jarak antara Kota Portland dan Kota Seattle sangatlah dekat.
Baca Juga:
Wanita 70 Tahun Bisa Melahirkan, Inilah Sederet Kisah Kehamilan di Usia Tua
Setibanya di Bandara Seattle setelah penerbangan selama 30 menit, para penumpang pesawat Northwest Orient penerbangan 305 turun dari pesawat setibanya di destinasi tujuan mereka, layaknya penerbangan-penerbangan normal biasanya.
Namun siapa yang menyangka jika sebenarnya Pesawat Boeing 727-51 milik maskapai penerbangan Northwest Orient dengan nomor Penerbangan 305 tersebut sebenarnya sedang dibajak.
Ironisnya lagi tidak ada satu-pun dari penumpang Penerbangan 305 tersebut yang menyadari jika pesawat sedang dibajak.
Baca Juga:
Instagram Rajai Daftar Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini 10 Besar Lainnya
Bagaimana sebuah pesawat dapat dibajak dengan cara yang sangat-sangat halus dan tenang sedemikian rupa? Lantas siapakah orang yang dapat melakukan pembajakan sesempurna tersebut?
Melansir Kompasiana.com, dia tidak lain adalah "Dan Cooper" atau yang biasa dikenal sebagai "D.B. Cooper" yang merupakan pembajak dari pesawat Northwest Orient penerbangan 305 tersebut yang hingga hari ini keberadaan dan nasibnya setelah membajak pesawat Northwest Orient penerbangan 305 tersebut tidak pernah diketahui.
Karena aksi pembajakannya yang sangat sempurna tersebut, D.B. Cooper bahkan seperti menjadi suatu legenda dari suatu aksi kriminal yang dijalankan dengan sangat sempurna.