Selama berhari-hari, pasukan Resimen 307 tempat Desmond bertugas, berperang melawan pasukan Jepang untuk merebut Hacksaw Ridge.
Selama itu pula, Desmond merawat rekan-rekannya yang terluka sembari menghindari tembakan dari musuh.
Baca Juga:
Viral Jemaah Diamankan di Madinah, Komisi VIII Soroti Minimnya Pemahaman Aturan Arab Saudi
Semakin hari, upaya Desmond untuk menghindari maut semakin sulit.
Ia telah menghilangkan atribut petugas medis, yang memang menjadi incaran pasukan Jepang untuk melumpuhkan pasukan AS.
Pada 5 Mei 1945, di saat pasukan Jepang melancarkan serangan balik yang intensif, semua pasukan AS diperintahkan untuk mundur.
Baca Juga:
Jemaah Haji Kloter 29 KJT Asal Sumedang Selesaikan Sa’i Umrah Wajib dan Tahalul dengan Lancar
Di saat pasukan AS bergegas menuruni tebing curam Hacksaw Ridge, Desmond tetap di atas.
Ia mengetahui di atas Hacksaw Ridge masih ada puluhan rekannya yang terluka dan tidak bisa mundur tanpa dibantu.
Hati nurani Desmond tidak membiarkannya mundur dan meninggalkan rekan-rekannya mati, sebelum ia mencoba menyelamatkan mereka.