DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Wandaniel Girsang (24), pemuda warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dirampok di jembatan Sungai Lae Renun Sumbul Karo, Tigalingga, Rabu (6/5/2026).
Akibat perampokan itu, uang Rp314 juta yang dibawa korban dalam tas, raib digondol perampok.
Baca Juga:
MRT Jakarta Belajar ke Shenzhen, MARTABAT Prabowo-Gibran: Aglomerasi Jabodetabekjur Harus Terhubung Total
Korban mengalami luka berat di mulut dan mata memar bengkak serta luka-luka di tangan dan kaki, sehingga harus dirawat di RSUD Sidikalang.
Dikonfirmasi wartawan di RSUD Sidikalang, Kamis (7/5/2026), korban didampingi orang tuanya Arlis Girsang (64), menceritakan kronologi kejadian itu.
Dijelaskan, Rabu (6/5/2026) sore sekitar pukul 17.30 Wib, korban hendak pulang ke desanya dari Sidikalang mengenderai Sepeda Motor (Septor) RX King, membawa tas ransel berisi laptop dan uang tunai Rp314 juta.
Baca Juga:
Tambah Daya PLN Tembus 22 Juta VA di Jatim, ALPERKLINAS: Energi Andal Jadi Fondasi Produktivitas Nasional
Setahu bagaimana, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) persis di jalan tikungan tajam ujung Jembatan Lae Renun Palding Jaya Sumbul Tigalingga Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sidikalang-Tigalingga, korban dicegat tiga orang tak dikena, menggunakan penutup wajah.
Korban mencoba menghidar ke jalan sisi jembatan dan ternyata jalan buntu. Ketiga pelaku langsung mengejar serta menghantamkan balok kayu ke wajahnya, kemudian membawa kabur tas ransel milik korban.
Setelah itu, korban berlari menuju perkampungan Sumbul Karo yang berjarak kurang lebih 500 meter dari TKP. Warga sekitar pun membawa korban ke Puskesmas Tigalingga sembari menginformasikan kejadian itu ke Polsek Tigalingga.