Ditanya mengapa hal itu terjadi sedemikian lama, Jonni menyebut karena pihaknya masih mempersiapkan calon Kepsek yang lengkap administrasi, seperti Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).
Disebut, saat ini sekitar 100 orang tenaga kependidikan tengah mengikuti diklat calon kepala sekolah.
Baca Juga:
Azhar Bintang Lapor Balik Cabupnya di Pilkada Dairi 2024 ke Polisi
"Kita tunggu ini lah. Kalau kita angkat, ya lengkap dulu itu, Nuks nya. Ini kan udah mau selesai ini," sebut Jonni.
Ditanya mengapa beberapa waktu lalu justru Kepsek yang memiliki NUKS dinonjobkan, diganti dengan yang tidak memiliki NUKS, Jonni tidak banyak berkomentar. Ia hanya menyebut, akan membenahi. {gbe}