Terkait tidak dilakukan USG, kata Saut, karena alat dimaksud berada di ruang poli. Pasien masuk malam hari dan esoknya hari Minggu. Ruang poli tempat USG tutup. Rumah sakit itu hanya memiliki 1 alat.
Ditambahkan, dia menerima laporan dari petugas bahwa denyut jantung pasien dan bayi dalam kondisi regular atau teratur, Senin pagi. Namun pukul 12.00 Wib, diterima info bahwa denyut jantung tak lagi teratur.
Baca Juga:
Kecelakaan di Jalur Kamojang Bandung, Pasangan Pemudik Asal Depok Tewas
“Saya di rumah sakit. Saya bilang operasi. Bawa pasien ke ruang operasi. Ada hal yang tidak bisa saya sampaikan ke media. Semua nanti akan dipaparkan kepada tim audit medik," kata Saut.
Ditanya apakah benar ia mempersulit hadirnya dokter baru, Saut mengatakan, justru ia sangat membutuhkan dukungan tenaga. Karena sangat berat, 1 orang menangani operasi persalinan pada unit kerja yang sedemikian besar.
Adapun wewenang mengajukan kebutuhan permohonan kebutuhan dokter, kata Saut, ada di managemen. [gbe]