“Saya ingatnya nglarung saja pak. Saya itu abis dari, biasa pak kalau di Bali kita namanya melukat. Kalau abis melukat, saya itu harus buang baju. Begitu pak," kata Kusnadi.
Kusnadi menegaskan tak ada merendam HP. Menurutnya, HP disita oleh penyidik KPK Rossa Purbo Bekti.
Baca Juga:
Darmadi Minta Pelatihan Manajer Kopdes Merah Putih Dirombak, Fokus pada Kemampuan Bisnis
Berbicara kepada wartawan di sela jeda persidangan karena ibadah Salat Jumat, Ronny mengatakan keterangan dari Kusnadi tersebut menjadi hal penting.
Mengingat pihak KPK, di dalam jawabannya sebagai Termohon di persidangan, mengangkat tuduhan bahwa Hasto memerintahkan agar HP direndam dan ditenggelamkan.
“Kusnadi sudah menyampaikan, Pak Kusnadi tak pernah merendam HP dan HP masih ada dan sudah disita oleh penyidik tanpa surat penyitaan,” kata Ronny.
Baca Juga:
BKSAP DPR dan MUI Perkuat Sinergi, Siapkan Konferensi Dukungan untuk Palestina pada Agustus 2026
“Sudah disampaikan di persidangan yang disampaikan oleh saudara Hasan, bahwa Bapak itu adalah bukan yang memerintahkan perendaman Handphone. Bapak itu bukan Bapak Hasto Kristiyanto,” tegas Ronny.
[Redaktur : Robert Panggabean]