Sebagai organisasi petani, kerja-kerja PPODA banyak menyentuh kepentingan dan hidup petani. Salah satunya advokasi mendorong kebijakan yang berpihak kepada petani dan pertanian.
Dairi sebagai daerah agraris yang menurut data statitik lebih 80 persen, tentu membutuhkan kebijakan-kebijakan yang menyentuh soal pertanian.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Namun, PPODA memilih pertanian yang tidak banyak dipilih masyarakat saat ini. PPODA memilih pertanian selaras alam (organik).
Tujuannya, untuk menyeimbangkan alam dengan mengurangi pengunaan pupuk dan pestisida kimia secara berlebihan. Juga, mengembalikan kearifan lokal yang sejak dulu dilakukan nenek moyang, ”Sinur na pinahan gabe na niula horas jolma”.
Hal itu sebagaimana dituang dalam visi PPODA, “Mewujudkan petani yang berdaulat, mandiri dan sejahtera”.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Adapun misi PPODA, membangun dan mewujudkan kesejahteraan petani dengan meningkatkan taraf ekonomi petani di Kabupaten Dairi.
Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dengan anggota DPR Djarot Syaiful Hidayat di Hut PPODA ke-18, Kamis (4/5/2023) [Foto: WahanaNews/ist]
Selanjutnya, memperjuangkan kepentingan petani secara demokratis di bidang ekonomi, sosial dan budaya.