Sementara akun Sarifuddin Tbdm dalam tanggapannya menanyakan beberapa hal terkait SPKLU dimaksud.
Ia mempertanyakan apa kontribusi alat itu terhadap penambahan PAD dan berapa persen. Kemudian, apakah sudah ada survei sebelumnya, serta apakah Dairi sudah layak memiliki SPKLU dimaksud.
Baca Juga:
Polri Dukung Proses Hukum Brigjen Lalu usai Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
Sarifuddin Tbdm juga mempertanyakan sumber dana, serta mengapa SPKLU itu ditempatkan di Panji (Hotel Berrristera), tidak di Simpang 3 (Sitinjo).
Akun lain, Ariston Sinaga, dalam unggahannya mengusulkan beberapa hal yang lebih baik untuk dikembangkan di tengah masyarakat.
Hal itu seperti, penjualan pupuk yang bersubsidi dan alat-alat pertanian sehingga masyarakat merasa diperhatikan.
Baca Juga:
Dugaan Pemalsuan Fatwa Halal MUI untuk Kripto Diselidiki Polda Metro Jaya
Kemudian, infrastruktur yang memadai, lahan pertanian yang cukup, pencegahan maling di lingkungan, bibit unggul untuk pertanian dan lainnya.
Sementara akun lain, dalam tanggapannya "menyentil" Pemkab Dairi, perbaikan jalan dengan mengisi mobil listrik.
"Mantap semoga makin jaya Kabupaten Dairi.. Karena satu-satunya mengatasi jalan rusak harus mengisi mobil listrik," tulis akun Mhd Slingga Lingga dengan emoji tertawa.