Pengawasan Konstruksi Kelistrikan
Menurut Tohom, pemilihan tiang listrik, konduktor, isolator, transformator, kabel udara, kabel bawah tanah, sistem pembumian, serta perangkat pemutus dan pengaman harus mempertimbangkan beban listrik, kondisi lingkungan, usia teknis, dan potensi gangguan.
Ia menyebut jaringan tegangan menengah dan rendah membutuhkan pengawasan khusus karena berhubungan langsung dengan kawasan permukiman, fasilitas publik, pusat perdagangan, industri, dan pelanggan rumah tangga.
Baca Juga:
Kasus Rumah Mangkrak Masih Terjadi, FKBI Ingatkan Konsumen Jangan Mudah Percaya Janji Developer Syariah
“Konstruksi jaringan distribusi merupakan bagian yang paling dekat dengan konsumen sehingga ketepatan jarak aman, kekuatan tiang, kualitas kabel, sistem grounding, dan kapasitas pengaman harus diperiksa secara disiplin,” ujarnya.
Tohom berpandangan bahwa optimalisasi pengawasan juga harus menyentuh proyek jaringan kabel bawah tanah yang semakin banyak dibangun di pusat kota, kawasan bisnis, perumahan, dan wilayah dengan tuntutan estetika tinggi.
Ia mengatakan pemasangan kabel bawah tanah wajib memperhitungkan kedalaman galian, perlindungan mekanis, sistem drainase, penandaan jalur kabel, akses pemeliharaan, serta koordinasi dengan jaringan utilitas lainnya.
Baca Juga:
Pejabat Kelistrikan Irak Ditangkap, Diduga Gelapkan Kabel Listrik Senilai Rp54 Miliar
“Jaringan bawah tanah memang lebih terlindungi dari pohon dan cuaca, tetapi kesalahan konstruksi dapat menyebabkan gangguan yang sulit ditemukan dan membutuhkan biaya pemulihan yang jauh lebih besar,” ucapnya.
ALPERKLINAS juga mendukung langkah PT PLN (Persero) dalam memperkuat standardisasi internal, pengujian material, evaluasi vendor, inspeksi lapangan, serta digitalisasi pemantauan kualitas pekerjaan di seluruh wilayah operasional.
Menurut Tohom, posisi PLN sebagai pengelola sistem ketenagalistrikan terbesar di Indonesia membuat perusahaan tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk ekosistem konstruksi listrik yang aman, profesional, dan berorientasi jangka panjang.