Pantauan wartawan, di lokasi, Alfriansyah disambut seseorang yang mengaku pengawas lapangan berkewarganegaran China dan seorang penerjemah bahasa yang mengaku baru dua minggu bekerja di proyek itu.
Kepada pengawas melalui penerjemah, Alfriansyah menyampaikan beberapa temuannya, untuk ditindaklanjuti, dikoordinasikan ke pihak perusahaan.
Baca Juga:
Andrea Pirlo Sepakat Latih Timnas Italia, FIGC Pilih Legenda Azzurri untuk Proyek Empat Tahun
Berselang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi Saut Maruli Tua Sinaga yang tiba di lokasi, kepada Alfriansyah menyebut pihaknya tidak dapat berbuat banyak terhadap perusahaan itu, karena semua pengurusan ijin dan dokumen ada di pemerintah pusat.
Pun demikian, kata Saut, pihaknya akan melakukan peninjauan, menindaklanjuti dugaan adanya kerusakan lingkungan dampak proyek tersebut.
[Redaktur : Andri Festana]