Program ini merupakan bagian dari komitmen PT DPM dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya pada bidang sosial dan budaya.
Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan berharap kegiatan pelestarian budaya tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi dapat terus berlanjut melalui pembinaan komunitas seni, pengembangan ruang ekspresi budaya, serta keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga tradisi.
Baca Juga:
Trump Murka! Netanyahu Bongkar Isu Nuklir Iran ke Publik, Hubungan AS-Israel Memanas
Komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai program yang mendukung pengembangan masyarakat.
Pada 6 Juni 2026, PT DPM juga menyelenggarakan Lomba Pentas Seni tingkat Kabupaten Dairi dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-dunia.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan bakat, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Baca Juga:
Istri Bupati Pemalang Ikut Dibawa ke KPK, OTT Kini Bidik Dugaan Proyek dan Jual-Beli Jabatan
Menurut Radianto, pelestarian lingkungan dan budaya memiliki keterkaitan yang erat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Bagi PT DPM, lingkungan dan budaya adalah dua warisan yang sama pentingnya untuk dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi. Lingkungan yang lestari akan menopang kehidupan masyarakat, sementara budaya yang hidup akan menjaga identitas dan nilai-nilai yang menjadi kekuatan sebuah komunitas.
Melalui aktivasi seni budaya ini, PT DPM berharap semangat mencintai tradisi lokal semakin mengakar di tengah masyarakat.