Sebagian kecil relawan Jokowi menginginkan Jokowi 3 periode. Dan diprediksi calonnya adalah Jokowi sebagai calon presiden dan Prabowo sebagai calon wakil presiden.
Di sisi lain, jika UU Pilpres tidak diamandemen, maka ada juga usulan atau skenario lain Prabowo calon presiden dan Jokowi calon wakil presiden.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Sebagian besar relawan Jokowi melihat skenario ini adalah jebakan maut yang diarahkan ke Jokowi dan aromanya berbau oligarki.
Manapun skenario tersebut terlaksana, maka Jokowi telah merusak namanya sendiri. Apalagi jika pilpres 2024 nantinya Jokowi kalah.
Skenario mencalonkan kembali Jokowi sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden, dianggap adalah jebakan maut dan menghancurkan citra Jokowi yang telah dibangun selama ini.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Selama ini rakyat Indonesia ataupun partai politik merasa relawan Jokowi setia 100 persen terhadap Jokowi adalah salah besar.
Relawan Jokowi itu terbentuk dengan sendirinya sebagai akibat kerinduan rakyat Indonesia yang membutuhkan presiden yang baik, benar dan mencintai rakyat Indonesia.
"Pada saat itu kita melihat pemimpin yang dekat dengan rakyat adalah Jokowi.
Artinya relawan yang memilih Jokowi yang dicalonkan oleh PDI Perjuangan. Bukan Jokowi yang memilih dan membentuk relawan," kata Albert.