PDI Perjuangan dalam pemilihan calon pada pilres selalu tenang dan dengan analisa yang sangat-sangat matang.
PDI Perjuangan tidak grasak grusuk walaupun tensi pilpres sudah menghangat.
PDI Perjuangan tetap menjalankan aturan partai dan keputusan kongres, memiliki mekanisme tersendiri dan terus menerus berbenah diri untuk persiapan caleg, persiapan pilkada dan pilpres.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
PDI Perjuangan meyakini salah satu penentu pilres adalah mendengarkan aspirasi dan keinginan rakyat Indonesia.
Keenam, Jokowi diperkirakan ikut menjadi salah satu penentu siapa calon presiden dan calon presiden sebagai penerus Jokowi. Dimana, Jokowi masih pemegang kendali terhadap relawan pendukungnya sejak 2014 dan 2019.
"Kita sangat-sangat yakin Jokowi setia kepada PDI Perjuangan yang telah punya peran penting membesarkan Jokowi," kata Albert.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Ketujuh, relawan Jokowi yang terdaftar di KSP ada sebanyak 117 organ sejak 2014 dan terdaftar di TKN 2000-an organ di 2019.
Dulunya, kesimpulan sementara relawan Jokowi awalnya sepakat mendukung Ganjar Pranowo.
Tetapi berjalannya waktu, ada perubahan sedikit sejak diadakannya Musyawarah Rakyat (MUSRA) di Bandung tanggal 28 Agustus 2022.