Terkait Pilpres 2024, Albert Soekanta memberikan beberapa analisa dan pendapat sebagai berikut.
Pertama, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ada 2 kesimpulan. Kesimpulan pertama, menunggu keputusan PDI Perjuangan mengenai rekomendasi calon presiden, Ganjar atau Puan Maharani.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Jika Puan Maharani didukung oleh PDI Perjuangan maka KIB akan melobi Ganjar Pranowo dan Airlangga menjadi calon wakil Presiden.
Jika keputusan PDI Perjuangan mencalonkan Ganjar Pranowo, maka posisi KIB tetap mengusulkan Airlangga Hartarto menjadi calon presiden atau posisi tawar di kabinet.
Kedua, posisi Ganjar Pranowo dipastikan tetap patuh dan setia terhadap PDI Perjuangan dan keputusan kongres bahwa urusan capres adalah hak preogratif Mega sebagai Ketua Umum.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Andaipun keputusan PDI Perjuangan mendukung Puan Maharani, maka Ganjar akan setia dan tegak lurus terhadap keputusan partai dan keputusan Mega.
Ganjar tidak akan terpengaruh terhadap rayuan jabatan presiden ataupun wakil presiden dari partai lain.
"Karena kita sangat-sangat yakin kesetiaan Ganjar Pranowo terhadap PDI Perjuangan dan ibu Mega yang selama ini telah ikut membesarkan Ganjar Pranowo," kata Albert.