Ketiga, Prabowo dan Gerindra adalah lawan yang kuat bagi PDI Perjuangan. Gerindra maupun PDI Perjuangan menginginkan kompetisi pilpres ini kemungkinan hanya 2 pasang, yaitu calon dari Gerindra dan calon dari PDI Perjuangan. Diprediksi, Nasdem akan ditarik oleh Gerindra ataupun PDI Perjuangan.
Keempat, Nasdem, Demokrat dan PKS yang berkeinginan mencalonkan AHY dan Anies Baswedan sebagai calon presiden dan wakil presiden atau posisi sebaliknya. Peran Demokrat (AHY dan SBY) harus pintar melobi Nasdem dan PKS. Disini diuji kepiawaian lobi SBY dan AHY dalam kancah Pilpres 2024.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Kelima, PDI Perjuangan memiliki segudang kader yang mumpuni dan telah teruji kecintaannya terhadap rakyat dan NKRI. Beberapa analisa pengamat mengatakan di tubuh PDI Perjuangan terjadi pengkotak- kotakan pendukung Ganjar dan Puan Maharani, adalah salah besar.
Setiap warga negara dan setiap kader PDI Perjuangan memiliki hak dicalonkan dan mencalonkan diri menjadi bakal calon presiden ataupun wapres.
Menurut analisa, jika PDI Perjuangan mencalonkan Puan Maharani menjadi calon presiden maka dibutuhkan taktik atau staregi yang luar biasa, tenaga super eksta dan amunisi yang cukup besar dalam operasional pemenangan.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Jika PDI Perjuangan mencalonkan Ganjar Pranowo maka menurut analisa kemungkian besar dapat memenangkan pilpres 2024 walau siapapun calon wakil presidennya.
Lebih menarik jika PDI Perjuangan mencalonkan Ganjar sebagai calon presiden dan Puan Maharani sebagai calon wakil presiden.
Berhembus kabar angin analisa kedai kopi, diprediksi calon presiden dari PDI Perjuangan adalah Ganjar Pranowo atau Puan Maharani. Calon wakil presiden adalah Andika Perkasa atau Erick Tohir atau yg lainnya.