Masaraya menjelaskan, program perbaikan jalan akan menyasar berbagai titik di sejumlah kecamatan, dengan pendekatan berbeda sesuai tingkat kerusakan.
Untuk ruas dengan kerusakan berat, akan dilakukan rekonstruksi total, sementara ruas dengan kerusakan ringan hingga sedang akan ditangani melalui program pemeliharaan.
Baca Juga:
Diduga Jastip, Penumpang Pembawa Kartu Pokémon Diperiksa Bea Cukai di Soetta
Sementara untuk wilayah perkotaan, khususnya di Sidikalang, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan yang tersebar di beberapa titik pada Tahun Anggaran 2026.
Meski demikian, seluruh program tersebut saat ini masih berada dalam tahap perencanaan teknis. Tahapan ini menjadi krusial sebelum memasuki proses tender pengadaan barang dan jasa sesuai peraturan yang berlaku, yang nantinya akan memilih pihak penyedia jasa konstruksi dalam melaksanakan pekerjaan fisik di lapangan.
Dengan berbagai keterbatasan yang ada, Pemkab Dairi mencoba menapaki jalan panjang pembangunan secara realistis namun tetap progresif.
Baca Juga:
Petani di Musi Rawas Kritis Diserang Beruang saat Menanam Sawit
Di beberapa ruas jalan yang masih perlu penanganan, harapan akan konektivitas yang lebih baik terus dijaga, pelan namun pasti.
[Redaktur: Fernando]