“Turnamen ini kami persiapkan sebagai langkah awal. Kami ingin menghidupkan kembali semangat olahraga dan menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama Kabupaten Dairi di kancah yang lebih tinggi,” kata Andi.
Rencana ini disambut positif oleh berbagai kalangan penggila sepak bola Dairi. Banyak yang menilai ajang ini menjadi titik terang setelah beberapa tahun terakhir minimnya kompetisi dan pembinaan berjenjang.
Baca Juga:
Tak Semua Brand Bisa Masuk, ICC 100 Brands 2026 Gunakan Standar Ketat BPKN Award
Selain menggelar turnamen, Andi menegaskan prioritas utamanya adalah melakukan konsolidasi organisasi, merangkul seluruh klub lokal, serta membangun komunikasi harmonis dengan seluruh elemen olahraga.
Ia meyakini kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendirian, melainkan butuh kebersamaan dan semangat gotong royong.
Masyarakat kini menanti pelaksanaan turnamen yang diprediksi menjadi salah satu ajang paling meriah tahun ini.
Baca Juga:
Emisi Turun 41,6 Ton CO2e, ALPERKLINAS: PLN Indonesia Power Konsisten Bangun Budaya Rendah Karbon
Dengan adanya pemimpin baru dan program kerja nyata, harapan besar tersemat agar sepak bola Dairi kembali bangkit, berkembang dan melahirkan prestasi.
[Redaktur: Robert Panggabean]