Kariernya berlanjut ketika pada 2022 ia lolos seleksi terbuka nasional dan dilantik Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Nciho untuk periode 2022–2027.
Selama memimpin di Dairi, Wahlin dikenal agresif mendorong ekspansi sambungan rumah baru. Ia juga fokus pada peningkatan kualitas distribusi dan penurunan angka kebocoran air.
Baca Juga:
Bupati Karo Lepas 25 Siswa Lolos SMA Unggulan Nasional,Tingkatkan Kwalitas Pendidikan,Jaga Nama Baik Kabupaten Karo
Langkah yang paling menonjol adalah kemampuannya melobi pemerintah pusat untuk mengamankan anggaran perbaikan infrastruktur pipa air minum.
Pendekatan langsung ke kementerian dan kegigihannya dalam administrasi proyek membuat Lae Nciho mendapat perhatian lebih dari sebelumnya.
Dedikasi itu membuatnya mendapat dukungan luas, tidak hanya dari jajaran internal BUMD, tetapi juga dari aktivis masyarakat dan generasi muda Dairi yang menilai perubahan pelayanan air terasa nyata.
Baca Juga:
Ghalibaf: Selat Hormuz Tak Akan Kembali ke Kondisi Sebelum Perang
Usai dilantik, Wahlin langsung menegaskan arah gerak PD Perpamsi Sumut. Ia ingin organisasi ini menjadi wadah yang benar-benar solutif, bukan sekadar forum seremonial.
Tantangan terbesar menurutnya adalah ketimpangan akses air bersih antara wilayah perkotaan dan daerah penyangga di Sumut.
“Akses air bersih yang merata tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Butuh sinergi yang lebih ketat antara kota besar dan kabupaten. Perpamsi harus jadi jembatan koordinasi itu,” ujarnya.