Penyambungan menggunakan teknik sisip supaya tidak perlu menunggu munculnya tunas baru dari batang bawah.
Juanto menyisipkan minimal 2 entres di setiap batang bawah yang pernah berbuah. Hal itu untuk menghindari jika ada entres yang pertumbuhannya kurang optimal.
Baca Juga:
Komisi II DPR Tetapkan 9 Calon Anggota Ombudsman RI Periode 2026–2031
Biasanya Juanto menyisipkan 10 entres di setiap batang bawah. Setiap entres memiliki minimal 2 mata tunas. Adapun batang bawah tidak ada aturan khusus. Prinsipnya mengganti tanaman berkualitas rendah menjadi super.
Waktu tepat untuk melakukan top working saat awal musim hujan yakni November— Desember.
Tujuannya menghindari penguapan berlebih saat musim kemarau. Total jenderal Juanto melakukan top working pada 250 pohon durian. Pohon-pohon itu milik 25 rekan pekebun.
Baca Juga:
MA Usul Hakim Dijaga TNI-Polri dalam RUU Jabatan Hakim
Jadi, beberapa pekebun tertarik mengikuti langkah Juanto menyambung pohon durian. Mereka meminta bantuan Juanto untuk menyambungkan.
Kepemilikan pohon seorang pekebun rata-rata 10 tanaman. Tiga pohon disambung dengan varietas lokal unggulan, sedangkan 7 pohon lainnya dengan varietas introduksi (musang king dan ochee atau duri hitam).
Jumlah varietas lokal unggulan yang disambung memang lebih sedikit. Musababnya hanya untuk mempertahankan keberadaan varietas lokal unggulan supaya tidak punah.