Dikhawatirkan, jika kondisi itu dibiarkan, tidak diperbaiki, akan mengambil korban jiwa. Mengelak genangan air, pengguna jalan bisa jatuh dari jembatan.
Seorang pengguna jalan inisial HM yang melintas di jembatan itu dikonfirmasi menjelaskan, jembatan dimaksud dibangun sekitar tahun 1984.
Baca Juga:
Sepanjang Libur Lebaran Idulfitri, Pemkab Angkut 8.126 Ton Sampah dari Pulau Harapan
Sebagai satu-satunya jembatan penghubung ke ibu kota Kabupaten Pakpak Bharat, warga itu meminta agar Pemkab Pakpak Bharat memberi perhatian, memperbaikinya.
"Harapan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat ke depan agar segera memperhatikan jembatan ini, sebagai wujud nyata pemerintah dengan motto Pakpak Bharat menuju kininduma," ujar warga tersebut. [gbe]