WahanaNews-Dairi | Jalan yang amblas di Dusun Cubancer, Desa Kaban Tengah, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, telah dipasang jembatan besi.
Dengan adanya jembatan yang dibuat oleh PU Propsu itu, arus lalu lintas sudah kembali normal. Jalan sudah dapat dilalui. Namun, yang diperbolehkan melintas adalah kenderaan dengan total bobot maksimal 15 ton.
Baca Juga:
Nekat Ceburkan Diri, Pria Asal Cirebon Hilang Terseret Arus di Brebes
Pantauan WahanaNews di lokasi, Sabtu (8/10/2022), Kapolsek Sukaramai AKP Suko Hastadi beserta jajarannya, tampak mengatur arus lalu lintas di lokasi itu.
Suko mengatakan, dengan adanya jembatan itu, masyarakat sangat terbantu. Sudah dapat beraktifitas sebagaimana biasa.
"Selama ini sempat terganggu. Misalnya anak sekolah terlambat karena macet. Petani terganggu ke ladang, sehingga berdampak pada akses perekonomian. Pengguna jembatan ini kita harapkan agar memperhatikan tanda yang dibuat oleh PU, beban maksimum yang diperbolehkan 15 ton, demi menjaga keselamatan pengguna jalan," kata Suko.
Baca Juga:
Pastikan Wilayah Hukum Kondusif Kapolres Binjai Cek Pospam & Posyan
Terpisah, warga dikonfirmasi menyebut, berterimakasih kepada pemerintah yang telah memperbaiki akses dimaksud. "Aktifitas kami sudah kembali normal," ujar warga, enggan bersedia disebut namanya.
Ditambahkan, mulai dari perbatasan Kabupaten Dairi dengan Pakpak Bharat hingga perbatasan Subulusalam Aceh, banyak lokasi rawan longsor atau amblas.
Pemerintah diharapkan segera mengecek untuk langkah antisipasi apa yang dibutuhkan untuk pencegahan. Jangan amblas dulu baru ditangani. [gbe]