Kondisi tersebut, kata Hinca, menjadi alarm bagi semua pihak untuk memperkuat pendekatan pencegahan yang lebih humanis.
Menjelang peringatan Hari Valentine pada Februari, Hinca mengusulkan agar momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana kampanye anti narkoba dengan pendekatan yang lebih lembut dan persuasif.
Baca Juga:
Polri Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Satu Jalur, Tanpa Kuota Khusus
Ia menyampaikan bahwa pendekatan sosial yang ramah dapat membantu memperluas jangkauan edukasi sekaligus mendukung kerja BNN.
“Nah, karena itu kami bersepakat ini Pak Kepala BNN, memerangi yang soft dengan say with flower (pada saat hari Valentine). Maka kami mendirikan relawan pink. Temanya tiga saja, kami jemput, kami rehab, kami antar pulang kembali ke rumah. Dengan begitu, kita membantu BNN,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi antara BNN, DPR, dan elemen masyarakat, Hinca berharap program Ananda Bersinar dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam menekan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan anak dan remaja.
Baca Juga:
KPK Dalami Aliran Dana ke Bupati Bekasi Nonaktif, Komisaris Perusahaan Diperiksa
[Redaktur: Robert Panggabean]