DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat Hinca Panjaitan mengapresiasi program Badan Narkotika Nasional (BNN) bertajuk Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Indonesia Bersih Narkoba).
Apresiasi itu disampaikan Hinca dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI bersama Kepala BNN Suyudi Ario Seto serta para Kepala BNN Provinsi se-Indonesia, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga:
Resmi Dilantik, Enam Pejabat Strategis KPK Diminta Segera Benahi Organisasi
Sebagainana dilihat WahanaNews.co di akun YouTube TVR Parlemen, Hinca menilai program Ananda Bersinar sebagai langkah strategis dan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa.
Dikatakannya, upaya pencegahan narkotika sejak usia dini memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, kesehatan jasmani yang bebas dari narkoba akan berdampak langsung pada kesehatan mental dan pola pikir anak-anak.
Baca Juga:
Prabowo Ajak GE Tingkatkan Produksi Alat Medis, Dorong Investasi Kesehatan Nasional
"Terima kasih untuk program baru yang 2025 akhir ini, Ananda Bersinar. Saya ingin mengapresiasi itu sangat kuat, karena ini urusan anak-anak. Terima kasih, ini investasi masa depan anak-anak kita. Ananda Bersinar ini mestinya juga seiring sejalan dengan MBG dan karena itu BNN harus hadir di tempat-tempat itu tadi, ini saran saya,” ujar Hinca dalam rapat itu.
Hinca juga menekankan pentingnya keseriusan dalam menjalankan program tersebut.
Ia berkaca pada daerah pemilihannya, Kabupaten Karo, yang menurutnya menjadi salah satu wilayah dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi.
Kondisi tersebut, kata Hinca, menjadi alarm bagi semua pihak untuk memperkuat pendekatan pencegahan yang lebih humanis.
Menjelang peringatan Hari Valentine pada Februari, Hinca mengusulkan agar momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana kampanye anti narkoba dengan pendekatan yang lebih lembut dan persuasif.
Ia menyampaikan bahwa pendekatan sosial yang ramah dapat membantu memperluas jangkauan edukasi sekaligus mendukung kerja BNN.
“Nah, karena itu kami bersepakat ini Pak Kepala BNN, memerangi yang soft dengan say with flower (pada saat hari Valentine). Maka kami mendirikan relawan pink. Temanya tiga saja, kami jemput, kami rehab, kami antar pulang kembali ke rumah. Dengan begitu, kita membantu BNN,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi antara BNN, DPR, dan elemen masyarakat, Hinca berharap program Ananda Bersinar dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam menekan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan anak dan remaja.
[Redaktur: Robert Panggabean]