Pasien pun disarankan oleh bidan untuk dibawa ke Puskesmas Sopobutar. Untuk diketahui, jarak tempat praktek ke puskesmas itu sekitar 9 kilometer.
Tiba di Puskesmas Sopobutar, pasien mengeluhkan rasa nyeri hebat pada perut dan merasa sesak nafas. Penanganan medis pun dilakukan.
Baca Juga:
PLN Tuntaskan Pemulihan Listrik Flores Pascagempa M7,7, Seluruh Pelanggan Kembali Terlayani
Saat akan dipasang infus dan hendak dirujuk ke RSUD Sidikalang, pasien tiba-tiba mengeluarkan buih dari mulut dan hidung.
Pasien disebut sempat melompat dari tempat tidur pemeriksaan, sambil berteriak mengatakan dirinya merasa sangat sakit dan sesak.
Oleh petugas Puskesmas dan keluarga, pasien sempat dibaringkan kembali ke tempat tidur pemeriksaan. Berselang, pasien dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga:
Dedi Fredi Bancin laporkan oknum kepala dinas ke polres Subulussalam terkait dugaan pemalsuan surat
Atas kejadian itu, Kepala Puskesmas Sopobutar menyesalkan tindakan bidan praktek yang tidak berkoordinasi dengan pihak Puskesmas, selama melakukan penanganan pasien. [gbe]