Vickner juga mengapresiasi para orangtua yang setia mendampingi, mendukung anak-anaknya menggeluti olahraga dimaksud. Diharapkan kedepan, anak-anak tersebut akan menjadi kebanggaan orangtua dan Kabupaten Dairi.
Sementara Ketua Forki Dairi Rinsat Siregar dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan karate antar pelajar se-Kabupaten Dairi tahun 2026 digelar dalam rangka seleksi atlit ke Porprovsu.
Baca Juga:
Jeda 10 Detik, Cara Sederhana Menyelamatkan Waktu dari Jebakan Scroll Tanpa Henti
"Selain dalam rangka pembinaan atlit yang berkesinambungan, kejuaraan ini juga sekaligus sebagai ajang seleksi karateka Dairi yang akan diutus mengikuti Porprovsu tahun inu," kata Rinsat.
Ditambahkan, dalam rangka peningkatan pembinaan olahraga karate di Dairi, Forki Dairi akan mengembangkan ekstra kurikuler di sekolah-sekolah, hingga ke pelosok.
"Pengembangan ekstra kurikuler karate di sekolah-sekolah hingga pelosok Kabupaten Dairi kami harapkan dapat mengurangi kenakalan remaja, sehingga akan tercipta generasi muda yang sehat, berprestasi, membanggakan Kabupaten Dairi," jelas Rinsat.
Baca Juga:
Sering Dianggap Antisosial, 3 Kebiasaan Ini Justru Tanda Kecerdasan Tinggi
Sebelumnya, Ketua Panitia Fernando Sinaga dalam laporannya menyampaikan, kejuaraan dimaksud diikuti 350 karateka yang berasal dari SD, SMP, SMA dan mahasiswa se-Kabupaten Dairi.
Dewan wasit berjumlah 24 orang didatangkan dari Forki Sumut. Adapun biaya kegiatan berasal dari uang pendaftaran atlit dan sumbangan para donatur.
Kejuaraan yang berlangsung selama 2 hari, diisi dengan kelas kata dan kumite mulai usia dini hingga senior.