DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga membuka kejuaraan karate antar pelajar se-Kabupaten Dairi tahun 2026, di GOR Sidikalang, Kamis (30/4/2026).
Kejuaraan memperebutkan piala bergilir Bupati Dairi itu diselenggarakan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kabupaten Dairi.
Baca Juga:
Sebut Wayang Kulit Bentuk Budaya Singapura, PM Lawrence Wong Diserbu Netizen RI
Vickner dalam arahannya menyampaikan agar para karateka yang bertanding menjunjung tinggi sportifitas. Demikian dengan wasit juri, agar melakukan penilaian dengan jujur.
"Anak-anak kami, bertandinglah dengan sportif. Kepada wasit juri, menilailah dengan jujur dan sportif. Jangan ada pintu curang," katanya.
Ia juga berpesan agar para karateka semakin disiplin dalam latihan. Karena dengan latihan yang konsisten, prestasi dapat diraih.
Baca Juga:
Prabowo: Uang yang Diselamatkan dari Korupsi Kini Dikembalikan ke Rakyat
"Disiplin dalam latihan. Semakin giat latihan. Hasil tidak membohongi proses," katanya.
Vickner juga berpesan kepada pengurus Forki Dairi untuk semakin meningkatkan pembinaan olahraga karate di Kabupaten Dairi. Vickner menyatakan mendukung penuh pengembangan olahraga di Dairi.
"Saya harap karate di Dairi semakin berkembang. Sekarang pesertanya 350, di tahun mendatang setidaknya meningkat 10 persen. Kelak harus ada peningkatan di kata, keindahan, tidak hanya kumite," ujarnya.
Vickner juga mengapresiasi para orangtua yang setia mendampingi, mendukung anak-anaknya menggeluti olahraga dimaksud. Diharapkan kedepan, anak-anak tersebut akan menjadi kebanggaan orangtua dan Kabupaten Dairi.
Sementara Ketua Forki Dairi Rinsat Siregar dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan karate antar pelajar se-Kabupaten Dairi tahun 2026 digelar dalam rangka seleksi atlit ke Porprovsu.
"Selain dalam rangka pembinaan atlit yang berkesinambungan, kejuaraan ini juga sekaligus sebagai ajang seleksi karateka Dairi yang akan diutus mengikuti Porprovsu tahun inu," kata Rinsat.
Ditambahkan, dalam rangka peningkatan pembinaan olahraga karate di Dairi, Forki Dairi akan mengembangkan ekstra kurikuler di sekolah-sekolah, hingga ke pelosok.
"Pengembangan ekstra kurikuler karate di sekolah-sekolah hingga pelosok Kabupaten Dairi kami harapkan dapat mengurangi kenakalan remaja, sehingga akan tercipta generasi muda yang sehat, berprestasi, membanggakan Kabupaten Dairi," jelas Rinsat.
Sebelumnya, Ketua Panitia Fernando Sinaga dalam laporannya menyampaikan, kejuaraan dimaksud diikuti 350 karateka yang berasal dari SD, SMP, SMA dan mahasiswa se-Kabupaten Dairi.
Dewan wasit berjumlah 24 orang didatangkan dari Forki Sumut. Adapun biaya kegiatan berasal dari uang pendaftaran atlit dan sumbangan para donatur.
Kejuaraan yang berlangsung selama 2 hari, diisi dengan kelas kata dan kumite mulai usia dini hingga senior.
Turut hadir dalam acara pembukaan itu, pengurus Forki Sumut, unsur Forkopimda Dairi, Kadis Pendidikan Dairi, Kadis Budparpora Dairi, Ketua KONI Dairi, beberapa pengurus ormas, serta para orangtua atlit.
[Redaktur: Fernando]