DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Usai libur panjang lebaran 1447 H Tahun 2026, Bupati Dairi, Sumatera Utara, melalui Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Daniel Sagala melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (25/3/2026).
Keterangan Diskominfo, sidak dilakukan untuk memastikan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta optimalisasi pelayanan publik yang sempat terhenti selama masa libur.
Baca Juga:
Perang 39 Hari Usai: AS Rugi Besar, 37 Pesawat Hancur
Wabup bersama rombongan dari Dinas BKPSDM menyambangi beberapa kantor dinas, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas kesehatan, Kesbangpol,Dinas P3AP2KB, Disperindagkop, Puskesmas Batang Beruh dan RSUD.
Kehadiran Wabup pun langsung menjadi perhatian para pegawai yang baru kembali beraktivitas terutama saat kunjungan di RSUD.
Ditemui diruangannya usai Sidak, Wahyu menyampaikan, secara persentase, kehadiran ASN sudah baik, jikapun ada beberapa orang ASN yang tidak hadir.
Baca Juga:
Sinyal Kenaikan BBM Non-Subsidi, Bahlil: Tunggu Perhitungan Rampung
"Berdasarkan informasi yang kita dapat, alasannya masih dapat ditolerir dan dimaklumi, juga tidak sampai mengganggu pelayanan," kata Wahyu.
Wabup menyampaikan ada masukan yang diperoleh dari masyarakat sebagai sosial kontrol pemerintah, seperti saat sidak di RSUD. Kepada masyarakat Wabup menyampaikan hal tersebut akan menjadi perhatian dan akan segera ditindaklanjuti sehingga pelayanan maksimal.
Ia menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah, juga sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama setelah periode libur panjang yang berpotensi menurunkan ritme kerja.
Di akhir kegiatan, Wabup menegaskan bahwa hasil sidak akan terus dipantau melalui BKPSDM dan akan terus ditindaklanjuti, termasuk pemberian sanksi bagi ASN yang melanggar aturan disiplin.
“Ini bukan sekedar sidak, tapi pengingat bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Disiplin dan tanggung jawab tidak boleh ikut libur,” pungkasnya.
[Redaktur: Fernando]