DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Jajaran pengamanan Rutan Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, melaksanakan sosialisasi pencegahan gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapangan Rutan Sidikalang, Senin (6/7/2026).
Keterangan pers diterima WahanaNews.co, sosialisasi yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Brema Barus itu sebagai upaya menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang.
Baca Juga:
Sempat Beri Perlawanan Sengit, Fardhan Rainanda Joe Finis sebagai Runner-up Asia Junior 2026
"Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan warga binaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama menjalani masa pembinaan," kata Brema.
Sosialisasi pencegahan gangguan kamtib, di lapangan Rutan Sidikalang, Senin (6/7/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. Rutan Sidikalang]
Dalam arahannya, Ka. KPR mengingatkan seluruh WBP agar senantiasa menjaga kedisiplinan, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu situasi kamtib di lingkungan rutan.
Baca Juga:
KPK Sebut Raja Juli Laporkan Penolakan Gratifikasi Amplop dari Bupati Kuansing ke KPK
“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh warga binaan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu situasi kamtib. Lingkungan yang aman dan kondusif akan mendukung proses pembinaan berjalan secara optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Ka. KPR Brema Barus menegaskan komitmen Rutan Sidikalang dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban, seperti penyalahgunaan dan peredaran narkoba, kepemilikan telepon genggam ilegal, praktik pungutan liar, perjudian, perkelahian, serta pelanggaran lainnya.
Warga binaan juga diajak untuk berperan aktif menjaga keamanan dengan membangun komunikasi yang baik bersama petugas dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.