Lamtama berlari sambil mengipas-ngipaskan baju agar terhindar dari gigitan tawon. Korban kemudian menyusul.
"Lamtama tiba di rumah dalam kondisi sangat kelelahan, merintih dan telanjang," ujar Herlan.
Baca Juga:
Sidang Uskup se-Asia di Jakarta Sukses dengan Pengamanan Berbasis Deteksi Dini
Sesampai di rumah, kata Herlan, korban masih sempat menerangkan peristiwa dimaksud. Pertolongan seadanya dilakukan dengan mencabut "bisa/racun" yang melekat di badan korban.
"Jauli minta istirahat, dan tak lama kemudian wafat," kata Herlan.
Ditambahkan, menurut Herlan, koloni tawon itu diduga dibanting elang.
Baca Juga:
NPC Indonesia Apresiasi Kapolri Cup 2026, Jadi Sejarah Baru bagi Atlet Bulu Tangkis Disabilitas
"Warga menyebut, ada elang putih terbang di dekat koloni tawon. Kalau diganggu, serangga ganas itu biasanya menyerang manusia di sekitarnya," kata Herlan.
Korban meninggalkan istri Boru Nainggolan dan 4 anak.
[Redaktur : Andri Festana]