Untuk memastikan hasil yang optimal, perusahaan juga menyediakan dukungan berupa sarana produksi, termasuk pupuk khusus dan vitamin tanaman.
Radianto menambahkan bahwa PT DPM berharap program ini akan mampu mendorong ekonomi lokal dan memberikan dampak yang positif bagi petani kopi, durian dan kakao.
Baca Juga:
BPKN Apresiasi Respons Cepat Aparat Tangani Kasus Daycare di Yogyakarta
"Ini adalah komitmen berkelanjutan perusahaan dalam bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat. Hal ini juga membuktikan bahwa pertanian dan pertambangan bisa tumbuh berdampingan dan sama-sama memberikan manfaat
ekonomi," ujarnya.
Ditambahkan, dalam jangka pendek, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan rumah tangga petani, serta mendorong transformasi petani menjadi pelaku usaha agribisnis yang profesional.
Dan untuk target jangka panjang, program penguatan ekonomi ini diharapkan berkontribusi pada:
• Transformasi ekonomi regional berbasis agribisnis berkelanjutan.
• Peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan tingkat kemiskinan.
• Pengurangan ketergantungan terhadap sektor ekstraktif.
• Penguatan daya saing wilayah sebagai pusat agribisnis unggulan dan
• Peningkatan reputasi kawasan sebagai destinasi investasi berbasis komoditas premium.
Baca Juga:
Pembeli Ngaku Tertipu, Penulis Buku Gibran End Game Dilaporkan
Program ini selaras dengan Kepmen ESDM No. 1824 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
[Redaktur: Fernando]