DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Bupati Dairi Vickner Sinaga diwakili Asisten Pembangunan dan Perekonomian Junihardi Siregar, menghadiri dan membuka kegiatan workshop pemenuhan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Dairi, di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (16/4/2026).
Keterangan Diskominfo, workshop tersebut diadakan oleh Mercy Corps Indonesia (MCI) yang bekerjasama dengan Pemkab Dairi.
Baca Juga:
Jangan Asal Makan Ikan, 10 Jenis Ini Ternyata Bisa Mengandung Merkuri Tinggi
Narasumber yakni Analis Kebencanaan Ahli Madya Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Resiko Bencana Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Edy Surawan Purba, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Sumatera Utara MP. Naibaho.
Bupati Dairi dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Pembangunan dan Perekonomian mengatakan indeks ketahanan pangan daerah merupakan instrumen pengukuran kapasitas Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) dalam menanggulangi dan mengurangi resiko bencana yang dievaluasi melalui serangkaian indikator yang diturunkan melalui 284 pertanyaan yang harus dilengkapi.
Hasil IKD tersebut ia katakan digunakan untuk menyusun kebijakan penanggulangan bencana dan mengukur efektivitas kapasitas daerah.
Baca Juga:
Tanpa Truk dan Crane, Manusia Purba Bisa Pindahkan Batu 'Stonehenge' 6 Ton Sejauh 700 Km
"Kami berharap nilai IKD Kabupaten Dairi untuk tahun 2026 dapat meningkat melalui capaian tugas dari masing-masing OPD terkait serta kerjasama dari seluruh stakeholder terkait yang memiliki wilayah tugas di Dairi," ujarnya.
Dari data yang diperoleh, capaian IKD tahun 2025 meningkat secara signifikan sebesar 0.51 dari perolehan tahun sebelumnya 0.43 dan rencana target untuk tahun 2026 sebesar 0.55.
Walaupun dari sisi Indeks Risiko Bencana (IRB) menurun, hal ini patut harus menjadi perhatian terkait upaya dan langkah yang harus dilakukan agar nilai IRB tersebut dapat meningkat.