WahanaNews-Dairi | Seorang pelajar kelas 6 di salah satu SD di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, nekat minum racun. Pelajar dimaksud, berdomisili di Kecamatan Sitinjo, Dairi.
Pantauan wartawan, saat dilarikan ke RSUD Sidikalang Senin (20/9/2021) malam, pelajar tersebut tampak memakai celana pendek merah. Kondisinya tampak lemas. Dokter dan perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) segera melakukan penanganan. Tampak selang dimasukkan ke hidung pelajar itu guna mengeluarkan cairan.
Baca Juga:
Azhar Bintang Lapor Balik Cabupnya di Pilkada Dairi 2024 ke Polisi
Tindakan medis membuahkan hasil. Cairan berwarna hijau keluar dari mulut pasien. Petugas kesehatan melakukan tindakan lainnya, mengeluarkan racun dari tubuh pasien. Berselang, pasien mulai sadarkan diri.
Ibu korban tampak menangis meratapi derita yang menimpa anaknya. Perempuan itu berbincang dengan keluarga pasien lainnya di rumah sakit. Diutarakan, diduga peristiwa itu berhubungan dengan beban pelajaran yang terlalu berat dengan sistem daring saat ini.
Seorang mantan PNS di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Esra Anakampun dikonfirmasi wartawan di RSUD Sidikalang mengatakan, tempat tinggal korban tidak jauh dari kediamannya. Ibu korban membuka usaha warung.
Baca Juga:
Danjor Nababan Laporkan Cawabupnya di Pilkada Dairi 2024 ke Poldasu
Sesaat sebelum kejadian, mereka minum di warung yang diusahai ibu korban tersebut. Tiba-tiba, diketahui bahwa korban dimaksud minum racun. Korban ditemukan di perladangan, dibelakang rumahnya. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Sidikalang.
Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Dairi, Jonni Waslin Purba, dikonfirmasi lewat WhatsApp Selasa (21/9/2021) menyebut, akan mengecek informasi itu. “Terimakasih infonya. Kami cek dulu ya. Nanti akan dikabari,” tulis Jonni. (gbe)