WahanaNews-Dairi | Seorang pekerja traktor bajak sawah, lazim disebut "parjetor", inisial AP (46), tewas disambar petir saat bekerja di sawah, Selasa (19/4/2022).
AP, warga Dusun III Desa Bangun I Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi, Sumatera Utara itu, tewas saat bekerja di sawah warga boru Sinaga.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
Demikian informasi diperoleh wartawan dari Roganda Munthe, yang pertama melihat jasad AP, dikonfirmasi lewat telepon, Rabu (20/4/2022).
Dijelaskan, sekitar pukul 14.30 Wib, kondisi cuaca di Desa Bangun I, hujan deras disertai petir.
Saat hujan reda, Roganda Munthe berencana ke sawahnya, melewati gubuk di sawah milik boru Sinaga.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Di lokasi itu, Roganda kaget melihat korban tergeletak dengan kondisi wajah memar menghitam dan kondisi gubuk bekas terbakar, diduga sambaran petir.
Roganda pun langsung memberitahukan hal itu kepada warga desa. Kemudian, jasad korban dievakuasi ke rumah duka.
Korban meninggalkan seorang istri boru Sagala dan 4 orang anak. Anak sulung duduk di bangku SMA. Anak bungsu, sekolah SD. [gbe]