WahanaNews-Dairi | PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berencana memulai pekerjaan konstruksi proyek pertambangan seng dan timah di Dairi, Sumatera Utara melalui PT Dairi Prima Mineral (DPM) pada tahun depan.
Dilansir dari Kontan.co.id, Sabtu (16/10/2021), Director and Investor Relations BRMS, Herwin Hidayat, mengatakan, pelaksanaan konstruksi di tahun 2022 dilakukan agar produksi bisa dimulai pada tahun 2024 mendatang.
Baca Juga:
Mr Chen dan Karyawan PT DPM di Dairi Berbagi Paket Buka Puasa
“Pelaksanaan konstruksi rencananya akan dimulai di tahun 2022 untuk mencapai target dimulainya produksi pada tahun 2024,” ujarnya, Kamis (14/10/2021).
DPM merupakan perusahaan patungan alias joint venture (JV) antara BRMS dengan China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering & Construction Co. Ltd.
Di dalam struktur kepemilikan saham DPM, BRMS memegang porsi saham 49%, sedang 51% sisanya dimiliki oleh China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering & Construction Co. Ltd.
Baca Juga:
Masyarakat Lingkar Tambang Nyatakan Sikap Mendukung Segera Beroperasinya PT DPM di Dairi
Di Dairi, DPM telah memperoleh Izin Operasi Produksi dari pemerintah pada bulan Desember 2017 untuk area konsesi seluas 24.636 hektar dengan masa produksi selama 30 tahun sampai tahun 2047 nanti.
Berdasarkan joint ore reserves committee (JORC), tambang yang berlokasi di Dairi ini memiliki cadangan sebesar 11 juta ton dan sumber daya mencapai 25 juta ton bijih dengan grade seng sekitar 11% dan grade timah hitam sekitar 7%.
Herwin memastikan, produksi di tambang Dairi akan dilaksanakan sesuai peraturan pemerintah dengan juga memenuhi persyaratan pengolahan dan penjualan dalam negeri.