Dalam unggahan itu, Junias juga melampirkan foto surat penghentian penyelidikan yang dikeluarkan Polres Dairi, Nomor: SP.Tap/121/V/RES.I.24/2025, tertanggal 16 Mei 2025.
Junias dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp, membenarkan uanggahannya itu, sembari mengirimkan sejumlah dokumen terkait.
Baca Juga:
Pulang dari Gejayan, Mantan Ketua BEM UGM Kaget Temukan Alat Pelacak di Bawah Mobil
Dijelaskan, ia bahkan sempat menjalani hukuman penjara 12 bulan, karena memukul oknum Kades dimaksud, karena tidak terima istrinya diselingkuhi.
"HM perusak rumah tanggaku, dia kucurigai selingkuh dengan istriku hingga terjadi pemukulan dan saling lapor polisi," kata Junias.
Ditambahkan, Junias dan LP dikaruniai empat orang anak. Ia selalu bekerja marmanda-manda (berpindah-pindah) sebagai buruh bangunan. Kondisi itu diduga memuluskan perselingkuhan oknum Kades dengan istrinya.
Baca Juga:
Smartphone Diduga Bikin Angka Kelahiran Turun, Kok Bisa Gara-gara HP?
Terpisah, oknum Kades HM dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp, membantah dugaan perselingkuhan itu.
"Hoak di Lae, na jolma stres halak nai, mantan napi doi lae (Hoaks itu lae, dia itu manusia stres, mantan narapidananya itu lae)," tulis HM, Jumat (20/6/2025).
Diminta tanggapan dan pendapat terkait unggahan facebook Junias Lbn Gaol itu, HM tidak lagi memberi tanggapan.