WahanaNews-Dairi | Peristiwa memilukan terungkap di Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Sabtu (5/2/2022). Seorang balita inisial RS (4) diduga menjadi korban penganiayaan.
RS mengalami luka berat dan lebam di sekujur tubuhnya, dari kaki hingga kepala. Bahkan, alat vitalnya juga luka-luka, diduga dibakar.
Baca Juga:
Hadiri Rangkaian Kegiatan Jamda Pramuka Sumatera Utara XI Tahun 2026,Bupati Karo: Pramuka Sebagai Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda,Perluas Wawasan,Pererat Persaudaraan.
Luka yang belum sembuh terlihat di bagian kaki, tangan hingga bibir. Keningnya juga membiru. Bagian kepala juga dijahit karena luka-luka.
Pantauan wartawan, Sabtu (5/2/2022) sekira pukul 20.00 Wib, RS tiba di RSUD Sidikalang, dibawa petugas medis dari Puskesmas Tigabaru, Kecamatan Pegagan Hilir.
Informasi dihimpun, RS sempat di rawat di puskesmas Tigabaru. Tiba di RSUD Sidikalang, RS tampak terus menangis, menahan sakit. Saat petugas medis mengobati luka-lukanya, RS tampak menggigil.
Baca Juga:
MPLS, Ini Kegiatan SD Negeri 037990 Sibira Dairi 5 Hari Kedepan
Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasat Res AKP Rismanto J Purba didampingi KBO Res Iptu Sumitro Manurung di RSUD, Sabtu malam dikonfirmasi wartawan menyebut, pihaknya mengamankan SM (35), ibu kandung RS, untuk keperluan penyelidikan.
“Ya, kita sementara mengamankan perempuan berinisial SM. Namun perempuan itu belum bisa diajak polisi berkomunikasi. Jadi untuk sementara kita amankan dulu ke Polres Dairi. Dan RS kita titip di RSUD untuk dirawat semaksimal mungkin,” kata Rismanto. [gbe]