Jika dikalikan, total ada sekitar Rp 105 juta uang yang diterima Rara Istiati saat menjadi pawang hujan dalam ajang MotoGP 2022 di Mandalika.
Di sisi lain, Rara sang pawang hujan di Sirkuit Mandalika, NTB, angkat bicara terkait dengan kritik yang dialamatkan kepadanya yang ramai di media sosial.
Baca Juga:
Transaksi Narkoba Waktu Subuh, Dua Pria Asal Medan Disergap Polisi Didepan BPK 366,Sita 179 Butir Ekstasi dan Sabu 4,36 Gram
Dia menjelaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan nyinyiran dari netizen.
"Aku dihina enggak apa-apa dibilang pawang hujan kok hujan," ungkap Rara, seperti dikutip dari akun gosip.
Diungkap Rara, lintasan yang dipakai untuk MotoGP Mandalika itu berdasarkan aturan yang dibuat memang seharusnya basah.
Baca Juga:
Tak Sekadar Listrik, PLN Tanamkan Mindset Energi Bersih ke Generasi Muda
Lebih lanjut, Rara menjelaskan lintasan tersebut sempat mengelupas dan baru saja diaspal.
"Karena aturannya aspal pernah mengelupas dan PP baru diaspal. Nah itu aturannya sebenernya enggak boleh langsung untuk race. Kan aspal itu harus posisi basah saat balapan jadi harus gerimis. Nah memang ada sempet apa ya, kebesaran hujannya," ujar dia.
Rara sang pawang hujan di pagelaran MotoGP Mandalika kemarin mengucapkan terima kasih dan perpisahan dengan sirkuit tersebut.