DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Peluncuran (launching) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kisah Nyata Dairi di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, yang dijadwalkan pada 3 Februari 2026, batal dilaksanakan.
Pembatalan terjadi karena hingga hari pelaksanaan, persetujuan administratif berupa tanda tangan Camat Sidikalang, tidak diterbitkan.
Baca Juga:
Pariwisata RI Terancam, Konflik Timur Tengah Bisa Gerus Devisa Ratusan Miliar
Hal itu dikatakan Ketua Yayasan Kisah Nyata Dairi, Friandeny, dalam keterangan pers diterima WahanaNews.co, Rabu (4/2/2026).
Dikatakan, SPPG merupakan program pemenuhan gizi untuk anak sekolah yang menyasar kepentingan publik dan sejalan dengan agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Seluruh persiapan teknis dan operasional SPPG Kisah Nyata Dairi telah rampung, termasuk kesiapan relawan dapur dari masyarakat setempat.
Baca Juga:
Ricuh di Masjid! PM Australia Disoraki Saat Salat Id
“Semua sudah siap. Relawan warga juga sudah menunggu untuk mulai bekerja. Tapi karena persetujuan administratif tidak diberikan, kegiatan terpaksa dibatalkan,” sebut Friandeny.
Ditambahkan, berdasarkan penjelasan yang diterima yayasan, keberatan disampaikan dengan alasan kekhawatiran terganggunya aktivitas ibadah karena camat yang bersangkutan tinggal di samping lokasi SPPG.
Namun, yayasan menilai alasan tersebut semestinya diselesaikan melalui pengaturan teknis yang proporsional, bukan dengan menghentikan proses administrasi program pelayanan publik yang menyangkut kepentingan anak-anak sekolah.