Berdasarkan informasi yang ada, ia menyebut, Dairi memiliki sejuta potensi alam yang mungkin masih bisa dikembangkan
"Kita mau melihat kekayaan alam yang ada di Dairi ini, karena kami banyak mendengar Dairi sangat kaya dengan potensi alamnya. Kami sudah membuktikan hari ini. Ternyata dari hasil kunjungan ini masih banyak daerah-daerah yang mungkin kedepan bisa kita kembangkan. Soal potensi komoditi belum bisa kita pastikan, tentunya yang bermanfaatlah bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Baca Juga:
Perkuat Keamanan Digital, Pemkab Karo Jalin Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN RI,Layanan Administrasi Lebih Cepat
Senada dengan Pj Bupati, Camat Tanah Pinem Jonathan Ginting sebelumnya menjelaskan ada 2 koperasi masyarakat adat yakni koperasi Lau Njuhar Jaya, dan Koperasi Kenegerian Lau Njuhar dimana mereka mendapat izin Hutan Produksi Terbatas dari Kementerian Kehutanan seluas kurang lebih 3 ribu hektar.
"Itulah yang hari ini kita survey karena ada investor yang ingin berinvestasi, kita berharap hasil survey ini, akan berlanjut dan ada komoditi yang cocok nantinya untuk dikembangkan disini. Jadi hari ini, kita mau ajak investornya untuk melihat dulu," katanya.
Turut hadir dalam survey itu, Kadis Lingkungan Hidup Saut Maruli Tua Sinaga dan jajaran, Kepala Desa Sinar Pagi, Bernardus Sinaga dan jajaran.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Fitur Simulasi Biaya di PLN Mobile, Pelanggan Bisa Hitung Estimasi Layanan Secara Mandiri
[Redaktur: Robert Panggabean]