DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Masyarakat Desa Berampu, bergotong royong melakukan perbaikan irigasi yang terdampak longsor akibat bencana alam dengan kondisi rusak berat di Dusun Juma Sianak, Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kamis (29/1/2026).
Keterangan Diskominfo, Camat Berampu Chandra Efendi Sagala menyampaikan, kegiatan ini sudah berlangsung selama 3 hari terakhir yang dilaksanakan secara bergantian oleh warga dusun, di Desa Berampu dan sudah dilakukan monitoring ke lokasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Baca Juga:
Bupati Dairi Genjot Infrastruktur dan Penataan Aset, MARTABAT Prabowo-Gibran: Sejalan dengan Visi KEK Kardaiba
Chandra juga menyampaikan kegiatan gotong royong ini murni merupakan inisiasi dari masyarakat terutama petani pengguna saluran irigasi di Desa Berampu yang areal pertaniannya terdampak besar akibat longsor ini.
"Sebagaimana arahan bapak Bupati Vickner Sinaga, kini saatnya kita membangun kembali budaya gotong royong, sebagai jati diri bangsa, mempererat silaturahmi, meningkatkan solidaritas antar warga dalam perannya menjaga dan merawat kelestarian alam," katanya.
"Terkait lokasi, memang lokasinya berada di wilayah Kecamatan Sidikalang, namun petani di wilayah desa di Kecamatan Berampu sebagai pengguna saluran irigasi dan lumbung pertanian padi sangat terdampak longsor ini, sehingga masyarakat secara swadaya bersepakat melakukan perbaikan," lanjut Chandra.
Baca Juga:
PLN Beri Diskon Tambah Daya hingga Juni 2026, MARTABAT Prabowo-Gibran: Dorong Produktivitas Rumah Tangga dan UMKM
Ia menjelaskan ada beberapa item pekerjaan yang dilakukan masyarakat, diantaranya: Pemasangan talang untuk pengairan longsor sepanjang 25 meter, tinggi 10 meter dan lebar 10 meter.
Pemasangan tanggul dengan menyusun karung yang telah diisi tanah, dan pemasangan bambu untuk penyangga talang.
[Redaktur: Fernando]