Eddy mengatakan, sasaran misi pembangunan sebanyak 8 poin.
Pertama, mewujudkan transformasi sosial untuk membangun sumber daya manusia yang memiliki kesehatan prima, pendidikan berkualitas, berdaya saing, dan sejahtera.
Baca Juga:
Peringati Hari Krida Pertanian 2026,Bupati Karo: Mari Kita Bangun Pertanian Secara Produktif dan Moderen
Kedua, mewujudkan transformasi ekonomi melalui peningkatan iptek, inovasi, dan produktivitas ekonomi.
Ketiga, mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan pelayanan publik yang berkualitas dan prima.
Keempat, mewujudkan masyarakat demokratis. Kelima, mewujudkan ketahanan sosial, budaya, dan ekologi.
Baca Juga:
Kasus Penyekapan Perempuan 3 Tahun Jadi “Kejahatan Kemanusiaan”, KemenHAM Jabar Soroti Penanganan dan Pembiayaan Korban
Keenam, mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berbasis kakteristik wilayah. Ketujuh, mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana.
Kedelapan, mewujudkan kesinambungan pembangunan melalui sinkronisasi perencanaan pembangunan, peningkatan akuntabilitas pemerintah, dan pembiayaan inovatif.
"Misi ini tentu sudah melalui proses penelahaan oleh Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara untuk memastikan keselarasan dengan RPJPN dan rancangan RPJPD Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 - 2045," kata Eddy.