DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengklarifikasi beredarnya sebuah rekaman video di media sosial facebook.
Pihak Rutan Kelas IIB Sidikalang menegaskan bahwa narasi yang mengklaim peristiwa tersebut baru-baru ini terjadi di dalam Rutan Sidikalang adalah tidak benar dan menyesatkan.
Baca Juga:
Bupati Dairi Genjot Infrastruktur dan Penataan Aset, MARTABAT Prabowo-Gibran: Sejalan dengan Visi KEK Kardaiba
Hal itu disampaikan Karutan Kelas IIB Sidikalang Loviga Ferdinanta Sembiring dalam keterangan diterima WahanaNews.co melalui Kepala KPR Brema Barus, Minggu (31/5/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran intensif dan pemeriksaan internal yang dilakukan oleh jajaran pengamanan, pihak Rutan Sidikalang memberikan penjelasan detil dan faktual sebagai berikut:
Video Lama dan Motif Sentimen Pribadi:
Rekaman tersebut merupakan video lama yang sengaja diunggah kembali oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Baca Juga:
PLN Beri Diskon Tambah Daya hingga Juni 2026, MARTABAT Prabowo-Gibran: Dorong Produktivitas Rumah Tangga dan UMKM
Tindakan pengunggahan ulang ini ditengarai dipicu oleh adanya konflik atau sentimen pribadi (dentuman pribadi) antara oknum luar tersebut dengan salah satu warga binaan yang saat ini masih berada di dalam.
Status Tiga Orang dalam Video:
Secara faktual, terdapat tiga orang laki-laki yang terlihat di dalam tayangan video tersebut. Dari hasil identifikasi mendalam, dua orang di antaranya sudah bebas dan sudah tidak berada lagi di Rutan Kelas IIB Sidikalang.
Kepastian Melalui Hasil BAP:
Kepastian mengenai fakta bahwa rekaman tersebut merupakan dokumentasi masa lalu diperoleh setelah petugas memeriksa langsung dan menuangkannya ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap satu orang warga binaan yang posisinya saat ini masih menjalani masa pidana di dalam Rutan.