WahanaNews-Dairi | Pesta budaya Njuah-njuah kembali diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Sumatera Utara. Berlangsung 2 hari, 13-14 Oktober 2022.
Event tahunan tersebut dibuka Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu di gedung nasional Djauli Manik, Sidikalang, Kamis (13/10/2022).
Baca Juga:
Sembilan Poin Sikap Indonesia terhadap Tarif 32% yang Ditetapkan Donald Trump
Berbagai kegiatan diadakan dalam pesta rakyat tersebut, salah satunya adalah pagelaran sendra tari Sitagandera.
Berlangsung pada malam hari, pagelaran itu disaksikan Bupati Dairi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Ny Romy Mariani Eddy Berutu.
Adapun legenda Sitagandera, menceritakan sebuah kisah tentang seekor kera yang jatuh cinta terhadap puteri raja.
Baca Juga:
Kemendagri Dukung Kelancaran dan Sukses PSU Pilkada 2024 di Sejumlah Daerah
Namun, dalam perjalanannya, ayah dari sang puteri raja tidak merestui hubungan mereka. Akan tetapi, pada akhirnya, kera tersebut berubah wujud menjadi seorang manusia dan puteri raja merasa sangat bahagia dan Sitagandera pun akhirnya diangkat menjadi raja untuk memimpin rakyatnya.
Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, pagelaran Sitagandera itu luar biasa, mengingat sebuah legenda yang diangkat kembali untuk memberikan inspirasi kepada kita untuk harus teguh, harus berketetapan dalam menghadapi cobaan. Asal ikhlas dan sungguh-sungguh maka pada waktunya berkat akan datang.
Pagelaran itu dikatakan Eddy, ditampilkan dengan sangat baik, penuh ilustrasi dengan lagu-lagu Pakpak dengan gerakan temporer, bantuan lighting (pencahayaan) sangat membuat konsepnya sangat kuat.