DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pilar kemandirian ekonomi.
Mengawali rangkaian kegiatan pada April 2026, PT DPM menginisiasi Demonstration Plot (Demplot) sebagai cikal bakal pionir budidaya ikan air tawar bagi warga desa ring 1, sekaligus menggelar Pelatihan Budidaya Perikanan Air Tawar di Desa Polling Anak-anak.
Baca Juga:
Modus Menyamar Petugas PLN Terbongkar, ALPERKLINAS: Pencurian Kabel Listrik Ancam Kepentingan Publik
Program tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan resmi pemerintah desa dan dilaksanakan melalui kolaborasi erat dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan.
Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup standarisasi kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, serta praktik budidaya yang mengutamakan kualitas dan keberlanjutan.
Managemen PT DPM menyampaikan materi dalam pelatihan demplot budidaya ikan air tawar di Desa Polling Anak-anak, Jumat (24/4/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. PT DPM]
Baca Juga:
Berpotensi Sejahterakan Masyarakat Dairi, MARTABAT Prabowo-Gibran: Pemerintah Perlu Dukung Percepatan Operasi PT DPM
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus menerapkan tata kelola budidaya yang lebih profesional.
Chief Legal and External Relation Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin mengungkapkan, melalui pelatihan budidaya perikanan air tawar ini, PT DPM hadir tidak hanya sebagai mitra, tetapi sebagai pendorong utama pemberdayaan masyarakat.
"Kami berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal secara berkelanjutan, agar masyarakat dapat mandiri dan berkembang," sebut Radianto, dalam keterangan pers melalui Super Intendent External Relation, Baiq Idayani, Jumat (8/5/2026).
Sebagai bentuk dukungan nyata dalam menginisiasi demplot tersebut, PT DPM menyalurkan sarana pendukung mulai dari pembuatan keramba ikan, instalasi saluran air menggunakan paralon, hingga penyediaan benih ikan bersertifikat dan pakan berkualitas tinggi.
Dukungan infrastruktur dan stimulan
ini diberikan untuk memastikan program dapat bertransformasi menjadi unit usaha mandiri yang memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
PPL Perikanan menyampaikan materi dalam pelatihan demplot budidaya ikan air tawar di Desa Polling Anak-anak, Jumat (24/4/2026) [DAIRI.WAHANANEWS.CO / dok. PT DPM]
PT DPM meyakini bahwa penguatan sektor perikanan darat ini merupakan salah satu potensi dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sejalan dengan upaya tersebut, PT DPM juga menjalankan berbagai program penguatan ekonomi lokal di sektor agribisnis.
Perusahaan telah merancang program untuk mengoptimalkan potensi unggulan
wilayah operasinya yang dikenal sebagai sentra produksi kopi robusta berkualitas tinggi, serta komoditas kakao dan durian.
Dalam pelaksanaannya, PT DPM bersinergi dengan Dinas Pertanian, PPL, pemerintah desa, serta kelompok tani untuk memberikan pelatihan teknis, membuka akses pasar, dan mendukung penyediaan sarana produksi.
Implementasi program ini juga diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pertanian di
Sopogadong, yang diikuti oleh 47 petani terpilih dari total 200 kandidat program tahun 2025.
Bekerja sama dengan PPL, para petani mendapatkan pelatihan teknis budidaya kopi, kakao, dan durian, termasuk teknik pengendalian hama, serta dukungan pupuk khusus dan vitamin tanaman guna meningkatkan produktivitas hasil panen.
“Melalui berbagai inisiatif terintegrasi ini, PT DPM berharap Desa Polling Anak-anak dapat menjadi contoh pengembangan budidaya perikanan air tawar yang produktif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas di wilayah sekitarnya,” tutup Radianto.
[Redaktur: Fernando]