WahanaNews-Dairi | Bupati Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko dilaporkan ke Polda Jawa Timur (Jatim), terkait dugaan pemalsuan ijazah.
Saat ini, korps bhayangkara tersebut masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan terkait kasus itu.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan Misi Recovery Kelistrikan Aceh, 90 Personel Berhasil Pulihkan Ratusan Aset dan 441 Pelanggan
Proses penyelidikan ini akan dinaikkan ke tingkat penyidikan. Apabila memang penyidik sudah menemukan alat bukti yang cukup atas dugaan perbuatan yang dilaporkan.
"Masih dilakukan penyelidikan oleh Ditkrimum (Direktorat Kriminal Umum) Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (31/1/2022), sebagaimana dilansir dari WahanaNews.co, Selasa (1/2/2022).
Terkait pemanggilan orang nomor satu di Ponorogo tersebut untuk diperiksa sebagai saksi, perwira dengan tiga melati emas ini menyampaikan sejauh ini belum ada langkah tersebut.
Baca Juga:
Perkuat Keamanan Digital, Pemkab Karo Jalin Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN RI,Layanan Administrasi Lebih Cepat
Penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti atas pelaporan dugaan pemalsuan ijazah ini. "Belum (diperiksa sebagai saksi)," tandas Gatot.
Diketahui, laporan dugaan ijazah palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ke Polda Jatim beredar di media sosial. Polda Jatim lantas melakukan penyelidikan. [gbe]